Elohim Ministry Bacaan Alkitab Hari ini Bacaan Alkitab Selasa, 18 Maret 2025

Bacaan Alkitab Selasa, 18 Maret 2025



Kitab Yehezkiel pasal 23-24

Yehezkiel 23 menggambarkan dua perempuan bersaudara, Oholah dan Oholiba, yang melambangkan Samaria (kerajaan Israel) dan Yerusalem (kerajaan Yehuda). Keduanya melakukan perzinahan rohani, yaitu berpaling dari Tuhan dan menyembah berhala bangsa-bangsa lain, seperti Asyur dan Babel. Tuhan mengecam mereka karena ketidaksetiaan dan pengkhianatan mereka, serta menyatakan bahwa mereka akan mengalami penghukuman yang mengerikan dari bangsa-bangsa yang mereka andalkan.

Yehezkiel 24 berisi dua perumpamaan tentang penghukuman Yerusalem. Pertama, Tuhan menggambarkan Yerusalem sebagai periuk yang kotor dan berkarat, yang melambangkan kejahatan mereka yang tidak bisa lagi dibersihkan. Karena itu, Tuhan akan membiarkan mereka dihancurkan oleh Babel. Kedua, Tuhan memerintahkan Yehezkiel untuk tidak meratapi kematian istrinya, sebagai tanda bahwa Israel tidak akan diberi kesempatan untuk berkabung atas kehancuran Yerusalem dan Bait Suci.

Kesimpulan: 

Ketidaksetiaan kepada Tuhan membawa kehancuran. Mengandalkan kekuatan dunia dan berkompromi dengan dosa hanya akan berujung pada penghukuman. Tuhan menuntut kesetiaan penuh dari umat-Nya.

Dosa yang terus-menerus tanpa pertobatan akan membawa kehancuran yang tak terhindarkan. Ketika penghukuman Tuhan datang, tidak akan ada waktu untuk berkabung—hanya tersisa penyesalan bagi mereka yang menolak bertobat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *