Elohim Ministry youth BERSANDAR KEPADA TUHAN

BERSANDAR KEPADA TUHAN



Renungan Harian Youth, Kamis 17 Oktober 2024

Mazmur 62:6-9, “Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.” (Mazmur 62:6-7)

Shalom, teman-teman semuanya  yang dikasihi Tuhan! Hari ini kita akan merenungkan tentang bersandar kepada Tuhan. Dalam hidup ini, kita sering menghadapi berbagai tantangan, masalah, dan tekanan. Kadang-kadang, kita merasa cemas, khawatir, atau bahkan takut menghadapi masa depan. Namun, dalam Mazmur 62:6-9, kita diajak untuk bersandar kepada Tuhan yang memberikan ketenangan dan keamanan sejati.

Kata “tenang” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti aman, tenteram, dan damai. Ketenangan ini bukan hanya soal keadaan di luar, tetapi lebih kepada kedamaian batin dan kepercayaan diri yang datang dari hubungan kita dengan Tuhan. Pemazmur dalam Mazmur 62 mengajarkan bahwa ketenangan sejati hanya bisa kita peroleh saat kita berharap kepada Tuhan.

Kita mungkin sering mendengar bahwa dunia menawarkan berbagai macam kesenangan, kenyamanan, dan kebahagiaan. Tetapi semua itu hanya sementara. Ketika kita bersandar pada hal-hal duniawi, seperti popularitas, harta, atau prestasi, pada saat itu juga kita rentan merasa cemas ketika semuanya tidak berjalan sesuai harapan. Namun,

1. Letakkan Pengharapanmu kepada Tuhan

Mazmur 62:6 mengatakan, “Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku.”
Ini adalah pengingat bagi kita bahwa pengharapan kita harus tertuju kepada Tuhan, bukan kepada hal-hal duniawi. Sebagai remaja, kita sering berharap banyak dari teman, keluarga, atau bahkan pencapaian kita. Namun, pengharapan sejati hanya bisa ditemukan di dalam Tuhan.

Ketika kita berharap kepada Tuhan, kita seperti meletakkan sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita. Sauh inilah yang menjaga kita tetap teguh ketika angin masalah datang menghantam hidup kita. Ibrani 6:19 menyebut pengharapan sebagai sauh yang kuat dan aman. Artinya, saat kita bersandar kepada Tuhan, kita tidak mudah terombang-ambing oleh berbagai kesulitan. Kita tetap bisa merasa tenang karena kita tahu bahwa Tuhan selalu memegang kendali.

2. Pengharapan yang Dibentuk Sejak Muda

Mazmur 71:5 mengingatkan kita, “Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya Allah.”
Rekan-rekan, penting sekali bagi kita untuk mulai membentuk pengharapan kita kepada Tuhan sejak muda. Saat kita masih remaja, inilah saat yang tepat untuk membangun hubungan yang kuat dengan Tuhan. Jika kita sudah terbiasa bersandar kepada Tuhan sejak muda, kita akan lebih siap menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan. Ketika kita terus berharap kepada Tuhan, hidup kita akan selalu terarah kepada-Nya, bahkan hingga masa tua nanti. Tuhan adalah sumber kekuatan dan penghiburan kita di setiap tahap kehidupan.

3. Fokuskan Pengharapanmu kepada Tuhan

Di zaman sekarang, dunia menawarkan banyak hal yang menarik perhatian kita. Media sosial, popularitas, gaya hidup, dan kesuksesan duniawi seringkali menggoda kita untuk mengalihkan fokus dari Tuhan. Namun, 1 Petrus 1:21 mengingatkan kita untuk selalu memfokuskan pengharapan kita kepada Tuhan: “Oleh Dialah kamu percaya kepada Allah, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan yang telah memuliakan-Nya, sehingga imanmu dan pengharapanmu tertuju kepada Allah.”

Kita harus waspada terhadap godaan dunia yang hanya memberikan pengharapan sementara. Kenyamanan dunia mungkin terlihat menyenangkan, tetapi hanya Tuhan yang bisa memberikan ketenangan dan kedamaian yang abadi. Saat kita fokus kepada Tuhan, hidup kita menjadi lebih seimbang, dan kita bisa menjalani kehidupan sesuai dengan kehendak-Nya.

Rekan-rekan, dalam segala keadaan, bersandarlah kepada Tuhan. Mungkin ada saat-saat di mana kita merasa lemah, bingung, atau bahkan kecewa. Tetapi Tuhan selalu siap menolong kita. Dia adalah gunung batu kita, benteng keselamatan kita, tempat perlindungan kita. Ketika kita bersandar kepada-Nya, kita tidak akan mudah goyah.

Tidak peduli apa pun masalah yang kita hadapi—entah itu masalah di sekolah, di rumah, atau dalam pergaulan—Tuhan selalu ada untuk memberikan kita kekuatan. Teruslah berdoa, berharap, dan bersandar pada-Nya. Tuhan selalu setia dan tidak pernah meninggalkan kita.

Rekan-rekan, bersandar kepada Tuhan adalah kunci untuk mendapatkan ketenangan, kedamaian, dan ketentraman dalam hidup kita. Dunia ini penuh dengan godaan dan masalah yang bisa membuat kita cemas dan takut, tetapi ketika kita berharap kepada Tuhan, kita bisa merasa tenang. Pengharapan kita kepada Tuhan adalah sauh yang kuat, yang membuat kita tidak mudah terombang-ambing oleh kesulitan hidup.

Tuhan Yesus adalah gunung batu kita, keselamatan kita, dan benteng kita. Bersandarlah selalu kepada-Nya!

Tuhan Yesus memberkati!

AH – SCW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *