Elohim Ministry umum Keluar dari Terowongan Gelap itu

Keluar dari Terowongan Gelap itu



Renungan Harian, Selasa 14 Oktober 2025

Bacaan : Kolose 1:1-14

Nats : Kolose 1:13, Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih

Syalom bapak ibu sudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus . . . . .

Selama 16 tahun John Kovacs menjadi “penghuni terowongan”. Bersama beberapa orang lainnya, John tinggal di sebuah terowongan rel kereta api bawah tanah yang tak dipakai di New York. Ketika Amtrak membeli terowongan itu dan mempersiapkannya untuk dibuka kembali, John terpaksa mencari tempat tinggal di atas terowongan.

Menurut The New York Times, Pak Kovacs menjadi orang pertama yang terpilih untuk sebuah program baru yang dirancang untuk “mengubah tunawisma menjadi penghuni rumah yang menetap”. Setelah menghabiskan sepertiga hidupnya di terowongan rel kereta api, ia meninggalkan kehidupan bawah tanahnya dan menjadi petani organik di New York bagian utara. Ia pernah berkata, “Udara di luar sini terasa lebih baik. Saya tidak akan merindukan kehidupan lama saya. Saya tak akan kembali ke sana lagi.”

Kolose 1:13 berfokus pada tindakan kasih karunia Allah yang membebaskan umat manusia dari kekuasaan kegelapan (dosa dan kuasa Iblis) dan memindahkan mereka ke dalam Kerajaan Putra-Nya yang terkasih. Ini adalah anugerah penebusan yang menyelamatkan dari kekacauan dan kesengsaraan, membawa pada kehidupan yang kudus di bawah kekuasaan Kristus.

Poin-poin Utama Renungan Kolose 1:13

Pelepasan dari Kekuasaan Kegelapan: Sebelum menerima Kristus, manusia berada di bawah kendali kuasa kegelapan (dosa dan Iblis) yang menyebabkan kebingungan, ketakutan, dan keputusasaan.

Perpindahan ke Kerajaan Anak-Nya: Melalui anugerah Allah, kita dipindahkan dari kerajaan kegelapan ke Kerajaan Anak-Nya yang terkasih. Ini adalah perubahan status, di mana kita menjadi bagian dari komunitas yang baru, berada di bawah hukum dan pemerintahan yang berbeda.

Karya Penebusan Kristus: Pelepasan dan pemindahan ini dimungkinkan oleh karya penebusan Yesus Kristus, melalui darah-Nya yang dicurahkan untuk pengampunan dosa.

Anak yang Terkasih: Kerajaan ini adalah milik “Anak-Nya yang terkasih”, menegaskan hubungan kekal antara Bapa dan Putra, serta betapa besar kasih Allah yang mewujudkan keselamatan ini.

Respons Syukur: Ayat ini mengingatkan kita akan rasa syukur yang mendalam atas kasih karunia Allah yang begitu besar, yang memulihkan dan menempatkan kita dalam kepunyaan-Nya.

Aplikasi untuk Kehidupan Sehari-hari

Bersyukur dan Berdoa: Renungkan dan syukuri karya Allah dalam hidup Anda, serta berdoalah untuk mengasihi saudara-saudari seiman karena pengampunan yang telah Anda terima.

Berpegang Teguh pada Kebenaran: Karena telah dipindahkan ke dalam Kerajaan Kristus, bertekunlah dalam iman dan jangan tergeser dari pengharapan Injil.

Bila kita dapat memandang diri sebagaimana Tuhan memandang kita, kita akan menyadari bahwa setiap anak Allah memiliki pengalaman yang serupa. Kita telah dipilih untuk meninggalkan keberadaan kita yang gelap dan sangat kotor untuk diangkat dan mendapat kehidupan dan pekerjaan yang baru. Seandainya kita dapat melihat kehidupan kita yang terdahulu sejelas John Kovacs melihat kehidupan lamanya, kita pun akan sadar bahwa tak ada yang bermanfaat dalam kegelapan, dan tak ada alasan untuk kembali ke sana.

Doa: Ya Tuhan, tolonglah kami untuk mengingat betapa nya kami ketika Engkau menemukan kami. Ampuni kami yang kadang kala ingin kembali ke terowongan bawah tanah yang gelap itu.

Tuhan memberkati

TC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *