Renungan harian Anak, Rabu 30 Oktober 2024
Selamat pagi adik-adik semua yang dikasihi dan disayangi Tuhan Yesus Kristus, bagaimana kabar adik-adik pada pagi hari ini? Kakak doa kan agar adik-adik semua dalam keadaan yang bahagia dan dalam kondisi tubuh yang sehat sehingga dapat beraktifitas dengan baik sepanjang hari ini, amin.
Pada pagi hari ini kita akan belajar bersama-sama mengenai “Peduli Kepada Sesama”
Nah, adik-adik, tahukah kalian apa arti peduli? Peduli itu artinya memperhatikan dan mengasihi orang-orang di sekitar kita. Tuhan mengajarkan kita untuk selalu peduli kepada orang lain, bukan hanya memikirkan diri sendiri.
Di dalam Alkitab, ada banyak sekali nasihat tentang kepedulian. Salah satunya adalah dari Rasul Paulus. Dalam Filipi 2:4, Paulus berkata, “Jangan hanya memperhatikan kepentinganmu sendiri, tetapi perhatikan juga kepentingan orang lain.” Ini artinya, kita diminta untuk peduli pada kebutuhan teman-teman dan keluarga kita, bukan hanya sibuk dengan keinginan kita saja. Tuhan ingin kita saling peduli, karena kita semua adalah satu di dalam Yesus.
Adik-adik, Tuhan Yesus adalah contoh terbaik tentang kepedulian. Suatu hari, Yesus mengajar orang banyak di tempat yang jauh dari desa. Hari sudah mulai gelap, dan orang-orang mulai lapar. Tetapi, mereka tidak punya makanan! Apa yang dilakukan Tuhan Yesus? Dia memecahkan roti dan ikan yang sedikit, tetapi dengan kuasa-Nya, makanan itu cukup untuk lima ribu orang! Itu adalah kepedulian Tuhan Yesus yang luar biasa, dan Ia memberi makan semua orang yang lapar.

Kepedulian Allah kepada manusia yang dikerjakan oleh Tuhan Yesus adalah ketika Ia rela menjadi manusia dan mengorbankan diri-Nya sendiri di atas kayu salib, menderita bahkan menyerahkan nyawa-Nya sendiri menggantikan kita semua dan menerima hukuman atas dosa-dosa yang telah umat manusia lakukan ini bentuk kepedulian dan kasih tertinggi yang dapat kita lihat sepanjang sejarah umat manusia.
Mengapa kita harus peduli? Karena kepedulian adalah salah satu tanda kita bertumbuh dalam iman.
Di dalam Efesus 4:15, Tuhan mengajarkan kita untuk bertumbuh dalam kasih dan menjadi seperti Yesus. Kita harus belajar mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri (Matius 22:39). Artinya, seperti kita memperhatikan diri kita sendiri, kita juga harus memperhatikan teman-teman, saudara, dan orang-orang di sekitar kita. Tuhan ingin hati kita penuh dengan kepedulian, seperti hati-Nya.
Bagaimana Kita Bisa Menunjukkan Kepedulian? Kita bisa mulai memperhatikan Teman yang Sedang Kesulitan. Misalnya, kalau ada teman yang sedih atau kesulitan, kita bisa menawarkan bantuan atau menghiburnya. Kita juga bisa berbagi dengan Orang Lain. Jika kita punya makanan atau mainan yang bisa dibagikan, kita bisa membagikannya kepada teman yang membutuhkan. Dan yang juga harus kita lakukan adalah Berdoa untuk Orang Lain, doakanlah hal-hal baik bagi orang lain kepada Tuhan.
Adik-adik, Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk peduli kepada sesama. Kepedulian adalah bagian dari kasih. Seperti Tuhan Yesus peduli kepada kita, kita juga harus peduli kepada orang lain. Mari kita berlatih menjadi anak-anak yang penuh kasih dan kepedulian, seperti yang Tuhan inginkan.
Ayat hafalan
Filipi 2:4, dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.
Komitmenku hari ini
Aku mau belajar peduli kepada orang lain, dan mengasihi mereka seperti Tuhan telah mengasihiku
Tuhan Yesus memberkti
Mik – GCT