Renungan Harian Anak, Jumat 06 Februari 2026
Syalom adik-adik Elohim Kids! Apa kabar hari ini? Kakak berharap kalian semua sehat, ceria, dan siap belajar Firman Tuhan. Sebelum memulai aktivitas hari ini, yuk kita merenungkan Firman Tuhan agar hati kita selalu dipenuhi kasih dan sukacita.
Adik-adik, pernahkah kamu merasa iri kepada teman? Misalnya iri karena teman dipuji guru, terpilih jadi ketua kelas, atau menang dalam pertandingan? Rasa iri itu kelihatannya kecil, tetapi kalau dibiarkan, bisa berubah menjadi perbuatan yang menyakiti orang lain dan juga menyakiti diri sendiri.
Kakak punya sebuah cerita
Beberapa minggu lagi, tim sepak bola sekolah Roni akan mengikuti kejuaraan antar sekolah. Saat latihan, pelatih menunjuk Tomi sebagai kapten tim. Tomi memang rajin, disiplin, dan selalu menyemangati teman-temannya. Namun, Roni merasa tidak terima. “Kenapa Tomi yang dipilih? Aku kan sering mencetak gol!” gumam Roni dengan wajah cemberut.Hatinya mulai dipenuhi rasa iri dan kesal. Bahkan Roni mulai berpikir jahat, “Kalau saja Tomi cedera, pasti aku yang dipilih jadi kapten,” pikirnya.
Saat latihan berlangsung, Roni mencoba menjatuhkan Tomi dengan berpura-pura merebut bola. Tapi Tomi berhasil menghindar. Justru Roni terpeleset karena menginjak batu kecil.
“Aduh! Kakiku sakit!” teriak Roni kesakitan. Tomi langsung berlari menolong Roni. Guru dan teman-teman membawa Roni ke rumah sakit. Ternyata kaki Roni cedera cukup parah dan ia harus beristirahat lama. Akibatnya, Roni tidak bisa ikut bertanding. Dengan hati sedih, Roni berkata, “Ini semua karena iri hatiku sendiri…”

Adik-adik, cerita Roni mengajarkan kita bahwa iri hati adalah sikap yang berbahaya. Iri hati bisa membuat kita berpikir jahat, bertindak salah, dan akhirnya merugikan diri sendiri. Itulah yang sering disebut “senjata makan tuan” atau “kena batunya sendiri.”
Tuhan tidak suka melihat anak-anak-Nya saling membenci. Tuhan ingin kita belajar bersyukur atas apa yang kita miliki dan bersukacita melihat keberhasilan teman. Jika ada teman yang dipercaya guru atau pelatih, itu berarti Tuhan sedang bekerja juga melalui dia.
Jika kamu merasa iri kepada teman, segera datang kepada Tuhan dalam doa. Katakan dengan jujur perasaanmu dan minta Tuhan mengganti iri hati dengan hati yang bersyukur. Belajarlah memberi selamat kepada teman yang berhasil, mendukung mereka, dan percaya bahwa Tuhan punya rencana indah juga untuk hidupmu.
🌈 Kesimpulan Renungan
Iri hati tidak pernah membawa kebaikan. Sebaliknya, iri hati bisa membuat kita kehilangan sukacita dan bahkan merugikan diri sendiri. Tuhan ingin kita hidup dengan hati yang bersih, penuh kasih, dan saling menguatkan. Yuk, buang jauh-jauh rasa iri dan pilih untuk mengasihi!
📖 Ayat Hafalan
Ayub 5:2 “Sesungguhnya, orang bodoh dibunuh oleh sakit hati, dan orang bebal dimatikan oleh iri hati.”
✍️ Komitmenku Hari Ini
Aku mau membuang rasa iri dari hatiku dan belajar bersyukur serta mengasihi teman-temanku.
🙏 Doa Penutup
Tuhan Yesus yang baik, terima kasih atas semua berkat-Mu dalam hidupku. Ampuni aku jika aku pernah iri kepada teman. Tolong aku agar selalu bersyukur, mengasihi, dan bersukacita atas keberhasilan orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
💎 Hikmat Hari Ini
Iri hati melukai diri sendiri, tetapi kasih membawa sukacita dan damai.
Tuhan Yesus memberkati
YNP – GCT
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
aku tidak akan iri hati