Elohim Ministry youth TETAP ADA UNTUK SELAMANYA

TETAP ADA UNTUK SELAMANYA



Renungan harian Youth, Rabu 19 Maret 2025

📖 Ayat Pokok: “Aku tahu bahwa segala sesuatu yang dilakukan Allah akan tetap ada untuk selamanya; itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi; Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia.” (Pengkhotbah 3:14)

Shalom, rekan-rekan Youth yang dikasihi Tuhan! Dalam dunia yang terus berubah, ada satu hal yang pasti: segala sesuatu yang Tuhan tetapkan akan tetap ada untuk selamanya. Keputusan-Nya tidak bisa ditambah atau dikurangi oleh siapa pun. Ini menunjukkan bahwa rencana dan pekerjaan Tuhan sempurna, kekal, dan tidak tergoyahkan. Namun, meskipun Tuhan memiliki rancangan yang tetap, bukan berarti manusia tidak memiliki peran dalam hidupnya.

Mari kita merenungkan lebih dalam tentang bagaimana kita dapat hidup dalam kehendak Tuhan yang kekal.

📖 “Aku tahu bahwa segala sesuatu yang dilakukan Allah akan tetap ada untuk selamanya…” (Pengkhotbah 3:14a)

Firman Tuhan menegaskan bahwa segala sesuatu yang dilakukan Allah bersifat kekal. Tuhan tidak pernah melakukan sesuatu dengan setengah hati atau tanpa tujuan. Penciptaan dunia tetap ada dalam kuasa-Nya. Janji Tuhan tidak akan pernah gagal. Dan Keselamatan dalam Kristus adalah anugerah yang kekal.
Sering kali kita merasa khawatir dengan masa depan, takut gagal, atau merasa hidup tidak memiliki arah. Namun, ingatlah bahwa Tuhan sudah memiliki rancangan terbaik bagi kita. Apa yang Tuhan mulai dalam hidup kita, pasti akan Ia selesaikan (Filipi 1:6). Namun, apakah kita percaya penuh kepada rencana-Nya? Ataukah kita lebih sering mengandalkan diri sendiri?

📖 “Itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi…” (Pengkhotbah 3:14b)

Dalam Yesaya 38:1-7, kita melihat kisah Raja Hizkia yang sakit dan hampir mati. Tuhan telah menetapkan ajalnya, tetapi karena doa dan ketekunan imannya, Tuhan mengubah keadaannya dan memperpanjang umurnya 15 tahun lagi.
Kisah ini mengajarkan bahwa meskipun Tuhan berdaulat, Ia juga mendengar doa-doa umat-Nya. Tuhan tidak berubah, tetapi Ia dapat mengubah keadaan kita sesuai kehendak-Nya. Doa yang sungguh-sungguh dapat menggerakkan hati Tuhan. Kesetiaan dan hidup benar membawa berkat dalam hidup kita. Namun, kisah Hizkia juga mengingatkan kita untuk tetap rendah hati. Ketika Hizkia menjadi sombong dan gagal memberikan kesaksian atas mukjizat Tuhan, ia menerima teguran keras dan konsekuensi dari Tuhan. Jangan sampai keberhasilan yang kita terima menjauhkan kita dari Tuhan!

📖 “…Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia.” (Pengkhotbah 3:14c)

Apa arti “takut akan Tuhan”? Banyak orang berpikir bahwa takut akan Tuhan berarti hidup dalam ketakutan dan rasa bersalah. Namun, takut akan Tuhan bukan berarti takut dihukum, tetapi hidup dengan hormat, ketaatan, dan kesadaran bahwa Tuhan adalah penguasa atas hidup kita. Takut akan Tuhan berarti mengutamakan Dia dalam setiap keputusan kita. Takut akan Tuhan berarti menjauhi dosa dan hidup dalam kebenaran. Dan Takut akan Tuhan berarti percaya bahwa rencana-Nya lebih baik dari rencana kita sendiri.

Raja Salomo, penulis kitab Pengkhotbah, menyadari bahwa pada akhirnya segala sesuatu di dunia ini sementara. Tetapi yang benar-benar tetap ada selamanya adalah perbuatan Tuhan dan kehendak-Nya. Itulah sebabnya, kita harus hidup dalam takut akan Tuhan dan melakukan apa yang berkenan di hadapan-Nya.

“Tetapi Ia berjanji bahwa apabila kita hidup dalam kebenaran maka segala sesuatu yang kita kerjakan pasti akan berhasil karena segala sesuatu indah pada waktunya…”
Kita sering berpikir bahwa kita masih memiliki banyak waktu untuk berubah dan bertobat. Tetapi hidup ini singkat, dan kita tidak tahu kapan waktu kita di dunia akan berakhir. Jangan menunggu sampai masalah datang baru mencari Tuhan. Jangan menunda pertobatan karena berpikir masih ada banyak waktu. Dan Jangan mengandalkan diri sendiri dan melupakan Tuhan

Tuhan rindu agar kita hidup dalam persekutuan yang dekat dengan-Nya. Selama masih ada kesempatan, mari kita gunakan waktu kita untuk semakin mendekat kepada Tuhan, mencari kehendak-Nya, dan hidup dalam rencana-Nya yang kekal.

Meskipun rencana Tuhan kekal, doa dan iman kita dapat mengubah keadaan. Jangan menunda pertobatan dan selalu andalkan Tuhan dalam setiap langkah hidup kita. Mari kita hidup dalam kebenaran dan percaya bahwa rencana Tuhan lebih baik dari segala rencana kita sendiri!

Tuhan Yesus memberkati! 🙌🔥

AH – IT

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *