Elohim Ministry youth Jangan Heran

Jangan Heran



Renungan Harian Youth, Kamis 09 April 2026

https://open.spotify.com/episode/5aJJVGus4TojPrgk0lU5gY?si=DMxzxtpTTeCa9Y55JQUedg

Yohanes 16:33, “Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”

Manusia pada dasarnya ingin hidup yang nyaman—hidup tanpa drama, tanpa masalah, tanpa tekanan. Kita berharap semuanya berjalan lancar: sekolah atau kuliah aman, hubungan baik-baik saja, keluarga harmonis, dan masa depan jelas. Tetapi realitanya tidak selalu seperti itu. Terkadang justru di tengah usaha kita untuk hidup benar, masalah tetap datang. Tekanan, kekecewaan, bahkan rasa takut bisa muncul tanpa kita undang.

Ada mitos yang mungkin pernah kita percayai, “Kalau aku sudah dekat dengan Tuhan, kenapa masih ada masalah?” Ini adalah pemikiran yang cukup umum, tetapi sebenarnya tidak sesuai dengan kebenaran Alkitab.

Yesus sendiri berkata dalam Yohanes 16:33 bahwa dalam dunia kita akan mengalami kesusahan. Namun Ia juga memberikan pengharapan: “Kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” Artinya, kita tidak perlu heran ketika menghadapi pergumulan, karena itu memang bagian dari kehidupan—tetapi kita juga tidak perlu takut, karena Yesus sudah menang.

1. Penderitaan adalah bagian dari kehidupan, bukan tanda Tuhan meninggalkan kita

Sebagai manusia, kita cenderung menghindari penderitaan dan mencari kenyamanan. Namun Alkitab dengan jujur menunjukkan bahwa hidup ini tidak lepas dari masalah. Bahkan tokoh-tokoh iman seperti para murid Yesus juga mengalami ketakutan, kebingungan, dan kegagalan.

Ada beberapa hal yang seharusnya tidak mengejutkan kita: 

  • Musim dingin yang mekar menjadi hidup setiap musim semi.
  • Matahari terbit setiap pagi.
  • Kebutuhan kita akan makanan, air, udara, dan istirahat.
  • Perubahan menjadi bagian penting dari kehidupan.

Seperti halnya diatas demikian juga kita tidak perlu heran ketika masalah datang. Dunia ini memang tidak sempurna, tetapi di tengah ketidaksempurnaan itu, Tuhan tetap bekerja.

Yesus tidak pernah menyembunyikan kenyataan ini dari murid-murid-Nya. Ia justru secara terbuka mengatakan bahwa mereka akan menghadapi kesulitan, bahkan penganiayaan. Ini menunjukkan bahwa penderitaan bukan tanda bahwa Tuhan jauh dari kita, melainkan bagian dari proses hidup di dunia yang sudah jatuh dalam dosa.

Seperti halnya kita tidak heran matahari terbit setiap pagi atau perubahan terjadi dalam hidup, demikian juga kita tidak perlu heran ketika masalah datang. Dunia ini memang tidak sempurna, tetapi di tengah ketidaksempurnaan itu, Tuhan tetap bekerja.

2. Tuhan tetap berdaulat dan mengetahui setiap pergumulan kita

Salah satu alasan kita bisa tetap tenang adalah karena Tuhan tidak pernah kehilangan kendali. Yesus sudah mengetahui apa yang akan terjadi pada murid-murid-Nya, bahkan sebelum itu terjadi. Ia mempersiapkan mereka agar tidak kaget dan tidak kehilangan iman.

Tidak semua janji bisa dan layak untuk dipercayai. Sebagian orang mudah mengucapkan janji tetapi tidak serius menepatinya. Sebagian yang lain membuat janji dan berusaha sungguh-sungguh untuk menepatinya, namun mereka tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk mewujudkannya. Tidak demikian halnya dengan Tuhan Yesus. Janji-Nya untuk memberikan damai sejahtera layak dan sepatutnya dipercayai. Ada tiga alasan mengapa janji-Nya bisa dipercaya. Mengikut Tuhan tidak akan secara otomatis menghapus penderitaan dunia—setidaknya belum. Kita masih harus melawan ketidakadilan dan kejahatan. Tetapi Allah tidak membiarkan kita sendirian. Kita tidak ditinggalkan sendirian. Kita dapat percaya kepada-Nya dengan sepenuh hati sambil menantikan kedatangan-Nya kembali.  Kesadaran ini memberi kita kekuatan. Kita tidak berjalan sendirian. Tuhan menyertai kita dalam setiap proses, bahkan dalam situasi yang paling sulit sekalipun.

3. Damai sejahtera sejati hanya ditemukan di dalam Yesus

Yesus tidak hanya memberi peringatan tentang penderitaan, tetapi juga memberikan solusi: “supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku.” Damai sejahtera yang Yesus berikan bukan berarti hidup tanpa masalah, tetapi hati yang tetap tenang di tengah badai.

Damai ini hanya bisa kita alami ketika kita tinggal di dalam Yesus—memiliki hubungan yang dekat dengan-Nya. Saat kita melekat kepada-Nya, kita dapat melihat bahwa Tuhan sedang bekerja, bahkan ketika keadaan terlihat kacau. Lebih dari itu, Yesus sudah mengalahkan dunia. Artinya, apa pun yang kita hadapi hari ini tidak lebih besar dari kemenangan Kristus. Kita bisa tetap kuat, bukan karena kita hebat, tetapi karena kita berada di dalam Dia yang sudah menang.

Hidup ini memang tidak selalu mudah, dan kita tidak perlu terkejut ketika menghadapi masalah. Penderitaan adalah bagian dari kehidupan di dunia ini, tetapi itu bukan akhir dari segalanya. Yesus sudah memperingatkan kita sekaligus menguatkan kita.

Di tengah semua pergumulan, kita bisa tetap memiliki damai sejahtera karena Tuhan mengetahui, mengizinkan, dan mengendalikan setiap hal yang terjadi dalam hidup kita. Dan yang paling penting, Yesus sudah mengalahkan dunia. Karena itu, apa pun yang sedang kita hadapi hari ini, tetaplah kuat.

Refleksi Renungan

Kita tidak perlu terkejut ketika menghadapi masalah, karena Tuhan Yesus sendiri sudah mengatakannya. Yang terpenting adalah kita tetap tinggal di dalam Dia. Di sanalah kita menemukan damai sejahtera yang sejati—bukan karena keadaan kita baik-baik saja, tetapi karena kita tahu bahwa Yesus sudah mengalahkan dunia. Dengan keyakinan itu, kita dapat tetap kuat, tetap berharap, dan tetap melangkah, apa pun yang sedang kita hadapi hari ini.

Hikmat Hari Ini

“Damai sejahtera sejati bukan datang dari hidup tanpa masalah, tetapi dari hidup yang tetap melekat kepada Yesus di tengah masalah.”

Tuhan Yesus memberkati

RM – SCW

JOIN GRUP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *