Elohim Ministry umum “Sudah Selesai”

“Sudah Selesai”



Renungan Harian Jumat, 18 April 2025

Ayat Pokok : Yohanes 19:30  Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

Shalom… Selamat Pagi bapak, ibu dan saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus.

Selamat memperingat Jumat Agung

Mari kita mengingat apa yang sudah Yesus kerjakan bagi umat manusia. DIA rela memberikan nyawa-NYA, mati diatas kayu salib menggantikan kita manusia berdosa yang seharusnya dihukum. Dengan korban-NYA diatas salib, setiap kita (barsngsiapa) yang percaya kepada-NYA beroleh keselamatan dan pengampunan dosa.

Jika kita membaca kitab Injil kita akan menemukan ada tujuh perkataan terakhir Yesus ketika DIA disalibkan. Salah satu dari perkataan Yesus tersebut adalah “sudah selesai”. Perkataan ini secara harafiah menyatakan bahwa penderitaan Yesus dalam menyediakan penebusan bagi umat manusia yang jatuh dalam dosa sudah berakhir dan karya penebusan telah selesai. DIA telah menanggung hukuman bagi dosa kita sambil membuka jalan keselamatan bagi semua orang.

Seorang penafsir alkitab bernama Moris mengatakan bahwa Yesus meminum anggur asam yang diberikan oleh prajurit supaya dia dapat mengatakansudah selesai”  dengan suara yang jelas. Matius 27:50 dan Markus 15:37 mencatat bahwa Yesus berseru dengan suara yang nyaring dengan demikian menyatakan bahwa DIA berhasil menyelesaikan dengan sempurna segala pekerjaan yang diberikan oleh Bapa kepada-NYA.

Perkataan “sudah selesai” merupakan sebuah pernyataan unik yang diberikan Yesus di saat-saat terakhir DIA menderita di atas salib. Jika banyak orang melihat kematian Yesus sebagai sebuah kekalahan, namun kebenarannya adalah bahwa kematian Yesus merupakan awal dari kemenangan-NYA.

Wyne Grundem mengatakan bahwa ada empat hal yang menjadi misi Yesus datang ke dunia ini;

  1. Yesus sebagai korban Penebusan dosa bagi manusia.
  2. Yesus menggantikan manusia yang seharusnya menanggung murka Allah dengan cara “memurkai”diri-NYA sendiri dimana hal ini membuktikan sifat kasih dan keadilan Allah.
  3. Yesus menjadi perantara. DIA adalah jembatan relasi supaya manusia dapat kembali bersekutu dengan Allah. Efesus 3:12 berkata; “Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya.”
  4. Kematian Yesus sebagai tebusan bagi manusia yang menjadi budak dari keterikatannya terhadap dosa.

Dan keempat misi tersebut selesai ketika DIa menempuh jalan salib. Ini adalah kemenangan besar.

Bapak, ibu dan saudara yang terkasih. Fakta mengenai salib ini ternyata sudah dari mulanya ada dalam rancangan Allah. Jika kita membaca Kejadian1:1 dan menelitinya menurut teks asli alkitab dalam Perjanjian Lama yaitu bahasa Ibrani, kita akan menemukan kata “Bereshit”. Dalam satu kata ini kita melihat seluruh rencana keselamatan Allah tertuang.

Kata “Bereshit” dalam huruf Ibrani adalah; Tav, Yud, Shin, Alef, Resh, Beit [dibaca dari kanan]. Jika kita melihat secara berurutan, kita akan menemukan artinya demikian; “Anak Allah, dimahkotai dengan duri di kepala-NYA, di pohon [Tav = melambangkan huruf T], sebuah hadian perjanjian”. Jadi rencana keselamatan Allah melalui salib sudah sejak dari mulanya telah ada dan kematian Yesus di atas salib menyelesaikan dengan sempurna nubuatan tersebut. 

Setelah kita membaca, merenungkan dan mengingat kembali apa yang telah Yesus kerjakan bagi kita, maka bagaimanakah respons kita???

Kasih yang murni dan tanpa syarat telah Tuhan berikan bagi kita. DIA buktikan dengan kematian-NYA diatas salib menebus dengan lunas dosa kita. Marilah kita semakin mengasihi DIA. Yesus berkata; jikalau kamu mengasihi AKU, kamu akan menuruti segala perintah-KU. [Yohanes 14:15].

Tantangan dan pergumulan dalam perjalan  pengiringan kita kepada Tuhan pasti akan selalu ada. Namun sebagaimana Yesus telah meninggalkan teladan bagi kita bahwa DIA setia mengerjakan hingga selesai tugas yang Allah Bapa berikan kepada-NYA.

Wahyu 2:10 menuliskan; barangsiapa setia sampai akhir (mati) akan memperoleh mahkota kehidupan.

Kiranya Roh Kudus menolong kita untuk semakin mengasihi dan semakin setia kepada-NYA.

Selamat memperingat Jumat Agung dan Tuhan Memberkati.

DS

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *