Renungan harian Youth, Senin 25 Desember 2023
Merry Christmas … rekan-rekan Youth semuanya … Puji Tuhan hari ini kita merayakan kelahiran Sang Juru selamat yaitu Tuhan Yesus Kristus.
Natal adalah tentang Anugerah Terbesar yang Allah berikan buat Umat manusia, dan hal ini dengan jelas dinyatakan dalam
Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Mari kita melihat makna dari ayat ini
… Karena begitu besar kasih Allah …
YESUS adalah ANUGERAH TERBESAR
Adakah kita menyadarinya, mengapa ??? karena MASALAH TERBESAR MANUSIA adalah DOSA. Kenapa masalah terbesar karena, tidak ada solusi untuk mengatasinya. Karena DOSA = MURKA ALLAH. Karena itu solusi yang ada juga dari Allah sendiri – DIA YANG MENYELESAIKANNYA. KASIH ALLAH yang besar – Kualitas KASIH AGAPE (yang tidak bergantung dengan obyek yang diberikan)
.. sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal
Yesus datang kedunia dengan satu TUJUAN – mengerjakan puncak KARYA PENEBUSAN MANUSIA dengan KEMATIAN DIATAS KAYU SALIB
.. supaya setiap orang yang PERCAYA kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. HADIAH TERBESAR – TIDAK BINASA dan HIDUP YANG KEKAL
KUNCINYA adalah PERCAYA
Makna dari kata PERCAYA Percaya adalah sebuah PERTUKARAN, menukarkan pola pikir yang lama dengan hal yang baru, menukarkan setiap ketakutan, ketidakmampuan, kegagalan, dengan mengarahkan kepada Allah.
Kata PERCAYA – memiliki makna yang mendalam … “bukan hanya sekedar percaya”, tetapi percaya itu memiliki sebuah implikasi keluar dengan sebuah respon kehidupan. Orang yang percaya memiliki makna yang sungguh-sungguh untuk mengikatkan diri kita kepada kehendak Tuhan. Percaya adalah pertukaran kehendak kita kepada kehendak Allah. Adakah kita sungguh-sungguh PERCAYA kepada Tuhan? tetapi
pada Faktanya dalam kehidupan kita yang kita kerjakan bukanlah kehendak Allah namun kehendak diri kita sendiri.
Tuhan YESUS mengajarkan HAL KERAJAAN SORGA
Matius 13:44-46 Perumpamaan tentang harta terpendam dan mutiara yang berharga
Dari perumpamaan ini kita akan belajar 2 nilai Kerajaan Allah.
Kita semua tentunya setuju dan percaya bahwa Harta Karun dan Mutiara yang mulia itu adalah pribadi Kristus sendiri
Yang Pertama … Kedua perumpamaan ini memiliki sebuah kesamaan
Harga untuk mendapatkannya adalah “SEMUANYA dan SELURUHNYA”
Ini adalah nilai kerohanian yang penting dalam kekristenan, HARGA untuk PERCAYA adalah seluruh kehidupan kita. Inilah gambaran Kekristenan, pengiringan kepada Yesus adalah “totalitas” hidup kita, tidak setengah-setengah. MEMUSATKAN KEHIDUPAN KITA SEPENUHNYA KEPADA KRISTUS
Percaya adalah sebuah pertukaran. Kedua orang ini tidak berspekulasi (atau coba-coba) karena dia tahu apa yang didapatkannya jauh lebih mulia dari apa yang dimilikinya. Kedua orang tersebut juga tidak mengorbankan apa-apa (sebenarnya) dalam membeli ladang dan mutiara tersebut. (MESKIPUN MEREKA HARUS MENGORBANKAN SEMUANYA) ALASANNYA adalah mereka mendapatkan apa yang jauh lebih mulia . Seperti Rasul Paulus … yang meninggalkan manusianya yang lama dan menjadikannya semuanya sia-sia karena pengenalan akan kristus. Filipi 3:7-8
Yang Kedua … PERCAYA ITU BERTUMBUH.
Percaya kepada Tuhan Yesus berkaitan erat dengan PERTUMBUHAN ROHANI, percaya itu bukan sebuah titik “Dulu aku percaya” namun percaya adalah sebuah PERJALANAN untuk kita BERJUMPA DENGAN KRITUS
kedua perumpamaan ini memiliki perbedaan. Kisah Harta diladang ~ menemukan namun Kisah sedangkan dalam perumpamaan Mutiara pedagang ini mencari. Ini menggambarkan kehidupan iman Kekristenan kita didalam Tuhan. Ketika kita “berjumpa dengan Kristus” pertama kali dan kita menggambil keputusan untuk mengikut Yesus kita digambarkan seperti seseorang yang menemukan harta yang sungguh luar biasa. Kita berani membayar apapun demi iman dan percaya kita kepada Kristus … bahkan ada saudara-saudara seiman kita yang harus mempertaruhkan nyawa dengan iman dan kepercayaan mereka. … Namun Kekristenan kita tidak pernah berhenti dan harus terus mencari, ada sebuah perjalanan pertumbuhan iman (pencarian) / pengenalan pribadi Kristus dalam kehidupan kita.
“Kekristenan itu berbeda secara kualitas bukan kuantitas, bukan fakta mana yang kelihatan lebih baik atau lebih banyak. Semua sistem kepercayaan diluar Kristus berusaha dengan sunguh “membangun jasa” mereka supaya mereka dapat diterima oleh Allah mereka sebagai bentuk pahala. Namun didalam Kristus yang dituntut sebaliknya adalah “peniadaan jasa” karena semuanya sudah dikerjakan oleh Kristus”.
Kekristenan adalah iman kepada kasih karunia dan anugerah tetapi tidak murahan karena harganya adalah “semuanya” ….
Selamat Hari Natal … Selamat menikmati Anugerah Terbesar dalam kehidupan kita semuanya dan tetaplah berjuang sampai garis akhir
Tuhan Yesus memberkati
YNP – YDK