Renungan Harian anak, Sabtu 21 September 2024
Syalom adik-adik Elohim Kids yang dikasihi Tuhan Yesus! Apa kabarnya hari ini? Kakak harap kalian semua sehat dan selalu penuh sukacita! Hari ini kita akan belajar tentang pentingnya menjaga mulut dan perkataan kita. Yuk, kita mulai dengan membaca ayat dari Amsal 18:21, “Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa yang suka menggemakannya akan memakan buahnya.” Apa maksud dari ayat ini ya? Mari kita renungkan bersama.
Adik-adik, meskipun lidah kita kecil, tapi ternyata lidah atau perkataan kita punya kekuatan yang besar, loh! Di dalam Alkitab, dikatakan bahwa “hidup dan mati dikuasai oleh lidah”, yang berarti perkataan kita bisa membawa kebaikan atau keburukan. Kita bisa menggunakan mulut kita untuk hal yang baik, seperti memuji Tuhan, mengucapkan terima kasih, dan memberi semangat kepada teman. Tapi, jika kita tidak hati-hati, mulut kita juga bisa digunakan untuk hal-hal yang buruk, seperti berkata kasar, menyebarkan kebohongan, atau gosip.
Apa yang Terjadi Jika Kita Tidak Menjaga Mulut? Katakanlah ada seorang anak yang suka mengatakan hal-hal yang tidak baik kepada teman-temannya. Setiap kali dia marah atau kesal, dia mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan. Akibatnya, teman-temannya merasa sedih dan menjauh darinya. Lidahnya yang tidak terjaga telah menyakiti hati orang lain. Di sisi lain, ada anak yang selalu berkata lembut, memberikan pujian, dan menguatkan teman-temannya. Anak ini memiliki banyak teman karena kata-katanya penuh dengan kasih dan kebaikan. Nah, dari sini kita bisa belajar bahwa perkataan kita punya dampak yang besar pada orang lain.
Adik-adik, kita harus belajar untuk hati-hati dalam menggunakan mulut kita. Jangan sampai kita mengucapkan kata-kata yang sia-sia atau menyebarkan berita yang tidak benar. Mengapa? Karena setiap kata yang keluar dari mulut kita akan memberikan dampak, baik itu positif atau negatif. Ketika kita mengucapkan hal-hal baik, kita seperti menanam benih kebaikan yang akan menghasilkan buah yang baik. Tapi kalau kita mengucapkan hal buruk, kita juga akan menuai akibat buruk.
Bagaimana Cara Menjaga Mulut dengan Benar?
1. Berpikir Sebelum Berbicara, Sebelum kita mengucapkan sesuatu, pikirkan dulu, “Apakah kata-kata ini baik dan membangun?” Jika jawabannya tidak, lebih baik kita diam atau mencari kata-kata lain yang lebih baik.
2. Gunakan Mulut untuk Memuji Tuhan, Salah satu cara terbaik menggunakan mulut kita adalah dengan memuji Tuhan. Setiap kali kita menyanyikan pujian atau berdoa, kita sedang menggunakan mulut kita untuk hal yang mulia dan indah.
3. Berbicara dengan Kasih, Cobalah untuk selalu berbicara dengan lembut dan penuh kasih kepada teman-teman, keluarga, atau siapa saja. Kata-kata yang penuh kasih bisa membuat orang lain merasa senang dan dihargai.
Adik-adik, hari ini kita belajar bahwa mulut kita memiliki kekuatan besar. Mari kita gunakan mulut kita untuk mengatakan hal-hal yang baik, membangun sesama, dan memuji nama Tuhan. Hindari perkataan sia-sia, gosip, atau kebohongan, karena hal itu bisa merusak hubungan kita dengan orang lain. Kita harus bisa semakin berhati-hati dalam menggunakan mulut kita dan terus belajar mengucapkan kata-kata yang baik dan penuh kasih. Tuhan memberkati kita semua!
Ayat Hafalan:
Amsal 18:21, “Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa yang suka menggemakannya akan memakan buahnya.”
Komitmenku hari ini
Aku mau berhati-hati dengan mulutku, biarlah perkataanku adalah perkataan yang baik, memuliakan Tuhan dan menjadi berkat bagi orang lain
YNP – CM
PENGUMUMAN
Jangan lupa adik-adik semuanya, untuk mengikuti ibadah Anak Elohim di Gedung Gereja ya besok hari minggu jam 8.00 … Ayo ajak teman-teman kita semuanya ya ..
“JESUS CHANGED MY LIFE” Lukas 19:1-10

Kita mau Belajar dari Kisah Zakheus yang berubah hidupnya .. Kita belajar untuk berinisiatif melakukan perubahan ke arah yang lebih baik tanpa harus diperintah. Melalui kisah Zakheus, yang hidupnya berubah setelah perjumpaannya dengan Tuhan Yesus, kita memahami bahwa Tuhan Yesus ingin kita menjadi anak yang lebih baik dari hari ke hari..
Ayo kita bersukacita Bersama memuji Tuhan dan juga yang paling penting kita belajar Firman Tuhan. Sampai jumpa besok …
Tuhan Yesus memberkati