Elohim Ministry umum Pelajaran dari Edom

Pelajaran dari Edom



Renungan Harian, Sabtu 29 November 2025

Nats: Obaja 1 : 3, “Keangkuhan hatimu telah memperdayakan engkau, ya engkau yang tinggal di liang-liang batu tempat kediamanmu yang tinggi ; engkau yang berkata dalam hatimu ; siapakah yang sanggup menurunkan aku ke bumi “.

Syalom saudara-saudara sekalian, renungan hari ini, mengingatkan kita tentang sebuah pelajaran berhargadari sebuah bangsa, yakni bangsa Edom

Mengenal latar belakang Edom.

Bangsa Edom adalah keturunan dari Esau, saudara kembar Yakub namun mereka sering bermusuhan , Ayat 3 memberikan gambaran mengapa mereka merasa aman dan tak terkalahkan. Mereka tinggal di Liang-liang Edom menderikan pemukiman di daerah pegunungan yang sangat terjal dan berbatu. Ibukota mereka Sela.( kemudian dikenal sebagai Petra) adalah benteng yang sulit ditembus. Tempat Kediaman mereka yang Tinggi ; posisi geografis mereka yang tinggi memberikan mereka rasa superioritas dan keamanan yang palsu

Sehingga mereka memiliki kepercayaan diri yang berlebihan ; mereka berkata dalam hati ; siapakah yg sanggup menurunkan aku ke bumi? ini menunjukkan keangkuhan yang memandang remeh kekuatan lain, bahkan Tuhan sendiri.

Keangkuhan Hati yang memperdayakan.

Saudara sekalian, permasalahan Edom bukanlah pada tempat tinggal mereka yang tinggi, melainkan pada keangkuhan hati mereka. Kita melihat, Penyebab Penipuan ; Nats ini menyatakan bahwa keangkuhan hatimulah yg telah memperdayakan engkau. kesombongan tidak datang dari luar, tetapi dari dalam hati, dan ia memiliki kekuatan untuk menipu diri sendiri.

Wujud Penipuan ; Edom merasa mandiri, kuat, dan kebal dari pengakiman. Mereka meyakini bahwa perlindungan alami (gunung batu) adalah jaminan abadi, padahal Tuhanlah sumber keamanan sejati,!

Kesombongan vs Tuhan ; keangkuhan adalah sikap yg paling dibenci Tuhan,karena ia menempatkan diri manusia pada posisi yang melawan Tuhan. Edom melupakan bahwa si atas ketinggian , masih ada Tuhan yg Maha Tinggi.

Kisah Edom adalah cermin bagi kita sebagai orang percaya, kita juga bisa ditipu oleh keangkuhan dalam bentuk sbb : Kesombongan Materi atau pencapaian ; merasa aman karena harta, jabatan, atau kecerdasan dan melupakan bahwa semua itu adalah anugerah Tuhan, kita berpikir “siapa anyg bisa menjatuhkan saya, bisnis atau karier saya?.

Kesombongan Rohani ; merasa lebih rohani, lebih berpengetahuan, atau lebih benar daripada orang lain, kita berkata dalam hati “ saya sudah melakukan cukup banyak untuk Tuhan, saya pasti aman”.

Kesombongan Kemandirian ; yaitu mengandalkan kekuatan sendiri, tidak merasa perlu koreksi nasehat atau pertolongan Tuhan dan sesama..

Sebab itu marilah kita merespon  Firman Tuhan dengan :

Menyadari kelemahan diri ; mengakui semua kekuatan dan keamanan kita berasal dari karunia Tuhan.

Mengutamakan Tuhan ; meletakkan keyakinan kita hanya pada perlindungan Tuhan, karena hanya Dia adalah Batu karang kita yg sejati.

Hidup dalam kerendahan hati ; mengasihi sesama dan tidak bersuka cita atas penderitaan orang lain, serta mentaati perintah Tuhan.

Karena keangkuhan menjauhkan kita dari Allah dan menyebabkan penipuan diri, namun kerendahan hati membawa kita pada kasih karunia dan pemulihan.

Hikmat hari ini: Berhati-hatilah ketika kita dibawa ke tempat anyg tinggi karena kita akan diturunkan serendah-rendahnya jika kita tidak menjaga hati,

Tuhan memberkati

EW

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800

Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *