Elohim Ministry umum “Dan pergunakanlah waktu yang ada”

“Dan pergunakanlah waktu yang ada”



Renungan Harian Rabu, 09 Juli 2025

Ayat Pokok : Efesus 5:16  “dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.”

Syalom… Selamat pagi bapak, ibu dan saudsra yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus. Setiap kita pasti familiar dengan slogan “time is Money”. Orientasi dari slogan ini adalah uang sebagai hasil dari penggunaan waktu. Time is money [waktu adalah uang] dicetuskan oleh Benjamin Franklin yang nenekankan pada pentingnya menggunakan waktu secara bijaksana untuk menghasilkan uang. Dan slogan ini sangat sangat populer dikalangan pengusaha dan pekerja. Kenapa demikian??? Karena dalam dunia kerja dan usaha waktu adalah sumber daya yang berharga. Setiap jam yang terbuang sia-sia berarti potensi pendapatan yang hilang. 

Pertanyaan yang perlu kita renungkan adalah Waktu yang berharga atau Uang yang lebih berharga??? Ada yang punya WAKTU, tetapi‎ ia tak punya uang,‎ Sementara ada yang punya uang banyak, ‎tapi ia hampir tidak punya WAKTU, ‎sebab yg di kejar hanya uang.

Banyak orang berbicara tentang uang,‎ karena setiap orang memerlukan uang. Uang dipakai dalam banyak hal, itulah sebabnya banyak orang perlu uang dan banyak orang yang mengejar uang sedemikian rupa.  Apakah ada yang salah dengan uang??? Sebenarnya uang tidak salah, karena uang merupakan alat bantu yang sangat efektif yang dapat dipergunakan dalam banyak hal.

Uang juga dapat digunakan sebagai penunjang kegiatan pelayanan, membantu mereka yang membutuhkan dan banyak hal lainnya. Namun, uang juga bisa menjadi sumber masalah jika disalahgunakan atau menjadi tujuan utama dalam pelayanan bahkan dalam kehidupan. Alkitab menyatakan bahwa orientasi uang sebagai tujuan utama dalam kehidupan tidak memberikan kebahagiaan.

Dalam Pengkhotbah 5: 9-13, 16, dituliskan demikian; “Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Ini pun sia-sia. Dengan bertambahnya harta, bertambah pula orang-orang yang menghabiskannya.  Dan apakah keuntungan pemiliknya selain dari pada melihatnya? Enak tidurnya orang yang bekerja, baik ia makan sedikit maupun banyak; tetapi kekenyangan orang kaya sekali-kali tidak membiarkan dia tidur. Ada kemalangan yang menyedihkan kulihat di bawah matahari: kekayaan yang disimpan oleh pemiliknya menjadi kecelakaannya sendiri. Dan kekayaan itu binasa oleh kemalangan, sehingga tak ada suatu pun padanya untuk anaknya.  Malah sepanjang umurnya ia berada dalam kegelapan dan kesedihan, mengalami banyak kesusahan, penderitaan dan kekesalan.

Rasul Paulus menasehati Timotius demikian [1 Timotius 6:10] “Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.”

Ada hal lain dalam hidup yang juga penting dari hanya sekedar mencari uang banyak, karena fokus mencari uang saja akhirnya akan kehilangan banyak waktu untuk hal lainnya, seperti keluarga dan orang-orang penting yang ada di sekitar kita. Tak hanya sekedar mencari uang, namun‎ menciptakan persahabatan, ‎menjalin  persaudaraan, ‎menjaga kesehatan, ‎bersyukur atas berkat dan rahmat TUHAN yang telah di miliki.

Ada WAKTU untuk mencari uang.‎
Ada WAKTU untuk diri sendiri,‎ misalnya berolah raga atau menyalurkan hobi (baca buku, mendengarkan musik, dan sebagainya),‎
Ada WAKTU untuk keluarga dan menciptakan suasana gembira.
Ada WAKTU untuk bermasyarakat,.
Ada WAKTU juga untuk TUHAN dengan Berdoa dan Bersyukur selalu.

Ini menunjukkan bahwa perlu ada pembagian WAKTU dengan bijaksana karena sifat waktu yang berharga dan terbatas bagi manusia. Waktu harus dihargai dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya karena jika telah digunakan, waktu tidak dapat diperoleh kembali.

Dengan sekian banyak pembagian WAKTU, ‎menjadi seni dalam hidup yaitu dengan  mengisinya dengan banyak kegiatan yang bisa menjadi manfaat bagi diri sendiri dan orang lain tanpa harus meninggalkan tanggung jawab kita. Hidup akan terasa hidup kalau kita bisa menata, mengatur dan membagi waktu dengan bijaksana.

Pemazmur mengatakan; “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.” [Mazmur 90:12]

Dalam kerendahan hati pemazmur menaikan doa yang menyiratkan keterbukaannya pada didikan Tuhan dalam pengelolaan waktu. Karena menyadari keterbatasan manusia dalam kaitan dengan waktu yang terus berjalan sehingga memperoleh hati yang bijaksana yang dapat memberikan makna pada hidup dan manfaat bagi orang lain.

Saatnya bagi kita untuk sadar dan dengan kerendahan hati memohon hikmat dan tuntunan Tuhan agar waktu yang Tuhan berikan dapat kita pergunakan dengan  sebaik-baiknya dan tidak terbuang dengan percuma.

Tuhan Memberkati.

DS

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

2 thoughts on ““Dan pergunakanlah waktu yang ada””

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *