Elohim Ministry youth CONTOH HIDUP

CONTOH HIDUP



Renungan Harian Youth, Kamis 09 Maret 2023

1 Timotius 1:16

Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal.

Seorang penulis mengatakan bahwa kesalahan yang sering terjadi saat seseorang memberitakan Injil adalah menceritakan Kristus seperti menyampaikan informasi dari sebuah brosur. Padahal seseorang yang memberikan kesaksian tentang Kristus bukankah seharusnya sudah pernah mengalami bagaimana kasih Kristus bekerja di dalam dirinya secara pribadi? Sebenarnya dirinya adalah kesaksian yang nyata bahwa seorang yang berdosa diselamatkan di dalam kasih karunia Tuhan dan mengalami perubahan, yang tadinya hidup dalam keberdosaan sekarang bisa menjadi saksi kemuliaan-Nya. Itulah yang Rasul Paulus juga katakan bahwa dirinya adalah contoh untuk orang-orang lain.

Paulus dulu bernama Saulus. Sebelum menjadi Rasul-Nya, saat masih sebagai Saulus ia jahat mengejar para pengikut Kristus untuk dianiaya bahkan membunuh mereka. Kemurahan Kasih Allah kepada Saulus menjadi Paulus memberikan kita teladan kasih dan semangat untuk memberitakan Injil kepada semua orang.

Teladan dari Allah yang memberikan kemurahan dan panjang sabar serta kesempatan kepadanya untuk bertobat, menjadi murid dan bahkan pelayan Kristus yang luar biasa.

Kini dalam di suratnya (yang menjadi konteks bacaan serta perenungan kita bersama), Rasul Paulus tidak perlu menguraikan doktrin-doktrin secara terinci bagi Timotius, tetapi Paulus kemudian menguatkan iman dan mendorong semangat pelayanan Timotius dengan suatu keteladanan yang hebat: Paulus menyajikan kontras yang dramatis di antara ketidaklayakannya dengan kemurahan Kristus, dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya.

Pertanyaannya untuk setiap kita adalah, Pernahkah kita membuat pengakuan bahwa kita orang paling jahat, berdosa, dan segala yang buruk yang melekat dalam diri kita, serta menceritakan bahwa kita punya masa lalu yang sangat kelam? Tentu tidak mudah menyampaikan pengakuan sedemikian terbuka.

Rasul Paulus mengatakan sekali lagi, dia adalah orang paling berdosa tetapi Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Kesabaran artinya ada jangka waktu yang tidak sebentar, ada kesalahan yang sudah berulang-ulang dilakukan. Kesabaran Tuhan Yesus sangat disadari oleh Paulus, bukan sehari dua hari dia hidup sebagai penentang Kristus, bahkan sudah banyak korban yang jatuh di tangannya, tidak terhitung sumpah serapah dan hujatan dilontarkan mulutnya, tetapi Tuhan Yesus tetap sabar dan mengubahkannya. “Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal.” (ay. 16b). Paulus menyatakan dirinya adalah contoh bagi orang lain, kesaksian nyata, bahwa orang seperti dia yang sangat menentang Yesus, telah mendapatkan kasih karunia Tuhan. Jadi orang-orang yang hidupnya di dalam kegelapan dosa, yang terikat dengan dosa-dosa menjijikkan, satu-satunya jalan keluar adalah di dalam Tuhan Yesus. Ini adalah contoh hidup yang nyata, yang diubahkan dengan ajaib.

Kasih karunia Kristus perlu sekali untuk diceritakan.

Kita pun orang berdosa. Namun demikian, Allah punya caranya yang unik bagi setiap pribadi untuk memproses dan mengubah hidup kita. Ucapkanlah syukur untuk kesabaran Allah atas hidup kita dan mempercayakan pelayanan dan pekerjaan yang kita jalani saat ini. Berdoalah juga supaya pengalaman Anda bersama Tuhan ini menjadikan Anda teladan yang menolong orang lain mengalami penyertaan Tuhan yang mengubahkan hidup mereka.

TUHAN MENERIMA KITA APA ADANYA, TETAPI DIA TIDAK MEMBIARKAN KITA SEADANYA. — Max Lucado

Kita tentu harus belajar menjadi teladan bagi semua orang dalam segala hal sebagai seorang muda yang harus terus bertekun dan beriman kepada Kristus dalam segala perjalanan kehidupan kita. Sama seperti Timotius. Tidak mudah pastinya bagi Timotius untuk melakukan semua yang dipesankan oleh Paulus. Oleh karena itu Paulus tidak lupa juga menasihati Timotius agar tetap memerhatikan keimanannya, menghayati panggilannya.

Sadar atau tidak, kenyataan saat ini masyarakat lebih memilih percaya kepada influencer tentang suatu isu/fenomena.  Tantangan yang berat bagi setiap kita untuk terus menyajikan kebenaran yang Allah tawarkan dengan cara yang benar dan mudah diterima oleh khalayak ramai.  Semuanya itu hanya bisa dimulai dengan kita menampilkan sesuatu yang baik dimulai dari keberadaan diri kita, dari luar maupun dalam diri kita.

Rekan-rekan youth, ingatlah akan hal ini, bahwa Kasih karunia tersedia untuk orang-orang berdosa. Jika kita sudah mengalaminya, ceritakanlah tentang kasih Tuhan yang sudah mengubahkan kita. Di sekitar kita banyak orang-orang yang merasa tidak ada kesempatan lagi bagi hidupnya yang sudah terbelenggu dosa. Ada juga yang merasa hidupnya baik-baik saja tanpa Kristus, padahal sedang berjalan menuju kebinasaan. Mereka perlu Kristus. Mereka perlu mendengar berita tentang kasih karunia Tuhan. Kesaksian terutama kita dalam hidup ini adalah bahwa kita diselamatkan oleh Tuhan Yesus Kristus.

Jadilah teladan dan jadilah contoh kehidupan yang berdampak untuk kerajaan Allah.

Amin
Tuhan Yesus Memberkati

 RM – SCW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *