Elohim Ministry anak “IMAN, PENGHARAPAN, DAN KASIH”

“IMAN, PENGHARAPAN, DAN KASIH”



Renungan Harian Anak, Senin 06 Januari 2025

Syalom, adik-adik yang dikasihi Tuhan!
Wah, hari minggu kemarin kakak melihat adik-adik datang ke gereja dengan semangat, ya! Ada yang sibuk bercerita, ada yang memamerkan kaos Natal dari tahun lalu, dan ada yang tak sabar menunggu puji-pujian dimulai. Tapi hari ini, kakak ingin kita belajar tentang tiga hal penting yang menjadi dasar iman kekristenan kita, yaitu iman, pengharapan, dan kasih.

Adik-adik, tahukah kalian apa arti dari iman, pengharapan, dan kasih?

Untuk memahami ketiga hal ini, mari kita belajar dari kisah seseorang yang memiliki iman, pengharapan, dan kasih yang besar kepada Tuhan. Dia adalah Abraham. Adik-adik, Abraham adalah seorang pria yang sangat taat kepada Tuhan. Suatu hari, Tuhan memberinya ujian yang sangat berat. Tuhan meminta Abraham untuk mempersembahkan anaknya, Ishak, sebagai korban bakaran. Ishak adalah anak yang sangat dikasihi Abraham, anak yang lahir dari janji Tuhan. Bagaimana perasaan Abraham, ya? Pasti hatinya sedih sekali. Tapi Abraham tetap taat kepada Tuhan. Ia percaya bahwa Tuhan punya rencana indah, meskipun ia tidak mengerti semuanya.

Perjalanan ke Gunung Moriah

Perjalanan menuju Gunung Moriah adalah perjalanan yang penuh dengan ujian iman. Setiap langkah yang diambil Abraham terasa berat. Ishak, yang tidak tahu apa-apa, bertanya dengan polos, “Ayah, di mana domba untuk korban bakaran?” Abraham menjawab dengan iman, “Tuhan yang akan menyediakan.” Ketika mereka sampai di puncak gunung, Abraham mengikat Ishak di atas mezbah. Lalu ia mengangkat pisau, siap mempersembahkan anaknya seperti yang Tuhan perintahkan. Tapi, adik-adik, tepat sebelum Abraham melukai Ishak, Tuhan menghentikannya!Tuhan berkata, “Abraham, jangan melukai anakmu. Aku tahu sekarang bahwa engkau takut kepada-Ku dan taat kepada-Ku.” Abraham melihat seekor domba yang tanduknya tersangkut di semak-semak. Ia mengambil domba itu dan mempersembahkannya sebagai korban bakaran. Tuhan menyediakan pengganti untuk Ishak. Karena ketaatan Abraham, Tuhan memberikan janji berkat yang luar biasa. Tuhan berkata bahwa keturunannya akan sebanyak bintang di langit dan pasir di tepi laut. Janji ini mengingatkan kita bahwa iman, pengharapan, dan kasih kepada Tuhan tidak pernah sia-sia.

Apa yang Kita Pelajari dari Kisah Abraham?

Adik-adik, mari kita belajar hidup seperti Abraham: Percaya kepada Tuhan dengan iman yang kuat. Berharap kepada janji Tuhan, karena Dia selalu setia. Mengasihi Tuhan dengan seluruh hati kita, karena Dia terlebih dahulu mengasihi kita.

Ayat Hafalan :
“Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan, dan kasih. Namun, yang paling besar di antaranya ialah kasih.” (1 Korintus 13:13)

Komitmen Hari Ini:

Selamat beraktivitas dan semangat sekolahnya ya adik-adik! Jangan lupa, hidup dengan iman, pengharapan, dan kasih akan membawa kita lebih dekat kepada Tuhan. 😊🙏

Elkids 051125 – SP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *