Elohim Ministry umum Masih Ada Harapan

Masih Ada Harapan



Renungan Harian Rabu, 26 Juli 2023

Bacaan: 2Raja-raja 6:24-7:20

Bacaan Firman Tuhan panjang yang kita baca hari ini adalah kisah kemenangan yang Tuhan berikan melalui Elisa bagi Samaria. Pasal 6:24 mengatakan bahwa Benhadad membawa seluruh pasukannya untuk menghancurkan Samaria. Dan mereka berhasil maju dan mengurung Samaria di dalam kepungan mereka. Penaklukkan ini dilakukan dengan mengepung kota berbenteng itu hingga orang-orang yang terkepung menyerah, biasanya karena kelaparan. Tentara pengepung akan memutus pasokan makanan dari luar hingga orang-orang di dalam benteng kekurangan bahan makanan.

Ada kesulitan hidup

Begitu berhasilnya mereka mengurung Samaria sehingga dikatakan bahwa harga kepala keledai dan kotoran merpati menjadi mahal karena orang-orang Samaria terpaksa memakan kepala keledai dan kotoran merpati (6:25). Kelaparan ini membuat seluruh Samaria mencari alternatif makanan yang bisa mereka dapatkan. Hal yang paling menyedihkan adalah karena kelaparan itu ternyata sampai membuat ibu-ibu memakan bayi-bayi mereka sendiri (6:26-29).

Melihat kenyataan tersebut, Raja Yoram mulai menyalahkan Tuhan dan merasa tidak ada gunanya berharap kepada Tuhan (6:33). Yoram kehilangan pengharapan ditengah kepungan musuh dan kenyataan yang terjadi didalam kota samaria. Kesulitan hidup yang kita hadapi dapat membawa kita kehilangan pengharapan, namun ada hal yang harus kita percaya atau Imani.

Ada Janji Firman Tuhan

Tetapi dalam pasal 7:1 Elisa menyatakan firman Tuhan bahwa besok pada waktu yang sama Tuhan akan membuat harga-harga yang tadinya begitu mahal (kepala keledai 80 syikal dan kotoran merpati 5 syikal) menjadi begitu murah (tepung 12 liter hanya satu syikal dan jelai 24 liter juga hanya satu syikal). Perwira ajudan raja Yoram menghina perkataan itu dengan mengatakan bahwa hal itu mustahil sekalipun Tuhan membuka tingkap-tingkap di langit (7:2). Ini adalah penghinaan yang sangat besar terhadap kuasa Tuhan.

Apakah Tuhan tidak sanggup menolong? Apakah Tuhan tidak punya kuasa untuk membuat apa yang Dia firmankan sungguh-sungguh terjadi? Tetapi kalau kita merenungkan baik-baik, di dalam keadaan kelaparan yang begitu hebat sehingga ibu-ibu pun memakan bayi-bayi mereka sendiri, apakah masih mungkin terjadi hanya dalam satu hari segala situasi ini akan berbalik? Keraguan sang perwira raja itu sangat beralasan, tetapi juga sangat tidak beriman. Sangat beralasan jikalau tidak ada firman Tuhan yang menjanjikan hal itu. Sangat tidak beriman kalau tetap meragukan walaupun Tuhan sudah berfirman.

Firman Tuhan digenapi

Apa yang dikatakan Nabi Elisa benar-benar terjadi, Tuhan sanggup membalikkan keadaan dalam waktu singkat (7:16,18). Tuhan bekerja memberikan ketakutan di dalam hati orang-orang Aram. Mereka sendiri memulai desas-desus bahwa raja Israel telah mengupah orang-orang Mesir dan orang-orang Het untuk menyerang orang-orang Aram (7:6). Setelah itu Tuhan juga memberikan bunyi-bunyi kereta kuda dan tentara yang besar untuk didengar oleh orang-orang Aram. Mendengar beratnya langkah pasukan itu membuat mereka tahu bahwa ada pasukan yang sangat besar mendekat ke perkemahan mereka. Bunyi-bunyi itu, yang sebenarnya berasal dari Tuhan, begitu besar dan segera sehingga orang-orang Aram ketakutan dan lari begitu saja. Mereka lari meninggalkan semua harta dan persediaan makanan mereka yang berlimpah.

“The KING still has one more move”

Di Paris, ada museum Louvre yang terkenal. Di museum itu ada satu lukisan yang menarik yang berjudul “Chackmate”, lukisan Faust sedang bermain catur dengan Mephistopheles, yaitu Iblis dalam penampilannya sebagai manusia. Lukisan itu menunjukkan Mephistopheles sedang mengambil langkah terakhirnya—sekakmat!—terhadap Faust. Faust tidak hanya sedang mengalami kekalahan dalam permainan catur, ia akan kehilangan jiwanya. Faust mengganti jiwanya, seluruh keberadaan rohaninya, demi menikmati hal-hal duniawi yang bersifat sementara dan sedang menghadapi sekakmat.

Pada suatu hari, seorang pecatur besar dunia mendatangi museum Louvre. Ia langsung bergegas ke arah lukisan Faust yang sedang bermain catur dengan Iblis. Setelah mengamati lukisan itu dan menganalisa susunan buah catur, ia tiba–tiba berseru, “Tunggu dulu, Iblis! Masih ada satu langkah lagi yang bisa menyelamatkan Faust!, The KING still has one more move” Itu merupakan langkah yang dapat membalikkan situasi dan menyelamatkan Faust.

Mungkin kita sedang diperhadapkan dengan situasi yang sulit, kita terkepung dari segala arah, sepertinya tidak ada jalan keluar lagi dan mustahil secara manusia.

Namun Raja kita masih punya satu langkah lagi untuk dapat menolong kita dalam apapun pergumulan yang sedang kita hadapi, jangan kehilangan pengharapan didalam hidup kita.

“The KING still has one more move”.

Tuhan Yesus memberkati.

CM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *