Elohim Ministry anak “Jangan abaikan Kesempatan”

“Jangan abaikan Kesempatan”



Renungan Harian anak, Jumat 12 Juli 2024

Syalom adik-adik Elohim Kids! Apa kabar kalian hari ini? Semoga kalian semua dalam keadaan sehat dan penuh sukacita. Hari ini kita akan merenungkan Firman Tuhan yang mengingatkan kita bahwa hidup ini adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga.

Wati sangat suka bermain di taman didekat rumahnya. Suatu hari, Wati menemukan sebuah bunga yang sangat indah di taman. Bunga itu berwarna-warni dan harum sekali. Wati sangat senang melihat bunga itu setiap hari ketika ia bermain di taman. Namun, beberapa hari kemudian, Wati melihat bunga itu mulai layu dan akhirnya mati. Wati merasa sedih karena bunga yang indah itu tidak ada lagi. Ibu Wati kemudian mengingatkan Wati bahwa hidup kita juga seperti bunga di taman itu. Kita memiliki waktu yang terbatas di dunia ini, sehingga kita harus menggunakan waktu kita dengan baik.

Adik-adik, seperti bunga di taman yang hanya mekar untuk sementara waktu, hidup kita juga singkat. Oleh karena itu, kita harus memanfaatkan setiap kesempatan yang kita miliki untuk melakukan hal-hal yang baik dan berkenan di hadapan Tuhan. Tepat seperti apa yang pemazmur nyatakan dalam kitab

Mazmur 103:15-16 , Adapun manusia , hari harinya seperti rumput, seperti bunga dipadang demikianlah ia berbunga; apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia , dan tempatnya tidak mengenalnya lagi.

Adik-adik, renungan hari ini mengingatkan kita semua bahwa hidup kita sangat singkat. Kita tidak pernah tahu kapan kita akan dipanggil pulang oleh Tuhan. Tuhan memberikan kita waktu yang berbeda-beda untuk hidup di dunia ini. Ada yang hidupnya panjang, ada juga yang pendek. Di Mazmur 90:10 tertulis bahwa umur manusia bisa mencapai tujuh puluh bahkan delapan puluh tahun. Namun, tidak ada yang tahu batas usia setiap orang. Bahkan satu menit ke depan pun kita tidak tahu apa yang akan terjadi dengan hidup kita.

Di zaman modern ini, banyak hal yang bisa membuat kita menjauh dari Tuhan. Banyak hal yang lebih memikat hati kita dan menarik kita menjauh dari Tuhan. Apakah hati kita tetap setia kepada Tuhan? Apakah hati kita tetap terarah kepada Tuhan? Seberapa banyak waktu yang kita habiskan setiap hari untuk Tuhan? Untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan mengenal-Nya lebih lagi? Atau kita hanya sibuk dengan kesenangan kita sendiri, tanpa memikirkan apa yang diinginkan Tuhan?

Mari kita lebih serius dalam membaca dan mendengarkan renungan harian, juga lebih serius dalam membaca Alkitab, jangan pernah meninggalkan ibadah karena setiap hari adalah kesempatan untuk kita semakin dekat dengan Tuhan.

Ayat Hafalan

Mazmur 90 : 12. Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian , hingga kami beroleh hati bijaksana.

Komitmenku hari ini

Tuhan Yesus memberkati!

YNP – YC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *