Elohim Ministry youth GREAT ESCAPE

GREAT ESCAPE



Renungan Harian Youth, Senin 24 November 2025

https://open.spotify.com/episode/52Xs0j5C2ZtVvab2wnIPgI?si=qDUh74uXQ0yjvc_pUgKsmg

Pada awal dekade 1930-an, Cleo McVicker menciptakan sebuah produk yang dapat digunakan sebagai pembersih wallpaper. Di masa itu, sebagian besar rumah menggunakan pemanas dari batu bara, dan itu menyebabkan dinding rumah tertutup dengan jelaga. Produk yang ditemukan Cleo dapat digulirkan di atas wallpaper untuk mengangkat kotoran tersebut. Memang pembersih tersebut tidak pernah menjadi populer, tetapi puluhan tahun kemudian, seorang guru menggunakan produk buatan Cleo di kelasnya untuk membuat ornamen-ornamen Natal. Dari situ lahirlah sebuah perusahaan baru, yaitu Rainbow Crafts, dan pembersih wallpaper itu dibentuk dan dipakai ulang menjadi mainan anak-anak yang diberi nama “Play-Doh.”

Pada 1956 Joseph dan Noah mendirikan Rainbow Crafts Company Inc. untuk memproduksi dan menjual Play-Doh, nama produk yang ramah anak yang diusulkan oleh Zufall dan suaminya Bob.  Inilah penemuan Play Doh. Sebelum ditemukannya Play Doh, mainan ini merupakan semacam produk pembersih kertas dinding.  Mainan Pemodelan Sulit, Sebelum Ditemukannya Play Doh

3R adalah singkatan dari Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan Kembali), dan Recycle (Mendaur Ulang). Prinsip ini bertujuan untuk mengelola sampah dengan cara mengurangi limbah sejak awal, menggunakan kembali barang yang masih layak pakai, dan mengolah sampah menjadi produk baru untuk meminimalkan limbah dan menghemat sumber daya alam. 

Kita mengenal proses ini sebagai bentuk melestarikan lingkungan. untuk masa kini dan masa yang akan datang… ini upaya kita supaya sampah2 semakin bisa dikendalikan dan ada sesuatu yang berguna dan berdampak. Ada kebermanfaatan yang dihasilkan dari sesuatu yang dibuang, yang kemudian ditemukan dan dibentuk kembali. 

Sama halnya dengan kondisi setiap manusia; luka hati,Yang tidak dipulihkan seperti sebuah tumpukan sampah yang terus ditumpuk di dalam diri kita…hasilnya pasti ada kemarahan, kecewa, dan pemberontakan. Masing-masing dari kita punya pengalaman berbeda, proses yang berbeda; tapi rasa sakitnya sama (jika itu menyangkut luka dalam hati), Jika dibawah kepada ranah rohani;

Kita memahami ini adalah pembentukan dari Tuhan… walaupun diwarnai dengan banyak sekali pertanyaan… mengapa??

Satu kisah terkenal dalam Alkitab,tentang sebuah pemulihan dan perubahan seseorang yang adalah hasil dari merespon pembentukan yang Tuhan kerjakan adalah kisah Yusuf. Kisah Yusuf, sering dikaitkan dengan integritas seseorang yang cinta kepada Tuhan, tentang sebuah visi di masa depan; seorang anak kesayangan ayahnya yang dijual oleh saudara-saudaranya. Kita mengingat kisah dalam Alkitab tentang Yusuf dan “jubah yang maha indah” miliknya mendatangkan iri hati yang timbul dalam diri saudara-saudaranya.

Dibuang, Difitnah, Dilupakan kemudian dipulihkan

Sewaktu masih muda, Yusuf adalah seorang gembala sederhana dan dijual sebagai budak oleh saudara-saudaranya. Namun, Allah memimpin Yusuf melewati berbagai kesulitan besar hingga akhirnya ia ditempatkan di jajaran tertinggi dalam pemerintahan. Pada akhirnya, Yusuf dibentuk dan “digunakan ulang” sebagai “penguasa atas seluruh Mesir” (Kej. 45:26 BIMK).

Allah membawa Yusuf kepada sebuah “Great Escape”

Mengapa Yusuf mengatakan bahwa Allah yang mengutus dia ke Mesir? Tentu Yusuf sadar bahwa saudara-saudaranyalah yang menjualnya karena ia juga mengatakan demikian. Namun, di balik itu Yusuf percaya bahwa Allah yang adalah “penyebab utama” dari segala sesuatu, memakai iri hati saudara-saudaranya sebagai sarana bagi Yusuf untuk tiba di Mesir sebelum kelaparan terjadi dan menyelamatkan banyak orang.

Keyakinan inilah yang sepertinya membuat Yusuf dapat mengampuni saudara-saudaranya dan bahkan bersedia memelihara kehidupan semua saudaranya.  

Yusuf mencium semua saudaranya itu dengan mesra dan ia menangis sambil memeluk mereka. –Kejadian 45:15

Yusuf pun menangis keras-keras karena ia tidak lagi mampu menahan hatinya saat melihat saudara-saudaranya yang telah menjualnya itu kini berdiri tepat di hadapannya. Karena kerinduan yang begitu dalam pada Benyamin, adik kandungnya, Yusuf memeluknya sambil menangis, demikian pula Benyamin kepadanya. Di kesempatan sebelumnya, Yusuf menangis tersedu-sedu karena melihat Yehuda memohon-mohon agar Benyamin tidak ditahan, supaya tidak menimbulkan penderitaan bagi Yakub ayahnya. Kini, ia menangis serta memeluk satu per satu saudaranya yang dahulu ingin menyingkirkannya itu. Yusuf menangis bukan karena mengingat kejahatan semua saudaranya itu, ia menangis karena menyaksikan kebaikan Tuhan di balik semua peristiwa pahit yang selama ini dilewatinya.

Pemulihan akan membawa seseorang mengerti tujuan Tuhan dalam hidupnya.

Dalam skala yang jauh lebih besar, Allah memiliki cara-Nya sendiri untuk membentuk dan memakai ulang manusia. Yusuf memahami bahwa Allah sanggup mengubah kejahatan menjadi kebaikan, yakni keselamatan hidup banyak orang (ay. 7). Kisahnya menjadi pengingat bahwa meski manusia gagal, Allah tetap bekerja untuk kebaikan mereka.

Meski demikian, Yusuf tidak dipanggil untuk berkuasa, melainkan untuk menunjukkan kebaikan, yang ia berikan kepada saudara-saudaranya dengan mengampuni mereka (ay. 15).

Jika kita percaya bahwa Allah adalah penyebab utama dari segala sesuatu, kita pun dapat bersikap seperti Yusuf dan memaafkan orang yang melakukan kesalahan kepada kita, walaupun kesalahan itu sangat menyakiti kita. Jadi, kita lebih berfokus pada tujuan Allah yang baik dalam mengizinkan hal yang buruk tersebut terjadi dalam kehidupan kita, dan tidak berfokus pada rasa sakit kita saja (bdk. Kej. 50:20).

Karena Tuhan Yesus telah memberikan kasih karunia-Nya kepada kita, kita pun dapat meneruskan kasih itu kepada orang lain. –Monica La Rose

Allah adalah penyebab utama dari segala yang terjadi. Bersiaplah untuk masuk ke dalam pengalaman “Great Escape” , Dia akan menuntun kita dengan kekuatanNya;

Amin, Tuhan Yesus Memberkati

EYC 22112025-YDK

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800

Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *