Renungan harian anak, Senin 21 September 2026
Syalom adik-adik semuanya sudah siap dengar dan belajar Firman Tuhan hari ini? Hari ini kita akan belajar tentang “THINK BEFORE YOU CHOOSE” atau Berfikir Sebelum Memilih
Pernahkah kamu memilih sesuatu dengan terburu-buru, lalu menyesal setelahnya? Setiap hari kita harus memilih. Kita memilih apakah mau berkata jujur atau berbohong, menaati orang tua atau membantah, belajar atau terus bermain. Setiap pilihan mempunyai akibat. Karena itu, sebelum memilih, kita perlu mengingat tiga kata sederhana: BERHENTI – PIKIR – PILIH!
Bayangkan kamu mempunyai pilihan: makan satu permen sekarang atau menunggu sebentar untuk mendapatkan tiga permen. Mungkin kita ingin mengambil permen yang bisa dimakan sekarang karena kita tidak mau menunggu. Tetapi sebelum memilih, kita perlu berpikir, “Apa akibat dari pilihanku?” Memilih tidak selalu tentang apa yang paling kita inginkan sekarang. Kadang-kadang kita perlu menunggu dan memikirkan apa yang lebih baik.

Hari ini kita belajar dari Esau yang membuat keputusan ketika ia sedang lapar. Dalam Kejadian 25:19-34, Esau dan Yakub adalah saudara kembar. Esau lahir lebih dahulu sehingga ia memiliki hak kesulungan. Pada zaman itu, hak kesulungan merupakan sesuatu yang penting karena berkaitan dengan kedudukan dan tanggung jawab sebagai anak sulung serta bagian dalam warisan keluarga. Suatu hari Esau pulang dari padang dalam keadaan sangat lelah dan lapar. Ia melihat Yakub sedang memasak makanan. Esau sangat ingin makan. Yakub kemudian meminta hak kesulungan Esau sebagai gantinya. Esau sebenarnya bisa berhenti dan berpikir. Ia bisa bertanya, “Apakah makanan ini lebih berharga daripada hak kesulunganku?” Tetapi Esau lebih memikirkan rasa lapar dan keinginannya saat itu. Akhirnya, ia menjual hak kesulungannya kepada Yakub.

Masalah Esau bukan hanya karena ia lapar. Ia memandang ringan sesuatu yang sangat berharga demi mendapatkan kepuasan sesaat. Namun, Yakub juga tidak memberikan teladan yang baik. Ia memanfaatkan keadaan Esau yang sedang lapar untuk mendapatkan keuntungan bagi dirinya sendiri. Dari kisah ini kita belajar dua hal. Jangan meremehkan apa yang Tuhan percayakan kepada kita hanya demi keinginan sesaat. Dan jangan memanfaatkan kelemahan orang lain untuk mendapatkan keuntungan.
Jadi, ketika kita menghadapi pilihan, ingat:
BERHENTI: Jangan terburu-buru.
PIKIR: Apa akibat dari pilihan ini? Apakah ini benar di hadapan Tuhan?
PILIH: Setelah berpikir, pilihlah yang benar dan bertanggung jawab.
Mulai hari ini, setiap kali kamu harus memilih, berhentilah sebentar dan jangan langsung mengikuti keinginanmu. Pikirkan apa yang akan terjadi setelah pilihan itu dilakukan. Tanyakan, “Apakah ini benar? Apakah pilihan ini menyenangkan hati Tuhan? Apakah akan merugikan diriku atau orang lain?” Setelah itu, pilihlah dengan bijaksana. Jika bingung, berdoalah dan mintalah Tuhan memberikan hikmat.
Kesimpulan
Jangan biarkan keinginan sesaat menentukan pilihanmu. Belajarlah berhenti, berpikir, lalu memilih dengan bijaksana.
Ayat Hafalan
Amsal 14:15, “Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya.”
Komitmenku Hari Ini
“Aku mau berhenti, berpikir, dan memilih dengan bijaksana. Aku mau menghargai apa yang Tuhan percayakan kepadaku dan tidak merugikan orang lain.”
Doa Penutup
Tuhan Yesus, terima kasih untuk Firman-Mu hari ini. Ajarlah aku untuk tidak terburu-buru dalam memilih. Tolong aku untuk berhenti, berpikir, dan mempertimbangkan akibat dari setiap keputusan. Berikan aku hikmat untuk memilih yang benar dan tidak memanfaatkan orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
Hikmat Hari Ini
“Berhenti, pikirkan akibatnya, lalu pilihlah dengan bijaksana.”
Elkids 200926 – SP
JOIN GRUP RENUNGAN HARIAN
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :
Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f
Atau klik tombol dibawah ini >>>