Elohim Ministry anak “Bukti Sebagai Anak Allah”

“Bukti Sebagai Anak Allah”



Renungan Harian Anak, Selasa 19 November 2024

Selamat pagi, adik-adik Elohim Kids! Bagaimana kabarnya hari ini? Kakak berharap adik-adik semua dalam keadaan sehat, penuh semangat, dan siap menjalani aktivitas sepanjang hari ini. Sebelum memulai hari ini, yuk kita belajar bersama tentang Bukti Sebagai Anak Allah.

Adik-adik, tahukah kalian bahwa kita semua adalah anak-anak Allah? Ya, kita menjadi anak-anak Allah karena kita telah ditebus, bukan dengan emas atau perak, tetapi dengan darah Yesus Kristus yang sangat berharga. Darah Yesus telah membebaskan kita dari dosa yang mengikat kita, dosa yang tidak bisa kita lepaskan sendiri. Sekarang kita menjadi milik Allah, dan itu adalah hal yang sangat istimewa!

Bagaimana Membuktikan Diri Sebagai Anak Allah?
Nah, jika kita adalah anak-anak Allah, bagaimana kita membuktikannya? Apakah kita perlu menunjukkan kartu identitas seperti KTP, KK, atau kartu lainnya? Tentu tidak. Bukti sebagai anak Allah tidak dapat dilihat melalui kartu identitas, tetapi melalui hidup kita sehari-hari, melalui perbuatan dan tingkah laku kita.

Dalam Matius 7:15-17, Tuhan Yesus mengajarkan kita tentang pengajar-pengajar sesat. Tuhan mengatakan bahwa kita bisa mengenali mereka dari “buahnya.” Sama seperti pohon yang baik akan menghasilkan buah yang baik, demikian juga hidup kita sebagai anak-anak Allah seharusnya menghasilkan “buah” yang baik. Buah itu adalah hasil dari perbuatan kita sehari-hari, yang bisa dilihat oleh orang lain di rumah, di sekolah, di lingkungan, dan saat bermain bersama teman-teman.

Apa Itu Buah Roh? Rasul Paulus dalam Galatia 5:22-23 menjelaskan tentang buah roh, yaitu hasil-hasil yang baik yang dihasilkan dari hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus. Buah Roh itu adalah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Misalnya, ketika kita memiliki kasih, kita akan memperlakukan orang lain dengan baik, seperti menolong teman yang kesusahan atau menghibur teman yang sedang sedih. Ketika kita sabar, kita tidak mudah marah, meskipun situasi di sekitar kita tidak sesuai keinginan kita. Semua ini adalah buah-buah yang baik yang menunjukkan bahwa kita adalah anak-anak Allah.

Ingatlah, adik-adik, orang di sekitar kita akan mengenali kita sebagai anak-anak Allah bukan dari apa yang kita katakan, tetapi dari apa yang kita lakukan. Jadilah teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian, seperti yang diajarkan oleh Rasul Paulus dalam 1 Timotius 4:12.

Ayat Hafalan:

“Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya.”—1 Timotius 4:12a

Komitmenku hari ini:

Adik-adik, mari kita tunjukkan bahwa kita adalah anak-anak Allah melalui hidup kita sehari-hari.

Tuhan Yesus memberkati! 😊

Mik – KCP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *