Elohim Ministry anak “Menghargai Jerih Lelah Orang Tua”

“Menghargai Jerih Lelah Orang Tua”



Renungan harian Anak, Jumat 13 September 2024

Syalom adik-adik yang dikasihi Tuhan! Hari ini kita akan belajar tentang bagaimana kita bisa menghargai jerih lelah orang tua kita. Alkitab, khususnya di Amsal 23:22, mengajarkan kita untuk menghargai orang tua kita. Ini adalah perintah yang sangat penting karena orang tua kita bekerja keras dan berkorban banyak untuk kita.

Ada seekor kelinci kecil yang tinggal hanya bersama ibunya. Sejak kecil, kelinci selalu dimanjakan, sehingga dia tumbuh menjadi kelinci yang malas, sombong, dan tidak menghargai ibunya. Meski begitu, ibunya sangat sabar menghadapi kelinci kecil itu. Ketika musim panen wortel tiba, ibunya harus bekerja keras sepanjang hari sampai kelelahan. Ketika pulang, si kelinci marah-marah kepada ibunya karena belum memasak makanan. Ibunya yang kelelahan berkata, “Ibu lelah, Nak. Masaklah sendiri untuk hari ini ya.” Tapi si kelinci tidak mau, dan ibunya akhirnya terpaksa memasak meskipun sudah sangat lelah. Setelah memasak, ibunya langsung tidur karena kelelahan.

Keesokan paginya, ibu kelinci tidak bisa bangun karena sakit. Si kelinci yang tidak tahu bahwa ibunya sakit, malah marah-marah lagi. “Ibu pemalas,” katanya, lalu dia pergi meninggalkan ibunya. Di tengah jalan, kelinci bertemu dengan Rusa. “Hai, Kelinci, apakah ibumu baik-baik saja?” tanya Rusa. Kelinci menjawab, “Ibuku malas, dia hanya tidur di rumah!” Rusa menasihatinya, “Mungkin ibumu sakit karena terlalu lelah bekerja. Kelinci, mengapa kamu tidak menemani dan membantu ibumu? Bagaimana jika ibumu tidak Bersama dengan kamu lagi? Pasti kamu akan sangat menderita.” Perkataan Rusa membuat kelinci sadar. Sejak saat itu, kelinci berubah menjadi anak yang rajin dan tidak lagi berbuat semena-mena kepada ibunya. Dia belajar menghormati dan membantu ibunya setiap hari.

Adik-adik Apa yang Dimaksud dengan Menghargai Orang Tua?

Menurut adik-adik mengapa Kita Harus Menghargai Orang Tua? Orang tua kita bekerja keras setiap hari untuk memenuhi kebutuhan kita. Mereka mungkin lelah, tetapi mereka tetap berusaha karena mereka mengasihi kita. Ketika kita menghargai mereka, kita menunjukkan bahwa kita peduli dan berterima kasih atas semua usaha mereka. Selain itu  hal ini adalah Perintah Tuhan, Tuhan memerintahkan kita untuk menghormati orang tua. Ini bukan hanya tentang mendengarkan, tetapi juga tentang menunjukkan rasa hormat kepada mereka. Ketika kita menghargai jerih lelah mereka, orang tua kita akan merasa dihargai dan dicintai. Mereka akan senang melihat kita menjadi anak yang taat dan penuh kasih. Ini juga menunjukkan bahwa kita bertumbuh menjadi anak yang bertanggung jawab.

Adik ada hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk Menghargai Jerih Lelah Orang Tua kita

1. Dengarkan Mereka dengan Baik, Ketika orang tua memberikan nasihat atau mengajarkan sesuatu, dengarkan dengan sungguh-sungguh. Jangan membantah atau mengabaikan mereka.

2. Berterima Kasih, Ucapkan terima kasih atas semua yang mereka lakukan, meskipun hal-hal kecil. Kata “terima kasih” bisa membuat orang tua merasa dihargai.

3. Tidak Mengeluh, Ketika diminta melakukan sesuatu, lakukanlah tanpa mengeluh. Daripada mengeluh belajarlah untuk bersyukur dalam segala keadaan. Ketika orang tua kita mungkin belum bisa memberikan apa yang kita inginkan, jangan mengeluh dan marah tetapi belajarlah untuk memahami keadaan orang tua kita.

Adik-adik, marilah kita selalu ingat untuk menghargai jerih lelah orang tua kita. Mereka bekerja keras untuk kita dan mereka layak mendapatkan rasa hormat dan kasih dari kita. Tuhan senang ketika kita mendengarkan dan menghormati orang tua kita, karena itu juga berarti kita taat kepada-Nya.

Ayat Hafalan

Amsal 23::22 Dengarkanlah ayahmu yang memperanakkan engkau, dan janganlah menghina ibumu kalau ia sudah tua.

Komitmenku hari ini

Tuhan Yesus memberkati

YNP – YC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *