Renungan Harian Youth, Senin 06 Januari 2024
Yosua 1:9, Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: Kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi.”
Yosua 1 ayat 9 menegaskan kepastian dari Tuhan Yesus Kristus dalam menyertai Yosua, sehingga hatinya tidak menjadi kecut dan tawar hati. Penyertaan Tuhan merupakan jaminan kebenaran dalam mengarungi perjalanan menuju Tanah Perjanjian. Sebagaimana Musa yang disertai Tuhan Yesus dalam hidupnya. Hingga kemudian ia mampu membawa bangsa Israel keluar dari Mesir sampai ke perbatasan, meskipun ada banyak tantangan yang menghalangi.
Ketika Yosua diberi tugas menggantikan Musa memimpin Israel menyebrangi sungai Yordan dan memasuki tanah Kanaan, Allah berkata kepada Yosua agar meneguhkan hatinya. Agar jangan kecut dan tawar hati karena Allah menyertainya selalu. Allah perlu menyatakannya kepada Yosua karena Allah tahu bahwa apa yang akan dihadapi oleh Yosua dan umat Israel bukan hal yang mudah. Bahkan hal yang amat sulit. Mereka akan menghadapi tentara negeri orang kanaan yang bertubuh besar-besar dan menguasai medan peperangan di sana. Allah tahu bahwa Yosua dan umat Israel akan mudah menjadi kecut tawar hati jika mereka mengandalkan kekuatan mereka sendiri. Kalah sebelum berperang. Karena itu Allah menegaskan kepada Yosua bahwa Ia akan menyertainya kemanapun Yosua pergi sehingga ia tak perlu takut apalagi menjadi kecut dan tawar hati.
Keberanian adalah rasa takut yang telah disertai dengan doa. (Karl Barth)
Awal tahun adalah momen yang penuh dengan harapan, tetapi juga tantangan. Banyak dari kita menghadapi ketakutan akan masa depan: studi, pekerjaan, relasi, atau impian mereka. Namun, Alkitab mengajarkan kita untuk berjalan dengan keberanian karena Tuhan menyertai kita. Perkataan Allah kepada Yosua dalam firman Tuhan hari ini juga berbicara kepada kita. Allah tahu bahwa kita lemah dan terbatas. Tidak akan mampu jika menhadapi dan menjalani semua itu sendiri. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapi setiap tantangan dan tekanan dalam hidup kita. Apabila kita memilih mundur dan lari, tekanan itu tidak akan hilang, hidup kita pun juga tidak akan berkembang. Tetapi apabila kita berani berjuang untuk menghadapinya, maka kita akan dapat mengatasi tekanan tersebut sehingga hidup kita juga dapat semakin berkembang.
Untuk itu kita perlu memperhatikan beberapa hal berikut Ketika kita mau menjalani kehidupan dengan penyertaan Tuhan dan perkataan firman Tuhan yang adalah jaminan kita.
- Berani Melangkah Karena Janji Tuhan (Yosua 1:3-5)
Tuhan berjanji kepada Yosua bahwa Dia akan memberinya kemenangan di tanah yang dijanjikan. Kita harus percaya bahwa Tuhan memiliki rencana yang baik untuk hidup kita (Yeremia 29:11).
Mari kita melangkah dengan iman, meskipun kita belum melihat hasilnya. - Keberanian Bukan Tanpa Ketakutan, Tapi dengan Kepercayaan (Mazmur 56:3-4)
Keberanian sejati bukan berarti tidak memiliki rasa takut, tetapi memilih untuk percaya kepada Tuhan di tengah rasa takut. Ketika Daud menghadapi musuh, dia berkata, “Waktu aku takut, aku percaya kepada-Mu.”
Tuhan memanggil kita untuk mempercayai-Nya, bahkan dalam ketidakpastian. - Hidup dalam kebenaran adalah Jalan Keberanian (2 Timotius 1:7)
Tuhan tidak memberikan roh ketakutan, tetapi roh keberanian, kasih, dan ketertiban.
Hidup dalam ketaatan kepada Tuhan memberikan kekuatan moral dan spiritual untuk menghadapi tantangan hidup.
Mari kita Jauhi dosa yang membuat kita lemah secara rohani dan tidak berani menghadapi dunia.
Membawa Terang di Dunia Gelap (Matius 5:14-16)
Anak muda Kristen dipanggil untuk menjadi terang di komunitas mereka. Dibutuhkan keberanian untuk hidup berbeda, tidak ikut arus dunia, tetapi tetap memuliakan Tuhan. Hal ini memang tidak mudah, namun ini adalah perjuangan kita Bersama dengan Tuhan. Akan ada tantangan dan pergumulan Ketika berusaha hidup dalam terang dan kebenaran dan ini adalah fakta yang harus kita lalui.
Sikap kita adalah kunci dari perjuangan hidup. Ketika kita berani berjuang dan menghadapi setiap tekanan dan tantangan dalam hidup maka kita akan dapat melaluinya.
Karena Tuhan akan selalu menyertai umat-Nya untuk dapat menghadapi setiap tantangan hidup. Maka kita harus:
- Berdoa setiap hari untuk keberanian: Mintalah Tuhan menguatkan imanmu dalam menghadapi tantangan.
- Baca Firman Tuhan: Firman Tuhan adalah sumber kekuatan dan pengingat akan janji-Nya.
- Hadapi rasa takut: Jangan biarkan ketakutan menghentikanmu. Percayalah bahwa Tuhan ada di sisimu.
- Dukung satu sama lain: Jadilah komunitas yang saling menguatkan dan mendorong untuk berjalan dalam keberanian.
Karena Tuhan tidak menjanjikan perjalanan hidup yang tanpa tantangan, tetapi Dia berjanji untuk menyertai kita. Satu langkah kecil untuk bergerak melampaui semua daya negatif: ketakutan, kengerian, ketidakberdayaan, kekecutan dan tawar hatinya itu dan memberikan kesempatan kepada Tuhan untuk menunjukkan kebenaran akan Janji-Nya dengan mempercayai apa yang Tuhan telah katakan tentang hidupnya, masa depannya yang mungkin, hari ini kita masih bergumul dengan ketidakpercayaan kita
Mari kita melangkah dengan keberanian di tahun baru ini, percaya bahwa Tuhan akan memimpin dan memberi kita kekuatan.
Tetap semangat, Tuhan Yesus memberkati
EYC 04122024-YDK