Elohim Ministry youth BERJALAN DALAM KEHENDAK TUHAN

BERJALAN DALAM KEHENDAK TUHAN



Renungan Harian Youth, Rabu 15 Maret 2023

Rekan-rekan Youth tentunya sejak kecil kita dididik untuk menjadi pribadi yang berguna, pintar dan mampu menyelesaikan segala persoalan yang dihadapinya dengan penuh tanggung jawab. Sejak kecil baik dirumah ataupun juga disekolah kita belajar bagaimana untuk bertanggung jawab.

Didikan yang kita terima sejak kecil bahkan sampai sekarang akan memproses kehidupan kita untuk menjadi pribadi yang semakin dewasa yang siap menjalani masa depannya dengan baik.

Ketika kita bersekolah, bahkan menempuh Pendidikan yang tinggi pastinya kita ingin supaya kita bisa bekerja dengan posisi yang baik, sesuai dengan cita-cita yang kita harapkan dan menjadi orang yang ahli dalam bidang kita. Karena keahlian itu akan menentukan posisi yang bagus dan tentunya juga mempengaruhi nilai diri kita dalam bekerja atau penghasilan. Bahkan sebagai anak Tuhan menjadi pintar dan mendapat posisi yang tinggi bukanlah sesuatu yang membuat umat Tuhan berdosa di hadapanNya. Yang terpenting di atas segalanya adalah kita dapat tetap menjaga agar hati kita bersih di hadapanNya. Jangan sampai kepintaran dan kemampuan yang kita miliki membuat jalan kita menjauh daripada Tuhan karena mengandalkan diri kita sendiri.

Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.” Amsal 16:2

Karena itulah dibutuhkan keseimbangan, bukan hanya tentang kepintaran kita menjadi cerdas namun juga secara spiritual kita juga bertumbuh menjadi pribadi yang dewasa. Ingatlah bahwa Tuhan menguji hati kita untuk tetap menjadi pribadi yang semakin berkenan kepadaNya. Jangan sampai kepintaran membuat kita berpikir bahwa setiap keputusan yang diambil adalah pasti benar.

Kepintaran manusia yang sombong dapat membutakan mata hati sehingga mereka tidak dapat melihat bahwa jalan yang diambilnya adalah salah dan menyimpang dari tuntunan Tuhan.

Alkitab menceritakan ada banyak tokoh yang dipakai Tuhan secara luar biasa. Melalui daya pikir mereka yang luar biasa, mereka menjadi orang-orang yang dipercaya oleh pemerintahan yang ada pada saat itu dan mereka memegang tanggung jawab yang sangat besar serta memberi pengaruh yang besar juga bagi banyak orang. Beberapa di antaranya adalah Abraham, Daniel, Daud dan Yusuf dan juga banyak yang lainnya

Dari kisah kehidupan mereka ada beberapa hal yang bisa kita pelajari bagaimana kita hidup tetap berjalan dalam kehendak Tuhan:

1. Mau Dikoreksi

Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku.” Maz 27:2

Daud merupakan orang yang dipakai oleh Tuhan secara luar biasa. Tidak ada bangsa pada waktu jamannya yang tidak mengenal kebesaran Daud. Bahkan sampai pada hari ini juga hampir semua orang mengetahui kisah tentang kebesaran Raja Daud. Tidak hanya itu, tetapi Daud juga satu- satunya orang yang disebut dalam Alkitab sebagai orang yang berkenan di hati Tuhan. Daud bukanlah orang yang sempurna dan tidak mempunyai kesalahan atau dosa di hadapan Tuhan. Dia beberapa kali melakukan kesalahan di hadapan Tuhan. Tetapi ketika dia bersalah, dia mau mengakui dan bertobat dari dosa. Dia juga senantiasa membuka hatinya agar bisa dikoreksi oleh Tuhan. Dia selalu meminta Tuhan untuk menyelidiki hatinya, apa yang masih tersembunyi dalam hatinya, yang masih tidak berkenan di hadapan Tuhan agar disingkapkan. Ini yang membuat Daud dapat senantiasa berjalan di dalam kehendak Tuhan.

Ingatlah bahwa Ketika kita menutup hati kita untuk dikoreksi, maka kita akan berjalan dalam kebenaran diri kita sendiri.

Kita tidak akan tahu jika kita berjalan ke arah yang salah. Seberapa pintarnya diri kita, kita bukanlah manusia yang sempurna yang tidak pernah melakukan kesalahan. Oleh karena itu kita harus memiliki hati yang terbuka dan mau dikoreksi agar hidup kita dapat tetap dalam kehendak Tuhan. Sama seperti Daud yang ditegur oleh Nabi Natan ketika telah melakukan dosa, maka Tuhan juga bisa memakai orang lain untuk menegur kesalahan yang kita lakukan. Oleh karena itu nasehat maupun teguran yang diberikan oleh orang-orang terdekat kita akan berguna bagi hidup kita agar kita tetap mengetahui apa yang baik dan benar bagi hidup kita.

2. Mengakui Kebesaran Tuhan

Tetapi setelah lewat waktu yang ditentukan, aku, Nebukadnezar, menengadah ke langit, dan akal budiku kembali lagi kepadaku. Lalu aku memuji Yang Mahatinggi dan membesarkan dan memuliakan Yang Hidup kekal itu, karena kekuasaan-Nya ialah kekuasaan yang kekal dan kerajaan-Nya turun-temurun.” Dan 4:34

kita melihat ada Nebukadnezar dalam kebesarannya memuji segala yang telah diperolehnya dan segala yang telah dibangunnya adalah karena kemampuan dan kehebatan dirinya sendiri. Pada saat itulah Tuhan menghukum Nebukadnezar sehingga dia menjadi tidak waras. Pada akhirnya Nebukadnezar sadar akan kebesaran Tuhan, dan pada saat itu juga Tuhan mengembalikan segala kebesarannya.

Segala yang kita peroleh baik itu kepintaran, kemampuan, pekerjaan yang baik, posisi yang tinggi, pendapatan yang baik, harta kekayaan seperti rumah, kendaraan dan yang lainnya adalah dari Tuhan.

Semuanya itu diberikan bagi kita untuk dapat dikelola dengan baik. Semuanya adalah tetap milik Tuhan, tetapi dipercayakan melalui hidup kita agar kita dapat mengelola dengan baik sehingga dapat menjadi berkat bagi banyak orang.

Kita harus mengakui bahwa semuanya adalah karena kasih kemurahan Tuhan. Oleh karena kuasaNya-lah kita dapat memiliki semuanya itu. Semua yang kita peroleh mempunyai maksud dan tujuan tertentu dari Tuhan, yaitu agar kita dapat menjadi kesaksian bagi segala bangsa. Melalui pengakuan akan kebesaran Tuhan, maka kita dapat senantiasa berjalan dalam kehendakNya.  Memiliki hati yang senantiasa mau dikoreksi dan mengakui kebesaran Tuhan dalam langkah hidup kita akan membawa kita untuk tetap berjalan dalam kehendakNya.

Kita boleh menganggap diri kita sudah melakukan hal yang benar, tetapi Tuhanlah yang layak untuk menentukan apakah kita sudah mengambil langkah benar di hadapanNya.

Tuhan Yesus memberkati

YNP – YDK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *