Elohim Ministry umum Mengalihkan Fokus dari Duniawi ke Sorgawi

Mengalihkan Fokus dari Duniawi ke Sorgawi



Renungan Harian, Sabtu 12 Juni 2026

Nats: Filipi 3 : 13-14, “ Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya tetapi ini yang kulakukan : aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku “ dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Syalom Bapak / ibu dan saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan. Jika kita melihat dunia hari ini, kita hidup di era di mana mata dan pikiran kita terus-menerus digoda untuk melihat apa yang ditawarkan oleh dunia. Media sosial, tren, status, kekayaan dan pencapaian lahiriah seringkali menjadi ukuran kesuksesan hidup kita. Tanpa disadari energi, waktu kita habis hanya untuk mengejar perkara-perkara dunia yang sifatnya sementara. Rasul Paulus , melalui suratnya kepada jemaat di Filipi, memberikan kita sebuah teladan hidup yang luar biasa. Sebagai mantan seorang Farisi yang punya reputasi hebat Paulus punya segalanya untuk dibanggakan secara dunia. Namun di dalam Kristus dia memilih untuk mematikan fokus dunia itu. Mari kita melihat bersama bagaimana cara kita menjaga pikiran agar tidak terikat pada hal-hal dunia melalui pesan Paulus ini :

Kata Paulus ; “ Aku melupakan apa yang telah dibelakangku …..” Apa saja yang ada di belakang Paulus ? Ada dua hal : kegagalan masa lalu ( ketika ia menganiaya jemaat ) dan keberhasilan duniawi masa lalu (statusnya yang terpandang). Bagi kita sekarang “ melupakan apa yang dibelakang “ berarti berhenti menoleh dan bergantung pada apa yang ditawarkan dunia. Dunia seringkali mengikat pikiran kita melalui :

Kekhwatiran Hidup : terlalu cemas akan masa depan materi, makanan dan pakaian (Matius 6 :33). cari dahulu Kerajaan Allah dan KebenaranNya maka semua itu akan ditambahkanNya.

Keangkuhan Hidup : Gila hormat, haus pujian manusia, bangga dengan segala pencapaian-pencapaiannya yang ada di dunia ini. Melupakan bukan berarti kita amnesia, melainkan tidak lagi mengizinkan hal-hal tersebut mendikte diri kita. Nilai diri kita tidak ditentukan oleh seberapa banyak harta dunia yang kita kumpulkan, melainkan oleh siapa kita di dalam Kristus.

Mengarahkan diri kepada Apa yang di Hadapan (Fokus pada panggilan Surga )

Paulus melanjutkan : “….dan mengarahkan diri kepada apa yang dihadapanku “. Kata “ Mengarahkan diri “ dalam bahasa aslinya menggunakan istilah yang menggambarkan seorang pelari yang mencondongkan badannya ke depan demi mencapai garis finis, Pikirannya fokus , matanya tidak menoleh kekiri dan kekanan, apalagi menengok ke belakang. Jika pikiran kita dipenuhi oleh perkara dunia, kita akan mudah lelah dan kecewa karena dunia terus berubah. Namun ketika kita mengarahkan pikiran kita pada perkara sorgawi ( Kolose 3 : 2) kita sedang membangun fondasi iman yang kokoh :

Mengarahkan diri pada hal sorgawi berarti mencari kehendak Tuhan setiap hari. Artinya saat bekerja, bersekolah atau berbisnis, tujuan utama kita bukan lagi sekedar menumpuk kekayaan, melainkan bagaimana melalui hidup kita nama Tuhan dipermuliakan.

Fokus pada hadiah yang Kekal.

Di ayat selanjutnya (ayat 14) Paulus menyebutkan tujuannya berlari adalah untuk memperoleh “

hadiah, yaitu panggilan sorgawi “. Apapun yang kita kejar di dunia ini sifatnya adalah fana (sementara). Rumah megah, jabatan tinggi, pencapaian tinggi, uang melimpah semuanya akan tinggal di bumi saat kita kembali kepada sang pencipta. Mengarahkan pikiran pada hal dunia adalah

investasi yang sia-sia untuk kekekalan. Sebaliknya saat kita berfokus pada perkara

rohani, kita sedang mengumpulkan harta di Surga yang tidak dapat rusak oleh ngengat dan karat.

Kesimpulan dan Aplikasi praktis

Saudara-saudara yang terkasih jangan biarkan arus dunia ini menenggelamkan kehidupan rohani kita. Firman Tuhan hari ini menantang kita semua untuk mengecek kembali : Ke arah mana pikiran kita akhir-akhir ini ??

Mari kita hidup dengan mindset sebagai seorang pelari iman :

Lepaskan beban dunia : Kurangi jam-jam kita untuk mengkhawatirkan materi, dan perbanyak waktu untuk merenungkan firmanNya.

Jaga pandangan tetap lurus : Saat badai dunia atau tawaran dunia datang menggoda. Ingatlah bahwa identitas dan kewargaan kita yang sejati adalah di dalam surga ( Filipi 3 : 20 )

Karena itu mari kita selesaikan pertandingan iman ini dengan mata yang terus tertuju pada Yesus.

Doa

Bapa di dalam Surga, terima kasih untuk teguran dan pengingat melalui FirmanMu hari ini, Ampuni kami jika seringkali pikiran, hati dan tenaga kami habis untuk mengejar hal-hal dunia yang sementara. Tolong Roh Kudus mampukan kami untuk melupakan apa yang di belakang , melepaskan keterikan kami pada materi dan pujian dunia, serta mengarahkan hidup pada panggilan surgawiMu, Biarlah hidup kami mendatangkan hormat dan pujian bagi namaMu, dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami sudah berdoa.

EW

JOIN GRUP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

1 thought on “Mengalihkan Fokus dari Duniawi ke Sorgawi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *