Renungan Harian Anak, Kamis 02 Januari 2024
Syalom, adik-adik!
Bagaimana kabarnya hari ini? Kakak berharap semuanya sehat dan penuh semangat, ya! Apalagi kita masih dalam suasana tahun baru. Siap mendengarkan renungan Firman Tuhan hari ini?
Adik-adik, siapa di sini yang pernah kehilangan barang kesayangan? Wah, pasti rasanya sedih sekali, apalagi kalau barang itu sangat penting bagi kita. Tetapi, bagaimana perasaan adik-adik ketika barang yang hilang itu akhirnya ditemukan? Pasti senang sekali, bukan? Rasanya seperti ingin menceritakan ke semua orang karena begitu bahagianya! Nah, di dalam Alkitab, Tuhan Yesus pernah bercerita tentang sebuah perumpamaan yang mirip dengan pengalaman ini. Perumpamaan itu adalah tentang domba yang hilang.
Dalam Lukas 15:3-7 diceritakan tentang “Domba yang Hilang”, Di perumpamaan ini, ada seekor domba yang tersesat jauh dari kawanan dombanya. Sang gembala yang baik tidak tinggal diam. Ia meninggalkan 99 domba lainnya di pegunungan dan pergi mencari domba yang hilang itu. Biasanya, seorang gembala tidak sendirian; ia bersama gembala-gembala lainnya yang membantu menjaga kawanan domba. Ketika gembala itu pergi mencari dombanya, teman-teman gembalanya membawa pulang kawanan domba yang lain. Sementara itu, masyarakat di sekitar juga berjaga-jaga. Ketika akhirnya sang gembala menemukan domba yang hilang dan memikulnya pulang, masyarakat akan bersorak-sorai dengan penuh sukacita.
Perumpamaan ini menggambarkan kasih Tuhan Yesus kepada kita semua. Kita sering kali seperti domba yang hilang, tersesat oleh dosa atau melakukan hal-hal yang tidak baik. Tetapi Tuhan Yesus, sebagai Gembala yang Baik, tidak pernah meninggalkan kita. Dia selalu mencari kita dan membawa kita kembali kepada-Nya.
Tuhan Yesus adalah Gembala yang Baik. Adik-adik, apa sih tugas seorang gembala yang baik?
1. Menjaga domba-dombanya. Gembala yang baik memastikan dombanya aman dari bahaya, seperti binatang buas atau serangan musuh.
2. Memimpin dombanya. Gembala membawa dombanya ke tempat yang ada makanan dan air agar domba-domba itu tetap sehat.
3. Mencari domba yang hilang. Kalau ada domba yang tersesat, gembala yang baik tidak akan tinggal diam. Ia akan berkorban, bahkan mempertaruhkan nyawanya, untuk menyelamatkan domba itu.

Tuhan Yesus adalah Gembala yang Baik untuk kita. Dia tidak ingin satu pun dari kita tersesat jauh dari-Nya. Dia menjaga kita melalui orang tua, saudara, guru, atau teman-teman kita. Kalau kita melakukan kesalahan, Tuhan Yesus akan menegur kita dengan kasih supaya kita kembali ke jalan yang benar. Dan apa yang Harus Kita Lakukan? Bersyukur karena Tuhan Yesus selalu menjaga dan memelihara kita. Mendengarkan teguran Tuhan melalui orang-orang di sekitar kita. Berusaha untuk hidup taat kepada Tuhan dan menjadi anak yang baik.
Adik-adik, kasih Tuhan Yesus itu sangat besar. Dia bahkan rela memberikan nyawa-Nya untuk menyelamatkan kita dari dosa. Sebenarnya, karena dosa-dosa kita, kita pantas menerima hukuman. Tetapi Tuhan Yesus datang mencari kita yang tersesat, memberikan nyawa-Nya di kayu salib, supaya kita bisa diselamatkan.
Ayat Hafalan:
“ Selamatkanlah kiranya umat-Mu dan berkatilah milik-Mu sendiri, gembalakanlah mereka dan dukunglah mereka untuk selama-lamanya.” (Mazmur 28:9)
Komitmen Hari Ini:
“Tuhan Yesus, Engkau adalah Gembala yang Baik yang senantiasa menjaga dan melindungi hidupku. Aku bersyukur karena Engkau selalu mencariku saat aku tersesat dan memeliharaku setiap hari.”
Selamat beraktivitas, adik-adik! Ingatlah, Tuhan Yesus selalu menjaga kita seperti Gembala yang Baik. 😊🙏
YNP – RS
I think this web site has some rattling fantastic info for everyone. “The individual will always be a minority. If a man is in a minority of one, we lock him up.” by Oliver Wendell Holmes.