Renungan Harian Anak, Kamis 04 Juni 2026
Tuhan Mengasihi Anak yang Mau Bertobat
Syalom, adik-adik Elohim Kids! Apa kabar hari ini? Kakak berharap kalian semua sehat dan penuh sukacita. Hari ini kita akan belajar tentang kasih Tuhan yang luar biasa melalui kisah Raja Yosia.
Adik-adik, pernahkah kamu melakukan kesalahan lalu merasa sedih dan menyesal? Kabar baiknya, Tuhan adalah Allah yang penuh kasih dan selalu siap mengampuni anak-anak-Nya yang mau datang kepada-Nya dengan hati yang tulus. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Kadang kita berbohong, tidak taat kepada orang tua, bertengkar dengan teman, atau melakukan hal yang tidak menyenangkan hati Tuhan. Ketika kita menyadari kesalahan itu, apa yang harus kita lakukan?
Firman Tuhan hari ini mengajarkan bahwa Tuhan mengasihi orang yang mau mengakui dosanya, menyesal, dan datang kepada-Nya untuk meminta pengampunan.
Suatu hari, Roni sedang bermain bola di dalam rumah meskipun ibunya sudah melarangnya. Tanpa sengaja, bola yang ditendangnya mengenai vas bunga kesayangan ibunya hingga pecah. Roni sangat takut. Ia sempat berpikir untuk menyembunyikan pecahan vas itu supaya tidak ketahuan. Namun hati kecilnya terus mengingatkan bahwa ia harus jujur. Akhirnya Roni datang kepada ibunya dan berkata, “Bu, maaf. Aku tidak sengaja memecahkan vas bunga itu. Aku salah karena bermain bola di dalam rumah.” Ibunya tersenyum dan memeluk Roni. “Ibu sedih karena vasnya pecah, tetapi Ibu senang karena kamu mau mengakui kesalahanmu dan meminta maaf.” Roni merasa lega dan bahagia karena telah berkata jujur dan menerima pengampunan.

Begitulah Tuhan juga memperlakukan kita. Ketika kita datang kepada-Nya dengan hati yang menyesal dan meminta ampun, Tuhan dengan penuh kasih mengampuni kita.
Dalam bacaan hari ini, Safan membacakan Kitab Taurat yang ditemukan di Rumah Tuhan kepada Raja Yosia. Ketika mendengar isi firman Tuhan, Yosia sangat terkejut dan sedih. Ia menyadari bahwa bangsa Israel telah banyak melakukan dosa dan meninggalkan Tuhan. Mereka menyembah berhala dan hidup tidak sesuai dengan perintah Tuhan. Karena itulah Tuhan akan menghukum bangsa Israel. Saat mendengar firman Tuhan, Yosia tidak marah atau mencari alasan untuk membela diri. Sebaliknya, ia merendahkan diri di hadapan Tuhan. Ia menangis, menyesal, dan mencari petunjuk Tuhan. Melalui nabi perempuan bernama Hulda, Tuhan menyampaikan bahwa hukuman memang akan datang atas bangsa Israel. Namun Tuhan juga memberikan kabar yang menghiburkan bagi Yosia. Tuhan melihat hati Yosia yang rendah hati dan sungguh-sungguh bertobat. Karena itu Tuhan berkenan kepadanya dan menunjukkan kasih-Nya.

Adik-adik, dari kisah ini kita belajar bahwa Tuhan tidak mencari orang yang sempurna. Tuhan mencari hati yang mau bertobat. Ketika kita melakukan kesalahan, Tuhan tidak ingin kita bersembunyi dari-Nya. Tuhan ingin kita datang kepada-Nya, mengakuinya dengan jujur, dan meminta pengampunan.
Tuhan sangat mengasihi kita. Kasih-Nya begitu besar sehingga melalui Tuhan Yesus, dosa-dosa kita dapat diampuni. Saat kita bertobat dengan sungguh-sungguh, Tuhan mengampuni dan memberi kesempatan kepada kita untuk hidup lebih baik lagi. Karena itu, jangan takut datang kepada Tuhan ketika melakukan kesalahan. Ingatlah bahwa Tuhan adalah Bapa yang penuh kasih, yang selalu siap menerima dan mengampuni anak-anak-Nya.
Jika hari ini adik-adik menyadari telah melakukan kesalahan, jangan menyembunyikannya atau mencari alasan untuk membenarkannya. Berdoalah kepada Tuhan dan akuilah kesalahanmu dengan jujur. Jika kesalahanmu melibatkan orang lain, beranilah meminta maaf dan memperbaiki sikapmu. Biasakan juga membaca Firman Tuhan setiap hari supaya hatimu semakin peka terhadap apa yang benar dan yang salah. Dengan demikian, kamu akan belajar hidup menyenangkan hati Tuhan.
Kesimpulan Renungan
Raja Yosia menunjukkan hati yang rendah dan mau bertobat ketika mendengar firman Tuhan. Karena itulah Tuhan berkenan kepadanya dan menunjukkan kasih-Nya. Demikian juga dengan kita. Ketika kita melakukan kesalahan tetapi mau mengakuinya, menyesal, dan datang kepada Tuhan, Dia akan mengampuni kita. Kasih Tuhan lebih besar daripada kesalahan kita. Karena itu, marilah kita hidup dekat dengan Tuhan dan selalu memiliki hati yang mau bertobat.
Ayat Hafalan
📖 Yesaya 43:25 “Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.”
Komitmenku Hari Ini
✍️ Hari ini aku mau jujur mengakui kesalahanku, meminta maaf jika bersalah, dan datang kepada Tuhan untuk menerima pengampunan-Nya.
Doa Penutup
Tuhan Yesus yang baik, terima kasih karena Engkau sangat mengasihiku. Ampunilah jika aku masih sering berbuat salah melalui perkataan, sikap, atau perbuatanku. Tolong aku memiliki hati yang rendah hati seperti Raja Yosia, yang mau mengakui kesalahan dan bertobat. Terima kasih karena Engkau selalu siap mengampuni dan memulihkan hidupku. Ajarku hidup taat dan menyenangkan hati-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
Hikmat Hari Ini
✨ Tuhan tidak pernah menolak anak yang datang kepada-Nya dengan hati yang menyesal dan mau bertobat. Kasih-Nya selalu tersedia untuk mengampuni dan memulihkan.
YNP – RS
JOIN GRUP
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :
Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f
Atau klik tombol dibawah ini >>>