Renungan Harian Youth, Kamis 27 Maret 2025
Syalom rekan-rekan Youth semaunya, semoga kita semuanya dalam keadaan yang baik dan sehat.
Jika kita lebih mengutamakan hal lain daripada berfokus kepada Allah, maka hidup kita akan berada di bawah kendali keinginan sendiri atau bahkan iblis. Ketika iblis berhasil mengendalikan dan memanfaatkan kita, hati Allah akan sangat terluka. Hidup kita bagaikan boneka yang dimainkan dalam sebuah pertunjukan, seperti pertunjukkan WAYANG yang dikendalikan DALANG untuk menyampaikan sebuah kisah. Padahal, kebebasan sejati adalah anugerah dari Allah. Namun, sering kali kita justru lebih terikat pada pemikiran tentang berkat-Nya daripada kepada Sang Pemberi Berkat itu sendiri. Hati Allah sangat pilu melihat hal ini. Mengapa kita harus menyembah Tuhan? Bukan karena Tuhan membutuhkan penyembahan kita, tetapi karena Dia ingin supaya kita senantiasa dekat dengan Tuhan. Penyembahan kepada-Nya membawa manfaat bagi kita, karena Allah tidak ingin kita hancur akibat tipu daya iblis yang berusaha mengendalikan hidup yang telah Allah berikan. Itulah sebabnya kita tidak boleh menyembah selain Dia. Menyerahkan kendali hidup kepada iblis adalah keputusan yang sangat berbahaya dan merusak. Allah mengetahui dampak buruknya jika kita berpaling dari-Nya. Karena itu, ketika kita datang kepada Allah dalam penyembahan, janganlah kita beribadah hanya untuk menuntut apa yang kita inginkan. Allah menciptakan kita bukan untuk menjadi pribadi yang mudah dikendalikan oleh iblis atau manusia, melainkan untuk menjadi pemimpin dan pribadi yang kuat dalam-Nya.
Jadikan Tuhan sebagai satu-satunya penolong dan tujuan hidup kita. Ijinkan Dia yang memimpin dan mengarahkan hidup ini, agar kita berjalan dalam kebenaran dan perlindungan-Nya.
God made man in His likeness. That gives us the possibility of becoming His children. Conscience is that voice within us that reminds us that we are moral beings, and convicts us when we violate God’s laws.
Ada sebuah istilah yang menggambarkan seorang pemimpin yang memiliki jabatan resmi, tetapi sebenarnya dikendalikan oleh pihak lain, yaitu “Pemimpin Boneka.” Pemimpin boneka adalah seseorang yang secara formal diakui sebagai pemimpin suatu negara atau wilayah, tetapi pada kenyataannya, ia hanya menjalankan kebijakan dari pihak yang menguasai atau pernah menguasai wilayah tersebut. Dengan kata lain, kendali pemerintahan sebenarnya berada di tangan pemimpin lain yang lebih berkuasa.
2 Raja-Raja 25:22, Tentang rakyat yang masih tinggal di tanah Yehuda yang ditinggalkan oleh Nebukadnezar, raja Babel, diangkatnyalah atas mereka Gedalya bin Ahikam bin Safan.
Dalam Alkitab, ada satu contoh pemimpin boneka, yaitu Gedalya bin Ahikam. Kisahnya bermula ketika Kerajaan Yehuda ditaklukkan oleh Babel. Raja dan sebagian besar rakyat Yehuda dibawa ke pembuangan di Babel, dan wilayah Yehuda pun menjadi provinsi di bawah kekuasaan Babilonia Raya. Untuk memastikan kelancaran administrasi di Yehuda, Raja Babel mengangkat seorang gubernur, yaitu Gedalya bin Ahikam. Gedalya berasal dari keluarga yang mendukung nabi Yeremia, sebagaimana ayahnya, Ahikam, pernah melindungi Yeremia dari ancaman kematian (Yeremia 26:24). Namun, meskipun Gedalya diangkat sebagai pemimpin, kekuasaan sejatinya tetap berada di tangan Raja Nebukadnezar. Dalam sejarah, pemimpin boneka sering dipandang negatif. Masyarakat cenderung tidak percaya kepada mereka, karena dianggap tidak memiliki wewenang sejati dan hanya menjalankan perintah dari pihak yang lebih kuat. Oleh sebab itu, pemimpin boneka sering kali dicurigai dan diragukan kepemimpinannya.
Perhaps you yourself have been troubled by evil spirits or by others doing black magic on you. If so, the Bible has good news for you. You can be perfectly free from their harassment forever. Read through this book carefully and by the time you reach the end of it, you will see what miracles God can do for you.
Jika dipikirkan lebih dalam, kita sebagai manusia sering kali menyakiti hati Allah, tetapi Dia tetap setia mengampuni dan menerima kita.
Mengampuni dan memaafkan bukanlah hal yang mudah—dibutuhkan kekuatan dan keberanian. Namun, ketika kita mampu melakukannya, kita akan merasakan kebebasan dan damai sejahtera yang melampaui segala hal di dunia ini. Oleh karena itu, marilah kita belajar melihat seseorang bukan dari status atau posisinya, tetapi dari hati dan karakternya. Jika seseorang memiliki hati yang baik, bukankah kita seharusnya menerimanya dengan kasih? Sebaliknya, apa pun status atau posisi kita, hendaklah kita tetap menjadi pribadi yang baik dan senantiasa menebarkan kebaikan. Karena pada akhirnya, kita bisa menjadi berkat bagi sesama bukan melalui jabatan atau kedudukan, melainkan melalui perbuatan kasih yang nyata. Apa pun peran yang Tuhan percayakan kepada kita—di tempat kerja, sekolah, atau perkuliahan—marilah kita selalu mencari Tuhan, bersyukur dalam segala hal, dan tetap menjadi berkat bagi orang lain. Sebab melalui perbuatan baik kitalah orang lain dapat merasakan kasih dan berkat Tuhan, bukan dari status atau posisi yang kita miliki.
We have all been created with a conscience that constantly reminds us that we are moral beings. Conscience is God’s voice within us telling us that we are responsible for our actions. One day, we will have to give an answer to God for the way we have lived our lives.
Jangan pernah membiarkan diri kita terpenjara oleh tembok-tembok yang kamu bangun sendiri, terutama jika hidupmu sudah dikendalikan oleh iblis melalui setiap perbuatan dan perilaku yang menjauh dari kebenaran. Tuhan tidak pernah mengekang atau membatasi kita sebagai ciptaan-Nya. Sebaliknya, Dia memberikan kebebasan sejati—kebebasan yang tidak bisa diberikan oleh siapa pun. Setiap tindakan dan keputusan yang kita ambil akan menentukan arah hidup kita. Orang yang benar-benar hidup dalam kebebasan dari Allah adalah mereka yang siap dan mampu mengampuni serta memaafkan kesalahan orang lain.
Sebab, hidup yang terkurung dalam tembok ketidakmauan untuk mengampuni tidak akan menghasilkan apa-apa selain keterikatan yang membelenggu hati dan jiwa.
Tuhan Yesus memberkati
LW – SCW
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan