📖 Ayub Pasal 23, Ayub merindukan perjumpaan dengan Tuhan dan tetap percaya bahwa proses ujian hidup akan memurnikan imannya seperti emas berharga..
📖 Ayub Pasal 24, Ayub mempertanyakan mengapa ketidakadilan sering tampak dibiarkan, sementara orang benar harus menyaksikan kejahatan tanpa hukuman yang segera.

Rangkuman Kebenaran :
Dalam penderitaan, kita mungkin merasa Tuhan jauh dan sulit dipahami. Namun, Tuhan tetap mengetahui setiap langkah hidup kita. Proses ujian yang diizinkan-Nya dapat membentuk iman yang semakin murni dan dewasa. “Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.” Ayub 23:10
Tidak semua ketidakadilan langsung mendapatkan balasan di dunia ini. Namun, Tuhan tidak pernah kehilangan kendali atas keadaan manusia. Kita dipanggil tetap hidup benar sambil mempercayakan keadilan sepenuhnya kepada Tuhan. “Mengapa Yang Mahakuasa tidak mencadangkan masa penghukuman dan mereka yang mengenal Dia tidak melihat hari pengadilan-Nya?” Ayub 24:1
Proses ujian yang diizinkan-Nya dapat membentuk iman yang semakin murni dan dewasa dan kita dipanggil tetap hidup benar sambil mempercayakan keadilan sepenuhnya kepada Tuhan. Amin terima kasih Tuhan untuk berkat Mu pagi hari ini. Berikan kami hikmat dan kemampuan untuk tetap hidup benar dan mampu melalui proses yang Engkau ijinkan untuk membentuk iman kami semakin murni dan dewasa. Engkau yang mengendalikan hidup kami.