Renungan Harian Rabu, 04 September 2024
Bacaan: Kolose 3:13 “Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain; sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.”
Kolose 3:13 mengajarkan tentang kesabaran dan pengampunan dalam komunitas Kristen. Ada hal penting, yaitu pengampunan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun gereja. Ada beberapa hal yang dapat kita renungkan dari pembacaan kita hari ini:
1. Kesabaran Sebagai Tanda Hidup Baru di Dalam Kristus
Paulus menulis surat ini kepada jemaat di Kolose untuk mengingatkan mereka tentang cara hidup yang baru sebagai orang-orang yang telah dipilih Allah. Kesabaran adalah bagian dari buah Roh (Galatia 5:22-23) dan merupakan cerminan dari karakter Kristus dalam kehidupan kita.
Yang menjadi pertanyaan, apakah kita sudah bersabar terhadap sesama dalam segala hal, seperti Kristus sabar terhadap kita?
2. Pengampunan yang Aktif dan Berkesinambungan
Kata “ampunilah” di Kolose 3:13 menggunakan bentuk perintah yang menunjukkan bahwa pengampunan adalah tindakan aktif dan terus-menerus.
Pengampunan bukan berarti kita melupakan kesalahan orang lain, tetapi memilih untuk tidak membiarkan kesalahan itu menguasai hati dan pikiran kita.
Tentu kita ingat dengan cerita tentang Yesus yang mengampuni wanita yang berzinah (Yohanes 8:1-11) atau tentang Yesus yang mengampuni orang-orang yang menyalibkan-Nya (Lukas 23:34). Tuhan Yesus mengajarkan untuk mengampuni mereka secara aktif dan terus-menerus.
3. Meneladani Pengampunan Tuhan
Paulus mengingatkan kita untuk mengampuni “sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu.” Pengampunan kita kepada orang lain didasarkan pada pengampunan yang telah kita terima dari Tuhan. Ini adalah panggilan untuk meniru kasih karunia dan kemurahan Allah.
Perlu kita mengerti bahwa pengampunan Tuhan tidak bersyarat dan diberikan dengan cuma-cuma. Seperti yang tertulis di Efesus 4:32, “Hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.”
Implikasi Pengampunan dalam Kehidupan Sehari-hari
Jelaskan bahwa pengampunan membawa damai sejahtera dalam hati kita dan di antara komunitas orang percaya. Pengampunan juga menghindarkan kita dari akar pahit yang bisa tumbuh karena dendam atau kemarahan (Ibrani 12:15). Pengampunan harus bisa diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan: di dalam keluarga, di tempat kerja, di gereja, dan dalam hubungan antar pribadi.
Dari perenungan kita hari ini, pentingnya hidup dalam kesabaran dan pengampunan sebagai bukti bahwa kita adalah anak-anak Allah yang telah ditebus oleh darah Kristus. Mari kita terus meminta Tuhan memberikan hati yang penuh kasih dan pengampunan, agar kita dapat hidup dalam damai sejahtera dan kasih karunia Tuhan.
Bagi orang percaya, ayat ini menantang untuk menerapkan pengampunan dan kesabaran dalam setiap aspek hubungan mereka, baik di dalam gereja, keluarga, atau masyarakat. Ini mengingatkan kita bahwa pengampunan bukan pilihan, melainkan panggilan yang harus diwujudkan dalam hidup sehari-hari. Dengan mengampuni orang lain, kita memancarkan kasih dan anugerah Tuhan kepada dunia.
Tuhan Yesus memberkati.
CM
Bacaan Alkitab hari ini : Kitab Ezra pasal 6 dan 7
https://elohim.id/bacaan-alkitab-rabu-04-september-2024/