Elohim Ministry youth APA SIH YANG TIDAK UNTUKMU

APA SIH YANG TIDAK UNTUKMU



Renungan Harian Youth, Kamis 26 Oktober 2023

Ketika ada orang bertanya “apa kamu pernah menyayangi orang lain?”, bagaimana tanggapan mu akan hal itu. Setiap orang pasti mempunyai pendapat dan respon yang berbeda – beda untuk menjawab. Begitu juga dengan yang Tuhan Allah lakukan untuk manusia. Dengan mengirim anakNya ke dunia dan mati untuk kita adalah cara Allah menunjukkan dan mengungkapkan bahwa Dia sangat menyayangi manusia dengan tulus. Tapi bagaimana dengan manusia yang merupakan ciptaan-Nya? “Mereka perlu merasakan belas kasihan Tuhan dan kasih-Nya yang tanpa syarat. Mereka membutuhkan seseorang yang dapat memberikan harapan, seseorang yang dapat memberikan kesembuhan, dan seseorang yang dapat menunjukkan belas kasihan Tuhan.”

Hidup tak selamanya selalu berada dijalan yang mulus. Bagaimana cara manusia menyikapinya akan membawa hidup kepada sesuatu yang penuh dengan hal menakjubkan.

Begitu juga dengan Allah, banyak hal yang luar biasa dilakukan untuk manusia. “Apa sih yang tidak untukmu.” Kalimat ini menggambarkan bagaimana Allah begitu menyayangi manusia. Dengan mengirimkan Yesus anakNya yang Tunggal dan mati di kayu salib untuk tebus dosa semua manusia agar memiliki keselamatan adalah cara Allah menunjukkan bahwa Dia sangat mengasihi manusia. Coba jujur pada diri sendiri, “apakah kita sudah mengasihi Allah dengan segenap hati?”.

“How can you tell if your heart is open or closed? Easy. Are you concerned about other people, or are you concerned about only yourself? “ Kepedulian kepada sesama adalah juga ukuran bagaimana kita mengasihi Allah. Ketika Aliran kasih Allah ada dalam kehidupan kita maka tuntunan Tuhan akan membawa kita menjadi berkat bagi orang lain tidak hanya berkutat dengan berkat pribadi.

Perkataan dan Tindakan adalah 2 hal yang sangat berbeda. Berkata tanpa ada Tindakan adalah sebuah pekerjaan yang sia – sia, tapi ketika ada Tindakan yang benar tanpa harus berkata – kata itu menunjukkan keseriusan. Orang yang bertindak dengan benar selalu memikirkan hal dan konsekuensi apa yang akan dia dapatkan didepannya. Demikian pula dengan yang Allah lakukan kepada manusia.

Saat manusia melakukan kejahatan dan dosa, Allah memikirkan bagaimana cara menyelamatkan ciptaanNya. Hidup tak selamanya berfokus kepada diri sendiri. Tetapi juga kasih kepada sesama.

“It’s not about to loving our self alone, but to loving and caring for others too.”

Ini adalah yang Allah ajarkan lewat cara dan perilaku serta Tindakan. Bisa dikatakan sama seperti kisah cinta dari sepasang kekasih, ketika mereka benar – benar saling mengasihi maka apa saja akan dilakukan untuk menyenangkan pasangannya. Ambil dari sisi positif nya bahwa untuk Tindakan mereka benar – benar dari hati. Tapi jangan ambil dari sisi negative bawa dengan menyayangi seseorang akan memberikan segalanya.

“Mencintai dan mengasihi seseorang tidak perlu dengan banyak perkataan tapi dibuktikan dengan Tindakan tulus (Love is talk less but do more with sincerity).”

Jangan pernah berpikiran bahwa saat kita sudah mengasihi orang yang menjadi pilihan hati, segala hal bisa diberikan untuknya. Ingat, hargailah dirimu karena dengan begitu orang yang menjadi pilihan hatimu akan menghargaimu juga. Seperti hubungan antara laki – laki dan Perempuan yang saling mencintai dan mengasihi yang akan memberikan apa saja untuk pasangannya. Begitu juga sebagai manusia yang merupakan kesayangan Allah. Coba pikirkan sejenak, apa yang akan terjadi jika Allah tidak mengirim anak Nya ke dunia dan mati untuk kita?

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Yohanes 3:16, Ini adalah bukti bahwa Allah sangat menyayangi dan mengasihi manusia. Allah ingin agar kita tidak binasa oleh setiap perilaku dan Tindakan yang menyakiti hatiNya.

Tindakan yang tergambarkan lewat hidup manusia yang mana merupakan ciptaan yang dikasihinya yaitu :  

1. Bersikap lemah lembut. Orang yang memiliki sikap ini dan melakukan nya bisa disebut sadar dan memahami diri, Adapun tugas dan kepentingannya, kelemahan sifat manusianya, serta keadaan masyarakat dengan benar, apabila ia sabar, dan tahu bagaimana harus memaafkan kesalahan orang lain dan juga diri sendiri, tahu bagaimana harus menangguhkan kemarahannya dan meredamnya, sehingga tidak terpancing sampai kehilangan jiwanya sendiri. Orang yang lemah lembut dan sabar benar-benar patut disebut orang yang cerdas, yang belajar tentang Kristus, yang adalah Hikmat itu sendiri dan tahu bahwa apa yang Tuhan berikan benar – benar berharga.

Ada Kasih yang Tuhan berikan bagi kita untuk mengasihi sesama, ini adalah sebuah kesempatan menjadi berkat bagi orang lain. 

You must learn to follow that love. Don’t ignore it. Act on it. Somebody needs what you have.”  Ikutilah kasih dan jangan menolaknya, kerjakanlah kasih bagi mereka yang memerlukannya.

2. Mengendalikan hawa nafsu. Jika memiliki hawa nafsu yang tidak terkendali sama saja dengan mengungkapkan kebodohan sendiri: Siapa yang cepat marah, yang hatinya mudah tersulut oleh hasutan dan terbakar, biasanya menyangka bahwa dengan sifat ini ia telah memegahkan diri dan membuat orang lain terkagum-kagum kepadanya, padahal sebenarnya dia hanya membesarkan kebodohannya sendiri.

Orang yang bisa mengendalikan hawa nafsunya adalah orang yang menjadi pemenang dan berharga dimata Allah sehingga apapun yang kita minta pasti Tuhan selalu penuhi. Orang yang mengendalikan nafsu pribadi, akan belajar untuk mengutaman kebaikan dan kepentingan orang lain juga, karena egosime adalah nafsu yang mematikan kepedulian

Setiap kita diciptakan segambar dan serupa dengan Allah, kita mengalami kasih dan belas kasihan Allah karena itu kita dimampukan juga untuk memiliki kasih dan empati bagi sesama

“You have the ability to emphatize, to feel what other people are feeling. Because you were created in the image of God”

Tuhan Yesus memberkati

LW – SCW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *