Elohim Ministry umum Dia adalah Pribadi yang Baik

Dia adalah Pribadi yang Baik



Renungan Harian, Sabtu 20 Januari 2024

Nats: Kejadian 1:1-5

Saudara-saudara yang terkasih dalam Kristus, dari nats yang sudah kita baca dalam  Kejadian 1 ini, kita melihat Tuhan mau dan mampu keadaan yang kelam menjadi indah dan terang benderang. Sebagaimana pohon yang baik akan selalu menghasilkan  buah yang baik demikian pulalah dengan diri Allah. Karena Dia adalah pribadi yang baik, itu sebabnya Ia selalu bekerja dengan maksud yang baik serta bersedia mengubah keadaan yang buruk sehingga menjadi baik.

            Selain itu, karena Dia adalah pribadi yang mahakuasa sehingga ia juga sanggup mewujudkan niatanNya yang baik itu tanpa ada apapun juga yang mampu menghalangi diriNya. Oleh sebab itu walaupun semua yang ada di dunia bersifat merosot, namun Allah sanggup membaliknya menjadi lebih indah daripada sebelumnya.

Hal ini antara lain nampak dari karyaNya di dalam menciptakan alam semesta sebagaimana yang ditulis di dalam Kejadian 1. Sejak dari hari pertama Ia menjadikan semuanya lebih baik daripada sebelumnya. Dari ketidak teraturan Ia menata semuanya menjadi serba teratur, dari kekosongan Ia mengisinya dengan keindahan. Hal yang sama juga Dia lakukan atas diri kita Ia menebus kita dari kehidupan  yang berantakan dan tanpa masa depan, Ia membuka lembaran yang baru bagi hidup kita sesuai dengan rencanaNya.

            Singkat kata, Ia mau dan mampu mengubah keadaan yang porak poranda menjadi tertata, serasi dan lebih indah daripada sebelumnya. Demikian pula, seperti dalam

Yeremia 18:4, Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya.

            Allah adalah Tukang periuk yang piawai, dan kita tanah liatnya. Dia berdaulat dan sanggup memakai apa yang diciptakan-Nya untuk menghancurkan kejahatan sekaligus menciptakan keindahan di dalam kita.

Allah dapat membentuk kita sekalipun kita rusak atau hancur. Dialah Tukang periuk yang ulung, yang sanggup dan mau menciptakan bejana baru dan berharga dari kepingan diri kita yang hancur. Allah tidak menganggap kehidupan lama, kesalahan, dan dosa masa lalu kita sebagai bahan yang tak dapat dipakai kembali. Dia memungut kepingan-kepingan hidup kita dan membentuknya kembali menurut rancangan yang terbaik di mata-Nya.

Tuhan Memberkati

EW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *