Elohim Ministry youth TOBAT TANPA KUMAT

TOBAT TANPA KUMAT



Renungan Harian Youth, Senin 09 Juni 2025  

Matius 3:2, “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”

Shalom teman-teman youth Elohim semua, apa kabarnya hari ini? Semoga kita semua sehat dalam lindungan Tuhan. Sebuah istilah “tomat” atau tobat kumat sering kali kita dengar dalam kehidupan kita sehari-hari. Seseorang yang sebentar saja sadar akan dosanya, namun beberapa waktu kemudian mengulangi dosa yang sama. Namun jika kita perhatikan makna kata pertobatan sendiri bukan seperti itu.

Dari definisi pertobatan atau metanoia sendiri, maka kita dapat belajar 2 hal yaitu:

Pertobatan adalah syarat mutlak untuk kita beroleh keselamatan. Menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruslamat bukan hanya sampai di sekedar sadar akan dosa saja. Bahkan bukan hanya sampai di kata menyesal saja. Namun menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat adalah percaya apa yang dikerjakan Tuhan Yesus diatas kayu salib. Sehingga pikiran kita mengalami perubahan. Apa yang kita pikirkan bukan lagi tentang diri kita sendiri, melainkan tentang Allah dan Kerajaan-Nya. 2 orang murid Yesus yang dapat kita ambil sebagai contoh; yaitu Yudas Iskariot dan Petrus. Yudas adalah orang yang menjual Yesus, sedangkan Petrus adalah orang yang menyangkal Yesus. Namun dapat kita lihat selanjutnya. Yudas mungkin sadar akan apa yang dilakukannya. Mungkin juga ia menyesal akan perbuatannya. Namun Yudas tidak mau bertobat akan dosa-dosanya. Berbeda dengan Petrus yang menyangkal Yesus, tetapi kemudian menyadari akan kesalahannya. Petrus bertobat dan berbalik kembali kepada Tuhan, dan pada akhirnya kita tau Petrus menjadi Rasul yang dipakai Tuhan dengan luar biasa dan menjangkau banyak jiwa.

Buah pertobatan adalah perubahan dari manusia lama yang penuh dengan dosa menjadi manusia baru yang semakin hari semakin disempurnakan menjadi serupa dengan Kristus. Rasul Paulus menulis dalam surat Efesus 4: 17 – 32 tentang perubahan dari manusia lama kepada manusia baru. Kita yang dulunya tidak mengenal Allah dengan pikiran kita yang sia-sia, pengertian yang gelap serta kedegilan hati, ketika bertobat, kita alami perubahan dalam Tuhan menjadi manusia baru, yaitu manusia yang mengenal Allah, hidup dalam kebenaran dan kekudusan. Kita yang dulunya suka dusta, setelah bertobat kita mengeluarkan perkataan perkataan yang benar. Kita yang dulunya pemarah, sekarang jadi peramah. Kita yang dulunya seorang pencuri, sekarang tidak mencuri lagi melainkan bekerja keras. Kita yang dulunya suka berkata kotor atau caci maki, namun sekarang mengeluarkan perkataan-perkataan yang membangun. Kita yang dulunya penuh kepahitan, sekarang diubahkan Tuhan menjadi penuh pengampunan. Kita yang dulunya penuh rupa kejahatan, namun sekarang kita penuh kasih Tuhan. Oleh sebab itu perlu kita ketahui bahwa, pertobatan yang sejati pasti menghasilkan buah-buah kebenaran.

Seorang penginjil dan hamba Tuhan, D.L. Moody menuliskan,”Manusia lahir dengan membelakangi Allah. Saat ia benar-benar bertobat, ia berbalik dan menghadap Allah. Pertobatan adalah suatu perubahan pikiran dan pertobatan adalah air mata dalam mata iman.”

 Untuk itu rekan-rekan youth yang dikasihi Tuhan,

Roma 6 : 22-23,” Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal. Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hiduop yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”

Amin, Tuhan Yesus memberkati.

EYC 07062025-YDK

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

1 thought on “TOBAT TANPA KUMAT”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *