Renungan harian Anak, Jumat 09 Mei 2025
đź“– Matius 22:37-40
Shalom, adik-adik yang dikasihi Tuhan! Selamat pagi! Apa kabar hari ini? Kakak berdoa semoga semuanya sehat, semangat, dan penuh sukacita. Sebelum kita mulai aktivitas hari ini, yuk kita merenungkan firman Tuhan bersama-sama!
Hukum Kasih yang Utama
Tahukah adik-adik bahwa Tuhan Yesus pernah ditanya, “Hukum manakah yang paling penting?” Lalu Tuhan Yesus menjawab, bahwa hukum yang terutama adalah mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama manusia. (Matius 22:37-40) Kalau kita benar-benar mengasihi, kita tidak akan menyakiti, membenci, atau iri kepada orang lain. Kita akan hidup dalam damai, saling tolong-menolong, dan saling menguatkan.
Kasih Allah bagi Aku dan Kamu
Allah mengasihi kita semua. Karena kasih-Nya yang besar, Allah mengutus Anak-Nya, yaitu Tuhan Yesus, ke dunia untuk menebus dosa kita (Yohanes 3:16). Tuhan Yesus adalah Allah yang menjadi manusia (Yohanes 1:1), yang rela menderita dan mati di kayu salib karena kasih-Nya kepada AKU dan KAMU. Kasih-Nya bukan karena kita baik, tetapi karena Dia begitu mengasihi.
Contoh dari Daud: Mengasihi Musuh
Adik-adik, kali ini kakak mau bercerita tentang Daud dan Saul. Saul adalah raja Israel saat itu, dan Daud adalah pemuda pilihan Tuhan yang akan menjadi raja selanjutnya. Tapi Saul menjadi iri dan marah kepada Daud, bahkan ia ingin menangkap dan membunuh Daud! Daud harus bersembunyi dan hidup melarikan diri. Namun suatu hari, saat Saul sedang berada di dalam sebuah gua, Daud memiliki kesempatan untuk membunuh Saul. Tapi tahukah adik-adik apa yang dilakukan Daud?
Daud tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Ia hanya memotong ujung jubah Saul sebagai tanda bahwa sebenarnya ia bisa saja melukai Saul, tapi ia memilih untuk tidak melakukannya. Daud berkata bahwa ia tidak akan menyakiti orang yang diurapi Tuhan, meskipun Saul berbuat jahat padanya (1 Samuel 24). Daud mengampuni Saul dan menunjukkan kasih yang tulus, bahkan kepada orang yang menyakitinya. Wah, luar biasa ya!
Kasih yang Tulus, Bukan Karena Ada Maunya
Kadang kita hanya mau mengasihi teman yang baik kepada kita. Tapi Tuhan Yesus mengajarkan untuk mengasihi semua orang, bahkan orang yang menyakiti kita. Kasih yang sejati itu tidak mencari keuntungan, tidak berkata, “Aku hanya mengasihi kamu kalau kamu baik padaku.” Tapi kita tetap mengasihi, seperti Tuhan Yesus mengasihi kita.
Apa yang Bisa Kita Lakukan Hari Ini?
- Berterima kasih atas kasih Tuhan.
- Mengasihi teman dan keluarga, bahkan saat mereka menyebalkan.
- Mengampuni orang lain, dan tidak membalas dengan kejahatan.
- Berdoa untuk orang yang pernah menyakiti kita.
Doa kita
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah lebih dulu mengasihi aku. Ajari aku untuk bisa mengasihi Engkau dan orang lain dengan tulus. Tolong aku supaya tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tapi selalu memilih kasih seperti Daud yang mengampuni Saul. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin.
Ayat Hafalan Hari Ini
Matius 22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Ingat ya adik-adik, kasih Tuhan itu untuk AKU dan KAMU. Maka kita juga harus saling mengasihi, seperti Daud yang memilih kasih, bukan balas dendam! đź’–
Tuhan Yesus memberkati
Mik – IFM
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan