Renungan Harian, Sabtu 04 Januari 2025
Nats: 2Korintus 5:7, Sebab kita hidup oleh iman bukan oleh penglihatan
Syalom bapak ibu yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus . . . .
Hari ini kita akan merenungkan sebuah prinsip iman yang mendasar yaitu berjalan oleh iman bukan oleh penglihatan. Apa artinya ? Bagaimana kita dapat mengaplikasikan prinsip ini dalam kehidupan kita sehari-hari.
Pertama, Memahami iman
Iman bukan sekedar perasaan, tetapi iman lebih dari sekedar perasaan percaya. Iman adalah keyakinan yang mendalam terhadap Allah dan janji-janjiNya, bahkan ketika tidak ada bukti fisik yang mendukung. Iman sebagai dasar kehidupan orang percaya, iman adalah pondasi bagi kehidupan orang percaya, segala sesuatu yang kita harapkan dan kita upayakan berakar pada iman kepada Allah. Ibrani 11:1, Contoh dalam iman dalam Alkitab : Abraham yang meninggalkan negerinya untuk pergi ke tanah yang dijanjikan , meskipun ia tidak tahu ke mana ia akan pergi (Ibrani 11: 8).
Kedua, Berjalan oleh iman
Iman membawa kedamaian meskipun hidup penuh dengan tantangan , iman memberikan kita kedamaian yang melampaui segala akal (Filipi 4:7). Iman adalah kunci untuk menerima banyak mujizat terjadi dalam alkitab karena orang percaya memiliki iman yang kuat. ( Markus 9 : 23). Iman membawa kita kepada kehidupan yang kekal, orang percaya kepada Yesus Kristus akan menerima hidup yang kekal (Yohanes 3 :16 ).
Ketiga, Menerapkan Iman
Mengenali suara Tuhan: Belajar untuk membedakan suara Tuhan dari suara pikiran kita sendiri adalah kunci untuk berjalan dalam iman(Yohanes 10: 27). Mengatasi ketakutan : ketakutan sering kali menghalangi kita untuk berjalan dalam iman, kita perlu mengganti ketakutan dengan iman(2Timotius 1: 7). Menjadi berkat buat orang lain : ketika kita berjalan dalam iman, kita akan menjadi berkat bagi orang – orang di sekitar kita. Iman dalam menghadapi cobaan , bagaimana kita dapat mempertahankan iman ketika menghadapi pencobaan yang berat (Yakobus 1: – 4 ).
Mari bapak dan Ibu kita membuat keputusan untuk hidup lebih beriman seperti Abraham walaupun ia tidak tahu kemana ia harus pergi tetapi ia tetap , taat dan percaya kepada janji-janji Allah. Mari kita belajar bahwa berjalan oleh iman berarti hidup berdasarkan keyakinan kita kepada Allah. Meskipun kita tidak selalu melihat bukti fisik. Marilah kita berkomitmen untuk hidup oleh iman setiap hari melalui doa, pembacaan firman Tuhan dan persekutuan dengan sesama dalam perjalanan iman kita.
“Iman adalah pengakuan atas hal-hal yang berada di atas akal sehat yakni apa yang kita lihat. Iman terdiri dari percaya ketika berada di luar kekuatan akal untuk percaya. Iman berbicara dalam bahasa Tuhan. Keraguan berbicara dalam bahasa manusia”
Tuhan Memberkati
EW
Terimakasih