Renungan Harian Youth, 21 April 2023
Yosua 5:13-6:1-21
Kehidupan kita digambarkan seperti sebuah perjuangan dan peperangan. Ada perjuangan yang harus kita kerjakan setiap hari dan tentunya kita tidak dapat berjuang dengan kekuatan diri kita sendiri. Kita perlu pertolongan Tuhan yang akan menuntun kehidupan kita memasuki “HARI KEMENANGAN”.
HARI KEMENANGAN merupakan hari yang kita tunggu dimana dimomen inilah kita akan merayakan setiap perjuangan yang sudah kita kerjakan selama ini. Sebagai seorang pelajar ketika kita bisa melewati ujian sekolah dengan baik, memasuki perguruan tinggi, Lulus ujian skripsi, bahkan dengan menjaga masa muda kita dalam berpacaran dan kita nanti memasuki pernikahan kudus adalah juga merupakan hari kemenangan kita.
Akan ada Fase perjuangan dalam kehidupan kita namun juga akan tiba hari kemenangan itu.
Belajar dari kisah Bangsa Israel dibawah kepemimpinan Yosua yang mengalahkan Yerikho dengan tembok raksasanya, kita akan belajar bersama bagaimana prinsip-prinsip menikmati Kemenangan yang sudah Tuhan sediakan bagi kehidupan kita semuanya.
PRINSIP KEMENANGAN DIDALAM TUHAN
1. Peperangan dimenangkan dengan menyadari siapa yang memegang kendali
Setelah menerima kabar dari 2 pengintai, mempersiapkan pasukan, dan menyeberangi sungai Yordan, Yosua mempersiapkan diri. Ketika dia melihat kearah Yerikho, datanglah seorang dengan pedang ditangannya. Dapat dipastikan dia terkejut. Namun Yosua tidak menghunus pedangnya. Dia bertanya: Kawankah engkau atau lawan? Perhatikan jawaban yang diberikan. Bukan itu bukan jawaban dari pertanyaan Yosua. !
Ketika Tuhan hadir Dia tidak berpihak sebagai kawan atau lawan, Ia mengambil alih … Tuhan adalah Allah yang Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi, segala kuasa di surga dan di bumi ada dalam tangan-Nya.!
Ketika mereka maju berperang dengan kemauan dan kekuatan sendiri mereka akan mengalami kekalahan. Ketika kita tidak dipihak Tuhan tidak ada jaminan kemenangan.! Berita signifikan dari perjumpaan Yosua dan Panglima Balatentara Tuhan adalah mereka tidak berperang sendiri. !
Tuhan memberi janji kepada Yosua, Ketahuilah Aku serahkan ketanganmu Yerikho beserta rajanya dan pahlawan-nya yang gagah perkasa……. Yos 6:2. Kemenangan yang dikatakan Tuhan memakai past prefect tense artinya kemenangan itu sudah terjadi.!!! Bila kita ada dipihak Tuhan dan Tuhan yang memegang kendali walaupun kelihatannya perjuangan kita sangat berat namun kemenangan akhir sudah dijamin oleh Tuhan.
2. Cara Tuhan adalah selalu tepat (Yos 6:3-9)
Instruksi yang Tuhan berikan kepada Yosua terdengar aneh dan tidak lumrah. Yos 6:3-5 Itu bukan strategi perang yang umum. Dapat dipastikan itu tidak terdaftar dalam manual militer. Ini indikasi bahwa peperangan ini adalah milik Tuhan bukan bangsa Israel.
Ayat 11-12 jelas mencatat hal itu. Hadirat Tuhan yang memegang peran penting bukan seberapa besar jumlah pasukan tentara Israel. Setiap hari setiap kali mereka ini berjalan mengelilingi tembok yang kokoh itu, pasti terlintas dalam benak mereka betapa mustahilnya bagi mereka untuk merobohkannya tanpa Tuhan. Kemenangan hanya mungkin terjadi dengan cara Tuhan.
2 Korintus 4:7, Firman Tuhan berkata kalau kita kuat maka kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Tuhan.
3. Kemenangan menjadi milik kita jika kita tetap taat. Yosua 6:16,20
Ibrani 11:30 Karena iman maka runtuhlah tembok-tembok Yerikho setelah kota itu dikelilingi 7 hari lamanya.
Hal apa yang paling menyenangkan hati Tuhan? Hal apa yang menunjukkan rasa hormat kepada Tuhan? KETAATAN Kalau kita baca kisahnya Yosua tidak pernah memberitahu bangsa Israel berapa kali mereka harus berjalan mengelilingi tembok Yerikho. Tuhan memberi arahan kepada Yosua namun dia tidak menyingkapkan detail dari rencana Tuhan pada bangsanya. Kemenangan dan mujizat selalu terjadi setelah ada ketaatan.
Ketika kita taat walaupun kita tidak mengerti mengapa Tuhan meminta kita melakukan sesuatu pada akhirnya akan tersingkap rancangan Tuhan yang luar biasa atas hidup kita.
Mungkin banyak dari kita yang minta jawaban dari Tuhan namun ketika jawaban-Nya tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan kita segera menyerah tetapi kita akan menerima kemenangan saat kita tetap taat dan tidak menyerah.Tidak akan terjadi kemenangan jika mereka bosan mengelilingi tembok pada hari ke 6. Kita mungkin telah melakukan hal yang benar berkali- kali dan sepertinya tidak ada hasilnya. Jangan menyerah…tetap lakukan hal yang benar sampai Tuhan bertindak.
Tetaplah taat melakukan prinsip kebenaran dalam setiap aspek hidup kita…Sikap taat yang terus menerus menunjukkan iman yang tanpa limit kepada Tuhan yang kuasa-Nya tanpa batas.
Ambillah keputusan siapa yang memegang kendali dalam hidup kita
Ambillah keputusan siapa yang kita percayai walaupun bukan dengan cara kita
Ambillah keputusan untuk berdiam diri dan mendengarkan suara Tuhan
Ambillah keputusan untuk tetap taat dan tidak menyerah
Ambillah keputusan untuk hidup saat ini dengan memandang kepada kekekalan
Adm – TVP