Elohim Ministry anak “Menikmati Kesederhanaan Natal”

“Menikmati Kesederhanaan Natal”



Renungan Harian Anak Senin, 18 Desember 2023

Syalom adik-adik Elohim Kids, wah senangnya adik-adik semuanya kita ada disuasana Natal. Apa yang kira-kira adik-adik pikirkan tentang Natal ? Mungkin ada yang berpikir hadiah, keseruan acara Natal, liburan dan banyak hal. Adik-adik tidak ada yang salah dengan semua kemeriahan Natal dalam kita merayakan kelahiran Tuhan Yesus.

Pada waktu Natal pertama ada kabar baik yang diterima oleh para gembala, pada waktu mereka sedang berada di padang. Mereka sedang menjaga domba-domba. Saat mereka sedang menjaga kawanan domba, tiba-tiba berdirilah seorang malaikat mendekati mereka. Tiba-tiba daerah sekitar itu menjadi sangat terang benderang penuh dengan sinar kemuliaan Tuhan.

Bukannya gembira, mereka justru ketakutan mendengar malaikat ini. Mengapa mereka takut? Ya… menurut kepercayaan masyarakat pada waktu itu, bagi mereka yang melihat malaikat Tuhan sudah pasti akan mati. Malaikat itu membuat para gembala ketakutan. Itu sebabnya malaikat menyapa para gembala dengan kalimat “Jangan takut!” Malaikat menyampaikan, “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa. Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Inilah tandanya bagimu. Kamu akan menjumpai seorang bayi yang dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.” Setelah itu tampaklah bersama malaikat itu sejumlah besar bala tentara surga yang memuji Allah, katanya, “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang maha tinggi an amai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”

Para gembala itu pun cepat-cepat pergi ke Betlehem sesuai dengan yang dikatakan oleh malaikat. Ternyata benar yang dikatakan oleh malaikat Tuhan. Mereka menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi yang sedang berbaring di dalam palungan. Mereka pun menceritakan yang sudah didengarnya dari malaikat kepada orang-orang yang ada di sekitar bayi Yesus. Para gembala itu juga bercerita bahwa bayi ini adalah Juruselamat dunia. Selama ini gembala dikenal sebagai orang yang tidak dapat dipercaya. Mereka adalah orang-orang miskin yang menjaga domba milik orang lain. Para gembala pun pulang meninggalkan bayi dan orangtuanya. Mereka kembali sambil memuji dan memuliakan Allah. Mereka bersukacita karena mereka mendengar dan sudah melihat sesuai dengan yang dikatakan malaikat kepada mereka.

Nah, Adik-adik, Tuhan memilih para gembala untuk menjadi penerima pertama kabar baik tentang lahirnya Juruselamat dunia. Mengapa demikian? Ya… Tuhan ingin menyatakan bahwa Juruselamat lahir untuk semua orang. Kelak, la juga akan membawa kabar baik bagi semua orang. Para gembala tidak menyimpan sendiri kabar baik yang didengarnya, la berbagi kabar baik itu kepada orang-orang yang ada di sekitar bayi Yesus.

Adik-adik juga diajak untuk berbagi kabar baik. Bagaimana caranya? Tidak cukup hanya memberitakan Yesus telah lahir bagi dunia. Akan tetapi juga lewat sikap kita. Ketika kita mau berteman dengan semua orang, tidak memilih-milih saat berteman, atau tidak mengajak teman untuk menjauhi teman yang lain, Itu merupakan cara bagi kita untuk menceritakan kabar baik.

Ayat Hafalan

2 Petrus 3:18, Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

Komitmenku hari ini

ElKids 171223 – SP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *