“SAMPAI SELESAI”

“SAMPAI SELESAI”

Renungan Harian Anak, Sabtu 04 September 2021

Bacaan renungan: Keluaran 39:32-43

Selamat pagi Elohim Kids.  Gimana kabarnya hari ini? Tetap jaga kesehatan ya. Makan yang teratur, 4 Sehat 5 Sempurna. Jangan lupa minum vitamin dan berolahraga agar tubuh kita kuat dan sehat, okay? Yuk sama-sama kita mau belajar Firman Tuhan pada hari ini lewat renungan pagi ini.

Adik-adik semua pasti mempunyai tanggung jawab dan kewajibannya masing-masing kan? Misalnya dirumah bertanggungjawab untuk membersihkan tempat tidur, membantu pekerjaan rumah, membersihkan mainan setelah bermain dan banyak hal lainnya. Di sekolah juga pasti ada seperti belajar dengan benar, menyelesaikan tugas dan pekerjaan rumah tepat waktu dan masih banyak lagi. Semua pasti harus diselesaikan hingga tuntas dan selesai. Kalau kita melalaikan tugas dan tanggungjawab yang sudah diberikan pasti ada konsekuensi atau akibat dari tugas yang belum terselesaikan tersebut. Misalnya saja tugas sekolah kita bertambah banyak dan menumpuk dan tenggang waktu atau batas pengumpulan tugasnya sudah tidak lama lagi. Pasti kita akan kewalahan dan pusing tujuh keliling karena harus mengerjakan semua tugas sekolah yang telah ditunda-tunda tersebut sekaligus. Jangan sampai deh kita. Ada baiknya jika kita mengerjakan dan menyelesaikan tugas yang telah diberikan pada hari dimana tugas itu diberikan agar kita memilik waktu luang untuk melakukan kegiatan lainnya tanpa kepikiran dengan tugas yang ada.

Ada pepatah mengatakan permulaan yang baik dari sebuah pekerjaan adalah separuh jalan dari keseluruhan pekerjaan.

Namun, banyak pekerjaan yang dimulai dengan sangat baik, disertai ketekunan dalam mengerjakan, dikerjakan dalam kerja sama yang harmonis, dengan pengurbanan diri demi terwujudnya hasil, dll., ternyata tidak diselesaikan dengan baik dan tuntas, bahkan tidak jarang berhenti di tengah jalan.  Sebuah pekerjaan yang dimulai dengan baik tidak akan ada artinya jika akhirnya berhenti di tengah jalan. Tidak sedikit orang memulai pekerjaannya dengan sangat baik seperti melakukan perencanaan, mengerjakannya dengan ketekunan, bahkan disertai dengan pengorbanan banyak hal demi terwujudnya hasil, tapi ternyata pekerjaan itu tidak terselesaikan dengan baik. Tidak tuntas! Malahan tidak jarang berantakan di tengah jalan.

Bacaan firman hari ini menulis tentang orang-orang yang bekerja membangun Kemah Suci, membuat perabotan, dan mengerjakan pakaian imam. Pekerjaan ini terlihat sangat rumit dan sulit. Tetapi para pekerja itu memulai pekerjaannya dengan sangat baik bahkan mampu menyelesaikannya sampai tuntas. Pekerjaan itu tidak hanya tuntas, namun juga disertai sebuah tanggung jawab berupa pelaporan penggunaan uang oleh para pelaksananya. Ada serah terima hasil pekerjaan itu kepada Musa. Dan catatan penting yang menunjukkan tuntasnya pekerjaan yang dipercayakan itu adalah bukti bahwa mereka bekerja tepat seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa (ay. 42).

Pembangunan Kemah Suci adalah karya terindah yang pernah dikerjakan umat Israel masa itu. Mereka menuntaskan pekerjaan itu bukan karena hebat tetapi karena anugerah Tuhan semata. Pekerjaan yang sesungguhnya berat dan rumit itu mampu diselesaikan karena mereka taat melakukan setiap petunjuk Tuhan.

Demikianlah kita selayaknya menyelesaikan tugas panggilan Tuhan dalam hidup kita. Meski terasa berat, ketika kita taat pada firman-Nya, maka Tuhan akan menolong kita untuk menuntaskannya. Sebagai anak Tuhan kita semuanya harus bertanggung jawab untuk menyelesaikan semua tanggung jawab sekecil apapun dengan tuntas tidak boleh separuh-separuh. Maka adik-adik akan bisa belajar untuk bertanggung jawab dan dipercayai hal-hal yang lebih besar.

TANPA KESETIAAN DAN TANGGUNG JAWAB UNTUK MENGIKUTI PETUNJUK TUHAN, SEBUAH PEKERJAAN YANG DIAWALI DENGAN BAIK PUN AKAN BERAKHIR SIA-SIA.

Tuhan Yesus memberikan teladan bagi kehidupan kita untuk setia dan bertanggung jawab, seperti dinyatkan diayat berikut dan juga menjadi ayat hafalan hari ini

Yohanes  4:34 Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Komitmenku hari ini

Aku mau belajar untuk setia dan bertanggung jawab untuk menyelesaikan semua tugas yang diberikan dengan baik dan tuntas

MEK – YC

PENGUMUMAN

Jangan lupa adik-adik semuanya, untuk mengikuti ibadah Elohim Kids di acara Sunday Funday Besok … hari minggu jam 08.15 di channel Youtube Elohim ministry dengan tema :

“Menjadi Murid Kristus”

Ayo kita bersukacita Bersama memuji Tuhan dan juga yang paling penting kita belajar Firman Tuhan.

Untuk Aktivitas siapkan

  1. Kertas HVS
  2. Kertas Lipat
  3. Gunting dan Lem
  4. Alat tulis dan Warna

Sampai jumpa besok ya … Tuhan Yesus memberkati.

Tuhan Memulihkan

Tuhan Memulihkan

Renungan harian Youth, Sabtu 04 September 2021

Bahan Bacaan : Mazmur 126

Shalom rekan-rekan youth Elohim, apa kabarnya hari ini? Semoga kita selalu sehat dan dalam lindungan Tuhan yaa….

Pasti setiap kita pernah mengalami yang namanya sakit. Entah itu sakit yang ringan maupun yang berat. Ketika kita sakit, imunitas tubuh kita menurun, oleh sebab itu kita perlu pemulihan tubuh. Banyak hal yang kita lakukan seperti makan makanan bergizi, minum vitamin, bahkan obat-obatn. Hal ini akan mengembalikan imunitas tubuh kita seperti semula. Demikian juga kehidupan rohani kita. Dosa telah membuat kita jauh dari Allah. Gambar Allah dalam diri manusia telah rusak akibat dosa. Dosa menghancurkan kehidupan manusia. Dosa membuat manusia kehilangan damai sejahtera, dosa membuat manusia kehilangan harga diri, dosa juga membuat manusia kehilangan pengharapan. Dosa nikmat sesaat, tetapi menghancurkan selamanya.

Tuhan datang bukan hanya untuk mengampuni dosa-dosa kita, tetapi juga untuk memulihkan kehidupan kita, bahkan Tuhan memberikan pengharapan-pengharapan baru dalam hidup kita.

Begitu juga kehidupan bangsa Israel yang kembali dari pembuangan di Babel. Mereka bersukacita karena Tuhan memulihkan keadaan mereka. Mereka bersorak sorai karena Tuhan menjawab doa mereka. Dalam Mazmur 126, dapat kita lihat bahwa, ketika Tuhan memulihkan keadaan umat yang dikasihi-Nya, maka umat tersebut hidup dengan sukacita, hidup dalam pengharapan kepada Allah.

Tidakkah kita ingat juga cerita tentang Naomi, ketika kelaparan melanda Betlehem, Naomi malah lari ke tanah Moab bersama suami dan kedua anaknya Mahlon dan Kilyon. Singkat cerita suami dan kedua anaknya mati. Lalu dia kembali, dan orang berkata,’betulkah itu Naomi?” Lalu Naomi menjawabnya,”jangan panggil aku Naomi. Panggil aku Mara, karena yang Maha Kuasa telah melakukan yang pahit dalam hidupku.” Disini kita melihat, Naomi kehilangan harga diri, kehilangan kepercayaan, sehingga ia menyuruh orang memanggil dia ‘pahit’. Tetapi ketika Tuhan memulihkan, Tuhan menyatakan kuasanya. Dia ampuni dan kembalikan keadaannya seperti semula menurut gambar dan rupa Allah.

Bukan hanya Tuhan menyatakan kuasanya, tetapi Tuhan juga mengangkat kita dari kejatuhan. Ketika kita bertobat, Tuhan bereskan hidup kita. Ketika Tuhan memulihkan keadaan kita, maka sukacita yang dari Tuhan akan memenuhi hidup kita.

Tuhan mengampuni dan memulihkan kita atas dasar Tuhan mengasihi kehidupan kita. Inisiatif datang dari Tuhan, tetapi perlu respon manusia untuk menangkap inisiatif Allah.

Kita perlu ‘DUIT’ (Doa, Usaha, Iman dan Taat) untuk merespon kasih Tuhan yang memulihkan hidup kita.  Dalam II Tawarikh 7:14 mengatakan,” dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.”

Marilah kita merespon inisiatif Tuhan yang memulihkan hidup kita. Tidak ada keadaan atau situasi sepahit apapun yang Tuhan tidak sanggup pulihkan.

Komitmenku hari ini

Aku percaya pemulihan yang sempurna adalah bersumber dari Tuhan, ada begitu banyak kelemahan dan hal-hal yang berat aku alami tetap Tuhan Sang Pemulih sanggup untuk memulihkan segala sesuatu

Tuhan Yesus memberkati!

MW -AdS

PENGUMUMAN …

Buat rekan-rekan youth … jangan lupa nanti sore di chanel youtube Elohim ministry … Nanti sore ada EL-Rei jam 16.30 yang akan menemani kalian untuk memahami isu-isu yang banyak anak muda hadapi, dan tentunya kita akan belajar juga dari sudut pandang Firman Tuhan … dan tema kita nanti sore adalah “MENGEJAR VISI atau AMBISI”… kehidupan kita adalah tentang menyelesaikan apa yang menjadi kehendak Tuhan dalam kehidupan ini, namun pada kenyataannya ini pergumulan kita sebagai anak Tuhan antara visi dari Tuhan ataukah Ambisi diri kita sendiri … selengkapnya akan dikupas tuntas jadi jangan lupa saksikan El Rei nanti sore.

Dan Juga jangan lupa buat besok Ibadah Onsite digedung gereja GPdI Elohim sudah dimulai ,,, jam 06.00 tentunya tetap dengan protokol kesehatan

Ibadah online jam 07.00 pagi dan Ibadah Sunday Funday jam 08.15 di channel youtube Elohim ministry.

Taurat Tuhan itu Sempurna

Taurat Tuhan itu Sempurna

Renungan Harian, Sabtu 04 September 2021.

Bacaan: Mazmur 17 : 1 -15

Mazmur 19:1, Dengarkanlah, Tuhan perkara yang benar, perhatikanlah seruanku; berilah telinga akan doaku, dari bibir yang tidak menipu.

Ayat 6, Aku berseru kepadaMu, karena Engkau menjawab aku, ya Allah ; sendengkanlah telingaMu kepadaKu dengarkanlah perkataanku.

Dalam perikop ini Daud menceritakan bahwa dirinya mengalami pergumulan yang berat yang disebabkan kejahatan para musuhnya. Daud membawa permasalahannya kepada Allah hakim yang adil. Untuk membuktikan dirinya tidak bersalah, Daud menyediakan diri untuk dinilai dan diuji oleh Allah. Daud yakin kalau Allah menguji dirinya maka tidak akan ditemukan kejahatan  baik dalam perbuatan maupun dalam perkataan. Yang dimaksudkan orang-orang jahat adalah Saul dan pengikutnya yang bermaksud membunuh dirinya. Namun dirinya Daud menjaga dirinya untuk tidak melakukan kekerasan. Daud memiliki kesempatan dua kali untuk membunuh Saul, tetapi ia mencegah dirinya dan para  pengikutnya untuk tidak membunuh Saul. Sekalipun tindakan Daud itu sangat muli , namun tidak membuat Saul berbaikan hati terhadap Daud.

Daud masih hidup sebagai saksi bahwa Taurat Tuhan Sempurna. Kesempurnaan taurat Tuhan itu terletak pada Tuhan, Dialah Allah yang berfirman, itulah firman Allah yang menyegarkan jiwa karena mengandung janji dan harapan.

Mazmur 19 : 7,Taurat Tuhan itu sempurna, menyegarkan jiwa, peraturan Tuhan itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman”.

Mazmur 119 : 105, FirmanMu adalah pelita bagi kakiku, dan cahaya bagi jalanku.

Dalam hal ini juga dikatakan bahwa Taurat Tuhan atau firman Tuhan adalah hikmat Tuhan. Apa yang dikatakan Daud adalah benar, sebab firman Tuhan adalah hikmat Tuhan. Jadi orang yang menyukai firman Tuhan dan melakukannya adalah orang yang berhikmat  dan dipimpin oleh hikmat Tuhan.

Tidak ada kekuatan yang lebih besar dari KEKUATAN TUHAN karena melalui  Firman Tuhan kita bisa lebih mampu mengendalikan diri dan mengenal ayat secara lebih mendalam.

Hal ini jugalah pengalaman Daud dalam hidupnya bersama Tuhan. Ada banyak hal yang dikatakan dalam hal ini tentang taurat Tuhan, titah Tuhan dan perintah Tuhan.

Hal takut akan Tuhan, hukum-hukum Tuhan, adalah lebih indah dari pada emas dan lebih manis dari madu.

Orang yang mengasihi Tuhan dan hidup menurut ketetapan-ketetapanNya (FirmanNya) adalah orang yg berbahagia, yang artinya beruntung dan diberkati.

Doa Daud dalam hal ini karena ia menyadari sebagai pribadi  yang tidak sempurna dalam takut akan Allah dan kemungkinan bisa jatuh, sehingga ia membutuhkan dan memohon pengampunan Tuhan.

Hendaknya saudara-saudara ucapan mulut dan renungan hati kita adalah hal-hal yang berkenan dan menyenangkan hati Tuhan.

Tuhan memberkati

EW