Elohim Ministry youth WALAU SERIBU REBAH DI SISIMU

WALAU SERIBU REBAH DI SISIMU



Renungan Harian Youth, Jumat 10 Oktober 2025

“Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.” — Mazmur 91:7

Rekan-rekan kita hidup di masa yang serba cepat, penuh perubahan, dan terkadang penuh ketakutan. Dunia seolah tak lagi bisa diprediksi. Ada isu perang, pandemi, inflasi, perubahan iklim, hingga perkembangan teknologi yang terasa menakutkan. Banyak orang mulai merasa hidupnya dikendalikan oleh sistem dunia — kebijakan ekonomi global, digitalisasi, bahkan urusan kesehatan dan data pribadi.
Kita mendengar banyak teori konspirasi tentang “Agenda Global” atau Pandemic Treaty, yang katanya bisa mengontrol manusia lewat teknologi digital. Sebagian memang hanya spekulasi, tetapi satu hal yang pasti — dunia memang sedang bergerak menuju era yang penuh pengawasan dan ketidakpastian. Namun, di tengah semua itu, anak-anak Tuhan tidak perlu hidup dalam ketakutan.

Mazmur 91: Janji Perlindungan yang Tak Tergoyahkan

Mazmur 91 adalah salah satu pasal Alkitab yang paling menenangkan. Pemazmur menggambarkan Tuhan sebagai tempat perlindungan yang aman, perisai, dan benteng kokoh bagi setiap orang yang bersandar kepada-Nya.
Tuhan berkata, “Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang.” (Mazmur 91:5)
Percayalah bahwa Ini bukan janji kosong. Tuhan tahu bahwa manusia sering dikuasai oleh rasa takut — takut akan penyakit, kehilangan, bencana, bahkan masa depan. Tapi Ia memberikan jaminan yang luar biasa: kehadiran-Nya lebih besar dari setiap ancaman yang kita hadapi.
Ayat 7 menegaskan: “Walau seribu rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.”
Gambaran ini bukan sekadar simbolik. Ini adalah janji perlindungan rohani bahwa Tuhan mampu memelihara anak-anak-Nya bahkan di tengah kehancuran besar. Saat dunia panik, Tuhan berkata: “Engkau aman dalam genggaman-Ku.”
Tuhan Masih Berdaulat
Kita baru saja melewati masa pandemi COVID-19 yang mengguncang dunia. Banyak orang kehilangan pekerjaan, kesehatan, bahkan orang yang dicintai, mungkin diantara kita juga kehilangan orang yang kita kasihi. Semua terasa menakutkan dan tak pasti. Namun lihatlah — kita masih ada sampai hari ini bukan karena kekuatan kita, tapi karena pemeliharaan Tuhan.
Ada banyak hal yang tidak kita pahami. Mengapa sebagian orang sembuh, sementara yang lain tidak? Mengapa ekonomi bisa jatuh sedalam itu? Tetapi satu hal yang pasti: Tuhan tidak pernah berhenti bekerja. Dia menjaga kita, bahkan ketika kita tidak menyadarinya.

KITA TIDAK HIDUP KARENA SISTEM DUNIA YANG BAIK, TETAPI KARENA TUHAN YANG BERDAULAT DAN SETIA.

Hidup di Bawah Naungan-Nya

Pemazmur menulis tentang “tinggal di bawah naungan Yang Mahatinggi” — ini bukan sekadar pernyataan religius, melainkan gaya hidup. Artinya, kita setiap hari memilih untuk hidup dekat dengan Tuhan, berdoa, membaca Firman, dan mempercayakan masa depan kepada-Nya.
Ketika kamu bangun pagi, renungkanlah dan nyatakanlah “Tuhan, aku memilih untuk berlindung di bawah naungan-Mu hari ini. Jagai pikiranku dari ketakutan, hatiku dari kecemasan, dan langkahku dari kejatuhan.”
Berita dunia boleh membuat kita khawatir, tapi Firman Tuhan memulihkan hati kita. Daripada terus menatap layar ponsel dengan berita menakutkan, bukalah Alkitab dan temukan kedamaian yang sejati. Daripada mengikuti arus ketakutan dunia, pilihlah untuk mengisi hati dengan iman dan ucapan syukur.

Kita Bukan Pion, Kita Anak yang Dijaga

Dunia sering memperlakukan manusia seperti pion dalam permainan besar kekuasaan. Namun Firman Tuhan mengingatkan, kita bukan pion — kita adalah anak-anak Allah yang dijaga. Setiap helai rambut di kepala kita pun dihitung (Lukas 12:7). Mungkin di sekitar kita banyak yang jatuh, menyerah, atau kehilangan arah. Tetapi Tuhan sanggup membuat kita tetap berdiri teguh. Walau seribu rebah di sisi kita, kasih dan kuasa-Nya mampu menjaga langkah kita.

Rekan-rekan Bagaimana kalian menanggapi janji Tuhan: “Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang”? Apakah kalian mau benar-benar meluangkan waktu untuk “berlindung dalam naungan Tuhan” — berdoa, membaca Firman, dan berdiam diri dalam hadirat-Nya? Atau kamu justru lebih sering membiarkan pikiranmu dikuasai berita dunia dan ketakutan yang tidak berujung?

🙏 Pokok Doa
Tuhan, di tengah dunia yang semakin menakutkan dan tak pasti, aku percaya Engkau tetap memegang kendali. Walau seribu rebah di sisiku dan sepuluh ribu di sebelah kananku, aku percaya Engkau melindungi dan menopangku. Jagai hatiku agar tidak dikuasai rasa takut, tapi dipenuhi iman dan damai sejahtera-Mu. Dalam nama Yesus, aku berdoa. Amin.

Hikmat Hari Ini

“Manusia mungkin mengatur sistem dunia, tapi Allah tetap memegang kendali atas hidup anak-anak-Nya.”

Tuhan Yesus Memberkati


YNP – TVP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800

Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *