Elohim Ministry youth Teladan dari Onesiforus

Teladan dari Onesiforus



Renungan Harian Youth, Sabtu 04 Juli 2026

II Timotius 1:16-18

Salam Sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus. Apa kabarnya rekan-rekan youth Elohim? Semoga kita semua sehat dalam lindungan Tuhan.

Nama Onesiforus mungkin jarang kita dengar, bahkan di Alkitab sendiri, nama Onesiforus cuma muncul dalam 3 ayat. Onesiforus bukan pengkhotbah, tidak pernah membuat mujizat dan tidak punya kitab sendiri. Tetapi Rasul Paulus, justru mengucap syukurkepada Tuhan karena Onesiforus, karena saat banyak orang meninggalkan Paulus karena Ia di penjara. Onesiforus justru dengan tekun mencari Paulus dan tidak malu mengakui Paulus sebagai sahabatnya. Paulus juga meminta Tuhan memberikan Rahmat-Nya buat Onesiforus dan keluarganya.

II Timotius 1:16-18,” Tuhan kiranya mengaruniakan rahmat-Nya kepada keluarga Onesiforus yang telah berulang-ulang menyegarkan hatiku. Ia tidak malu menjumpai aku di dalam penjara. Ketika di Roma, ia berusaha mencari aku dan sudah juga menemui aku. Kiranya Tuhan menunjukkan rahmat-Nya kepadanya pada hari-Nya. Betapa banyaknya pelayanan yang ia lakukan di Efesus engkau lebih mengetahuinya dari padaku.”

Beberapa hal yang dapat kita teladani dari Onesiforus, antara lain :

1. Tidak malu menjadi pengikut Kristus.

Onesiforus tidak malu di ‘cap’ atau dipermalukan karena bergaul dengan seorang tahanan, yaitu Paulus. Disaat semua orang malu bertemu Paulus, tetapi tidak dengan Onesiforus. Dia malah “berusaha mencari” = spoudaios (Yunani) yang artinya cari dengan usaha keras. Misalnya saja Ketika dipenjara tidak ada google map, namun Onesiforus dapat mencari Paulus sampai ia bertemu langsung dengan Paulus, tanpa rasa malu. Kasih yang disampaikan Onesiforus tidak malu-malu, seperti Tuhan Yesus yang tidak malu ketika menyebut kita “saudara”. Bagaimana dengan kita? Harusnya kita juga tidak malu mengakui sesame kita sebagai saudara dalam Tuhan, apalagi disaat mereja jatuh. Onesiforus berusaha mencari, bukan menunggu. Hal ini menunjukkan kasih sejati yang proaktif. Seberapa banyak dari kita menyempatkan waktu buat “berusaha mencari” saudara-saudara kita yang mungkin sudah lama tidak datang ke gereja? Atau justru sebaliknya, malah menunggu tanpa tindakan kasih untuk mencari. Mari belajar dari teladan Onesiforus yang tidak malu dengan berusaha mencari dan mengerjakan panggilan Tuhan dalam kehidupannya. (II Timotius 1:8).

2. Jadilah “penyegar” bagi orang lain.

Paulus dalam suratnya mengatakan bahwa Onesiforus sering menyegarkan hatiku. Kehadiran seseorang bisa membawa semangat atau justru membuat orang lain lemah. Tetapi Onesiforus berbeda, kehadirannya justru membawa semangat dan menjadi penyegar bagi Paulus. Sebagai anak-anak muda, kehadiran kita harusnya dapat menjadi “penyegar” bagi orang lain; contohnya memberikan semngat bagi teman yang sedang mengalami kekecewaan, mendoakan sahabat, membantu tanpa diminta, dan hadir Ketika orang lain mengalami kesulitan. Pertanyaannya, apakah kehadiran kita sudah menjadi “penyegar” bagi orang lain dan membuat orang lain lebih dekat dengan Tuhan? (Ibrani 10 :24-25).

3. Tetap setia disaat orang lain menyerah.

Banyak orang meninggalkan Paulus, apalagi saat Paulus berada dalam penjara. Tetapi Onesiforus tetap setia. Tuhan tidak hanya mencari orang-orang berbakat, namun juga mencari orang-orang yang setia dalam hal-hal kecil; misalnya saja, setia beribadah, setia melayani, setia untuk menjaga integritas, dan setia mengasihi Tuhan dan sesama. (Wahyu 2:10).

