Elohim Ministry anak “KASIH dan KEADILAN”

“KASIH dan KEADILAN”



Renungan Harian Anak, Senin 03 Maret 2025

Syalom, adik-adik Elohim Kids semuanya … Bagaimana kabarnya hari ini? Kakak berharap adik-adik semua dalam keadaan sehat dan penuh sukacita! Sebelum kita memulai aktivitas, yuk kita belajar bersama tentang Keadilan & Kasih.

Kisah Jenderal Shamila: Keadilan vs Kasih

Di awal abad ke-20, di Rusia terjadi pergolakan besar. Salah satu pemimpin revolusi bernama Jenderal Shamila memimpin gerakan untuk menggulingkan pemerintahan yang ada. Diceritakan Jenderal Shamila dikenal sebagai pemimpin yang adil dan tegas. Ia selalu menghukum setiap pelanggaran dengan setimpal, tanpa memandang siapa yang bersalah. Suatu hari, terjadi pencurian di gudang perbekalan mereka. Jenderal Shamila pun mengumumkan bahwa siapa pun pencurinya akan dihukum cambuk sebanyak 50 kali. Awalnya, tidak ada yang berani mencuri lagi, tetapi beberapa waktu kemudian pencurian terjadi lagi. Ketika pelakunya tertangkap, semua orang terkejut! Pencuri itu ternyata adalah ibu Jenderal Shamila sendiri yang sudah tua dan lemah. Jenderal Shamila menghadapi dilema Jika ia membatalkan hukuman, maka keadilannya akan dipertanyakan. Dan jika ia melaksanakan hukuman, ibunya yang sudah tua pasti akan mati.

Di hadapan semua pengikutnya, hari eksekusi pun tiba. Ibunya sudah bersimpuh lemah, siap menerima hukumannya. Tetapi ketika algojo bersiap untuk mencambuk, tiba-tiba Jenderal Shamila berteriak, “Berhenti!” Ia melepaskan jubah kebesarannya, berjalan mendekati ibunya, dan menggantikan tempatnya. Hukuman cambuk tetap dilakukan, tetapi Jenderal Shamila yang menerimanya, bukan ibunya. Setelah kejadian itu, Jenderal Shamila tetap dihormati sebagai pemimpin yang adil, tetapi ia juga menunjukkan kasih dan pengorbanan yang luar biasa.

Keadilan dan Kasih dalam Rencana Allah

Kisah Jenderal Shamila mengingatkan kita pada apa yang Tuhan Yesus lakukan untuk kita. Allah adalah Tuhan yang adil, Manusia telah jatuh dalam dosa. Upah dosa adalah maut (Roma 6:23). Karena Allah itu adil, dosa harus dihukum. Namun disisi yang lain Allah juga adalah Tuhan yang penuh kasih, Allah tidak ingin manusia binasa. Karena kasih-Nya yang besar, Allah mengirimkan Yesus untuk menggantikan hukuman dosa kita.

Tuhan Yesus mengambil tempat kita, Sama seperti Jenderal Shamila yang menggantikan ibunya menerima hukuman cambuk, Yesus menggantikan kita menerima hukuman dosa di kayu salib. Karena pengorbanan Yesus, kita tidak perlu dihukum, tetapi dapat menerima kasih dan keselamatan dari Allah.

“Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.” (1 Yohanes 3:16, TB)

Adik-adik, Allah adalah Tuhan yang adil, tetapi juga penuh kasih. Ia tidak bisa membiarkan dosa begitu saja, tetapi karena kasih-Nya, Ia mengirim Yesus untuk menggantikan kita menerima hukuman. Karena itu, mari kita hidup dalam keadilan dan kasih—menjadi anak-anak Tuhan yang jujur, adil, dan penuh kasih kepada sesama.

Ayat Hafalan:

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Yohanes 3:16

Komitmen Hari Ini:

Doa:

“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah menggantikan aku menerima hukuman dosa. Ajari aku untuk hidup dalam keadilan dan kasih, seperti Engkau. Tolong aku untuk selalu berbuat baik dan mengasihi sesama. Amin.”

Tuhan Yesus memberkati! 😊❤️

Elkids 020325 – SP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

2 thoughts on ““KASIH dan KEADILAN””

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *