Renungan Harian Youth, Selasa 12 November 2024
Mazmur 143:7-8 Jawablah aku dengan segera, ya TUHAN, sudah habis semangatku! Jangan sembunyikan wajah-Mu terhadap aku, sehingga aku seperti mereka yang turun ke liang kubur.
Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, sebab kepada-Mulah aku percaya! Beritahukanlah aku jalan yang harus kutempuh, sebab kepada-Mulah kuangkat jiwaku.
Halo rekan-rekan youth yang dikasihi Tuhan! Pernahkah Rekan-rekan merasa hidup ini berjalan begitu saja? Semua terasa datar, tanpa gairah dan inspirasi. Setiap hari rasanya sama, tidak ada sesuatu yang membuat hati kita bersemangat. Dalam keadaan seperti ini, kita mungkin masih melakukan kegiatan, baik secara jasmani maupun rohani, tetapi hati terasa kosong dan jenuh. Ternyata, perasaan ini bukan hal baru. Bahkan, Raja Daud, seorang pahlawan iman, pernah merasakan hal yang sama.
Dalam Mazmur 143:7-8, Daud dengan jujur mengungkapkan hatinya kepada Tuhan. Ia merasa jiwanya seperti tanah yang kering, haus akan pertolongan Tuhan. Daud sedang dikejar oleh musuh yang mengancam jiwanya, dan ia menyadari bahwa hanya Tuhanlah yang dapat menyegarkan dan memberinya kekuatan untuk menjalani hidup.
“Aku teringat kepada hari-hari dahulu kala, aku merenungkan segala pekerjaan-Mu, aku memikirkan perbuatan tangan-Mu.”
Di saat-saat seperti ini, kita bisa belajar dari apa yang Daud lakukan ketika ia merasa tertekan dan semangatnya hampir padam.
1. Datang Kepada Tuhan dengan Kejujuran
Daud tidak menyembunyikan perasaannya. Ia dengan jujur berkata kepada Tuhan bahwa semangatnya sedang pudar dan ia membutuhkan pertolongan. Di ayat 6, Daud berkata, “Aku menadahkan tanganku kepada-Mu, jiwaku haus kepada-Mu seperti tanah yang tandus.” Teman-teman, ketika hati kita merasa kering dan lelah, kita juga bisa datang kepada Tuhan dan mengungkapkan perasaan kita dengan jujur. Tuhan selalu mendengarkan kita, dan Dia ingin kita berbicara kepada-Nya tentang segala pergumulan kita.
2. Mengingat Kebaikan Tuhan di Masa Lalu
Di ayat 5, Daud merenungkan kembali semua pekerjaan Tuhan dan perbuatan tangan-Nya di masa lalu. Ia mengingat semua pertolongan, berkat, dan keajaiban yang Tuhan lakukan sebelumnya. Hal ini membuat Daud teringat bahwa Tuhan yang menolongnya di masa lalu adalah Tuhan yang sama, yang setia dan akan tetap bersamanya di masa sekarang. Ketika kita merasa jenuh dan lelah, mari ingat lagi semua kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Renungkan saat-saat ketika Tuhan pernah menolong kita, menguatkan kita, atau memberi kita sukacita. Ini akan mengingatkan kita bahwa Tuhan selalu ada dan akan tetap setia menolong kita di saat-saat sulit.
3. Memohon Tuntunan dan Kekuatan Baru dari Tuhan
Dalam Mazmur 143:8, Daud berdoa agar Tuhan menunjukkan jalan yang benar dan memimpin hidupnya. Ia ingin tahu kehendak Tuhan agar tidak salah melangkah. Di pagi hari, kita bisa berdoa seperti Daud, meminta Tuhan untuk memberikan semangat baru dan menunjukkan jalan yang sesuai dengan kehendak-Nya.
Yesaya 57:10 menguatkan kita dengan berkata, “Oleh perjalananmu yang jauh engkau sudah letih lesu, tetapi engkau tidak berkata: “Tidak ada harapan!” Engkau mendapat kekuatan yang baru, dan sebab itu engkau tidak menjadi lemah.” Ayat ini mengingatkan bahwa Tuhan sanggup memberikan kekuatan baru, yang membuat kita tidak lelah dan putus asa.
4. Menyadari Bahwa Tuhan Bisa Membangkitkan Semangat Hidup Kita Kembali
Kadang kita merasa tidak ada lagi yang membuat hidup ini menyenangkan. Tapi percayalah, Tuhan punya banyak cara untuk menyegarkan kembali hidup kita. Dia bisa memberi kita visi dan semangat baru untuk masa depan, mengisi hati kita dengan sukacita, dan memberi kita keberanian untuk menghadapi tantangan. Kadang hidup terasa membosankan karena kita tidak tahu apa tujuan kita. Tapi percayalah, Tuhan memiliki rencana indah untuk setiap kita. Ketika kita merasa kehilangan arah, kita bisa berdoa dan meminta Tuhan menunjukkan jalan yang harus kita tempuh. Tuhan berjanji bahwa Dia akan menuntun kita ke jalan yang benar sesuai dengan kehendak-Nya.
Belajarlah untuk tetap Bersyukur, bahkan dari hal yang terkecil. Mungkin kita sering lupa bahwa ada begitu banyak hal kecil yang bisa kita syukuri setiap hari. Udara yang kita hirup, kesempatan untuk belajar, teman-teman yang ada di sekitar kita—semua ini adalah anugerah dari Tuhan. Dengan selalu bersyukur, kita akan merasa lebih segar dan bahagia karena kita melihat kebaikan Tuhan dalam hidup kita.
Rekan-rekan Youth, saat kita merasa hidup ini tidak ada arah dan harapan, datanglah kepada Tuhan dengan hati yang jujur. Percayalah bahwa Tuhan mampu mengembalikan semangat kita yang pudar dan memberi harapan baru. Ketika kita bangun di pagi hari, bersyukurlah dan mintalah Tuhan untuk menyegarkan hati kita, memberi kita kekuatan, dan menuntun langkah kita hari itu.
“Ketika jiwa terasa lelah dan hidup terlihat kosong, ingatlah bahwa Tuhan selalu siap menyegarkan kembali hati kita dan memberi kita kekuatan untuk melangkah.”
Sama seperti Daud yang datang kepada Tuhan dengan penuh kerinduan, kita juga bisa melakukan hal yang sama. Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, dan Dia akan selalu memberi kita kekuatan untuk bangkit dan melangkah maju.
Saya berdoa kiranya renungan hari ini menguatkan teman-teman semua!
Tuhan Yesus memberkati!
AH – DOT