Rekan-rekan youth yang dikasihi Tuhan, waktu surat kepada Timotius ditulis, mungkin Onesiforus tidak membacanya. Waktu berjumpa dengan Paulus, Onesiforus tidak mendapatkan tepuk tangan, bahkan tidak mendapatkan piagam penghargaan ‘pelayan terbaik’. Tapi Paulus yakin, Tuhan tidak lupa dengan apa yang dilakukan Onesiforus. Oleh sebab itu, sebagai anak-anak muda, beranilah menunjukkan identitas kita sebagai pengikut Kristus, jadilah sumber semangat, dan bukan sumber masalah. Serta tetaplah setia kepada Tuhan dan sesama, meski tidak mendapatkan pujian.

Refleksi Renungan

Sering kali kita lebih mudah hadir ketika keadaan sedang baik-baik saja, tetapi memilih menjauh ketika seseorang sedang mengalami pergumulan. Melalui kehidupan Onesiforus, kita diingatkan bahwa kasih yang sejati tidak hanya diucapkan, tetapi juga dibuktikan melalui tindakan nyata. Marilah kita bertanya kepada diri sendiri: apakah kehadiran kita sudah menjadi sumber semangat bagi orang lain? Apakah kita tetap setia kepada Tuhan dan kepada sesama, meskipun tidak ada yang melihat atau menghargai apa yang kita lakukan? Kiranya kita memiliki keberanian untuk tetap mengasihi, tetap setia melayani, dan tidak pernah malu menunjukkan identitas kita sebagai pengikut Kristus, sebab Tuhan melihat setiap kesetiaan yang kita kerjakan bagi kemuliaan-Nya.

Hikmat Hari Ini

Kesetiaan kepada Tuhan tidak diukur dari seberapa banyak orang mengenal kita, tetapi dari seberapa setia kita tetap mengasihi dan melayani ketika tidak ada seorang pun yang melihat.

Doa Meresponi Firman Tuhan Hari Ini

Bapa di surga, terima kasih untuk teladan Onesiforus yang mengajarkan kami arti kasih, kesetiaan, dan keberanian sebagai pengikut Kristus. Ampunilah kami jika selama ini kami lebih sering mencari pujian manusia daripada menyenangkan hati-Mu, atau memilih diam ketika Engkau memanggil kami untuk menjadi berkat bagi orang lain. Bentuklah hati kami agar tidak malu mengakui Kristus, berani hadir bagi mereka yang sedang bergumul, serta menjadi penyegar yang membawa penghiburan, pengharapan, dan kasih-Mu di mana pun kami berada. Mampukan kami tetap setia melayani-Mu, baik ketika dihargai maupun ketika tidak ada yang memperhatikan, sebab kami percaya bahwa jerih payah kami di dalam Tuhan tidak pernah sia-sia. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Tuhan memberkati.

MW – AdS

🔥✨ ELOHIM YOUTH CELEBRATION ✨🔥

📅 Sabtu, 04 Juli 2026 | 🕔 Jam 17.00 WIB
📍 GPdI Elohim Batu | Jl. Diponegoro No.125, Batu

🎯 Tema: MENJADI TELADAN

📖 1 Timotius 4:12 “Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan…”

Pernah diremehkan karena masih muda? Atau merasa belum cukup mampu untuk dipakai Tuhan?

Tuhan tidak mencari yang paling tua atau paling hebat. Tuhan mencari anak muda yang mau hidup benar dan mencerminkan Kristus.

🔥 Anak muda bukan cuma masa depan gereja, tapi juga dipanggil menjadi terang mulai hari ini!
🎉 Yuk datang dan ajak temanmu!
Mari bersama belajar menjadi generasi yang tidak hanya dikenal karena penampilannya, tetapi karena hidupnya yang menjadi berkat bagi banyak orang.

🙌 Don’t just fit in… Stand out for Christ! See you, Youth! ❤️🔥

JOIN GRUP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *