Elohim Ministry anak “Cintailah Kebenaran”

“Cintailah Kebenaran”



Renungan harian Anak, Rabu 20 November 2024

Syalom adik-adik Elohim Kids! Bagaimana kabarnya hari ini? Kakak harap adik-adik semua dalam keadaan sehat, penuh semangat, dan siap menjalani hari ini dengan suka cita. Sebelum kita memulai aktivitas, yuk kita merenungkan firman Tuhan tentang mencintai kebenaran.

Adik-adik, pernah dengar kisah tentang orang buta yang disembuhkan Yesus Dalam Injil Yohanes pasal 9? Setelah orang buta itu dapat melihat, ada orang-orang Farisi yang mencoba membuatnya ragu. Mereka berkata bahwa Yesus adalah orang yang tidak benar, bahkan seorang pendosa. Tapi tahu tidak, orang buta yang telah disembuhkan itu tidak mau percaya pada omongan mereka. Dengan yakin ia berkata bahwa tidak mungkin Allah memakai Yesus kalau Dia adalah orang berdosa. Perkataannya ini membuat orang-orang Farisi terdiam.

Apa yang kita pelajari dari kisah ini? Orang buta ini tetap memegang teguh kebenaran meskipun ada banyak orang yang mencoba membuatnya ragu. Ia tidak terpengaruh oleh omongan yang tidak benar, karena ia tahu siapa Yesus dan apa yang telah Yesus lakukan untuknya.

Adik-adik, dalam kehidupan sehari-hari, kita juga sering dihadapkan pada situasi yang serupa. Mungkin kita tidak berhadapan dengan orang Farisi, tapi kita bisa mendengar kabar-kabar tidak benar, gosip, atau bahkan dipengaruhi untuk melakukan hal yang salah. Misalnya, saat di sekolah ada teman yang menyebarkan cerita buruk tentang orang lain. Mungkin ada dorongan untuk ikut-ikutan, tapi sebagai anak Tuhan, kita harus memilih untuk mencintai kebenaran. Kita tidak boleh ikut menyebarkan kabar yang belum tentu benar atau menyakiti hati orang lain dengan kata-kata kita.

Mengapa Harus Mencintai Kebenaran? Adik-adik, Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk hidup dalam kebenaran karena itu adalah jalan yang membawa kita kepada kebahagiaan sejati. Ketika kita hidup dalam kebenaran, hidup kita menjadi terang bagi orang lain. Orang-orang di sekitar kita akan melihat perbuatan baik kita dan memuliakan nama Tuhan. Ingat, mencintai kebenaran tidak hanya tentang bersikap benar di depan orang lain, tetapi juga tentang jujur kepada diri sendiri dan kepada Tuhan. Jangan sampai kita mendengarkan kebohongan atau hoax seperti yang dilakukan orang Farisi kepada orang buta tadi.

Bagaimana Kita Bisa Mencintai Kebenaran? Mendengar Firman Tuhan: Semakin sering kita mendengarkan Firman Tuhan, semakin kita tahu mana yang benar dan mana yang salah. Berani berkata jujur: Jangan takut untuk berkata jujur, meskipun kadang kebenaran itu tidak disukai orang lain. Kemudian belajarlah untuk menjauhi gosip dan berita bohong: Jangan mudah percaya pada semua yang kita dengar, tetapi cek dulu kebenarannya.

Ayat Hafalan

Amsal 17:4 “Orang yang berbuat jahat memperhatikan bibir jahat, seorang pendusta memberi telinga kepada lidah yang mencelakakan.”

Komitmenku Hari ini

Tuhan Yesus memberkati

ID – GCT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *