Elohim Ministry anak “BERSYUKUR ATAS KEBAIKAN TUHAN YANG TAK TERBATAS”

“BERSYUKUR ATAS KEBAIKAN TUHAN YANG TAK TERBATAS”



Renungan Harian Anak, Jumat 03 Januari 2025

Syalom, adik-adik Elohim Kids! Bagaimana kabar adik-adik hari ini? Semoga semuanya sehat dan penuh sukacita! Sebelum kita memulai hari dengan segala aktivitas, yuk kita merenungkan kebenaran Firman Tuhan tentang betapa pentingnya bersyukur atas kebaikan Tuhan yang tak terbatas.

Adik-adik, kakak ingin bercerita sebuah kisah tentang seorang pria yang bermimpi sedang berjalan bersama Tuhan di sepanjang pantai. Dalam perjalanan itu, ia melihat jejak kaki di pasir—dua pasang jejak. Satu pasang adalah jejak kakinya, dan satu pasang lagi adalah jejak kaki Tuhan. Tetapi ketika pria itu melihat ke belakang, ia menyadari sesuatu. Pada saat-saat yang paling sulit dan menyedihkan dalam hidupnya, hanya ada satu pasang jejak kaki di pasir. Ia pun merasa kecewa dan bertanya kepada Tuhan,

“Tuhan, Engkau pernah berkata bahwa Engkau selalu menyertai aku. Tapi mengapa justru di saat-saat yang paling sulit, Engkau meninggalkanku? Padahal aku sangat membutuhkan-Mu!” Dengan lembut Tuhan menjawab, “Anakku, Aku tidak pernah meninggalkanmu. Saat engkau melihat hanya satu pasang jejak kaki, itu bukan karena Aku meninggalkanmu, tetapi karena Aku sedang menggendongmu melalui masa-masa sulit itu.”

Adik-adik, bukankah cerita ini indah sekali? Tuhan selalu menyertai kita, bahkan di saat kita merasa sendirian. Sekarang kita berada di awal tahun baru, tahun 2025. Mungkin bagi sebagian dari kita, pergantian tahun terasa seperti sesuatu yang biasa saja. Siang dan malam terus berganti, begitu juga hari, minggu, dan bulan. Namun, bagi kita yang percaya kepada Tuhan, pergantian tahun adalah momen istimewa. Tahun yang telah berlalu memberikan banyak pelajaran dan pengalaman. Sementara tahun yang baru ini adalah kesempatan untuk harapan dan rencana yang lebih baik. Sebagai anak-anak Tuhan, mari kita melihat pergantian waktu ini dengan mata iman.

Waktu yang Tuhan berikan adalah anugerah. Tuhan ingin kita mengisi setiap waktu dengan hal-hal baik, untuk kebaikan diri kita, sesama, dan untuk memuliakan nama-Nya. Seperti pria dalam cerita tadi, kita diajak untuk melihat kembali apa yang sudah terjadi di tahun yang lalu. Kita bisa mengingat peristiwa-peristiwa dalam hidup kita—baik yang menyenangkan maupun yang sulit. Dari situ, kita bisa belajar untuk:

1. Mengucap syukur atas semua kebaikan Tuhan. Bahkan di masa-masa sulit, Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.

2. Mau untuk belajar terbuka untuk dinilai dan mengevaluasi diri. Apakah kita sudah hidup sesuai kehendak Tuhan? Apa yang bisa kita perbaiki di tahun yang baru?

3. Melihat masa depan dengan penuh harapan. Kita percaya bahwa Tuhan sudah menyediakan rencana yang luar biasa untuk kita di tahun 2025.

Firman Tuhan dalam 1 Tesalonika 5:18 berkata,
“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”

Adik-adik, Tuhan ingin kita bersyukur dalam segala keadaan—saat senang maupun sedih. Mengapa? Karena Tuhan adalah Allah yang setia. Dia selalu menyertai kita, menjaga kita, dan memimpin kita.

Komitmen Tahun Baru 2025

Di tahun yang baru ini, mari kita berkomitmen untuk selalu:

Selamat Tahun Baru 2025, adik-adik! Tetaplah bersyukur karena Tuhan Yesus selalu menyertai kita. 😊🙏

IDE – YC

1 thought on ““BERSYUKUR ATAS KEBAIKAN TUHAN YANG TAK TERBATAS””

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *