📖 1 Samuel Pasal 21, Daud melarikan diri ke Nob dan Gath, mencari perlindungan dan roti kudus dari imam Ahimelekh untuk bertahan hidup.
📖 1 Samuel Pasal 22, Daud mengumpulkan orang-orang yang terbuang di gua Adulam, sementara Saul membalas dendam kepada para imam yang menolong Daud.

Rangkuman Kebenaran:
Ketika dalam tekanan, Daud tetap mencari pertolongan Tuhan meski keadaannya sulit. Tuhan menyediakan kebutuhan umat-Nya dengan cara yang tak terduga. Kesetiaan Tuhan tidak pernah berakhir, bahkan di saat kita berada dalam pelarian. Kristus adalah Roti Hidup yang menguatkan setiap jiwa yang lemah dan lapar secara rohani. “Sebab tidak ada roti biasa di tangan hamba-hamba ini, hanya ada roti kudus.” (1 Samuel 21:4)
Tuhan memanggil orang-orang yang lemah dan tertolak untuk membangun kerajaan-Nya. Di tengah penganiayaan, kesetiaan kepada Tuhan tetap menjadi pilihan yang benar. Saul menabur kejahatan dan menuai kehancuran, tetapi Daud belajar bergantung pada belas kasihan Allah. Kristus juga mengumpulkan orang-orang sederhana untuk menjadi prajurit-Nya dalam kasih dan pengampunan. “Setiap orang yang dalam kesesakan, yang berhutang, dan yang sakit hati, berkumpul kepada dia.” (1 Samuel 22:2)