Renungan Harian, Sabtu 05 Oktober 2024
Nats: 1Samuel 17 : 24, Ketika semua orang Israel melihat orang itu, larilah mereka dari padanya dengan sangat ketakutan.
Syalom bapak ibu yang terkasih dalam Tuhan.
Ada tulisan yang berbunyi: Satu-satunya yang perlu kita takutkan adalah ketakutan itu sendiri. (FD. Roosevelt). Seringkali ketakutan akan menghadirkan bayangan yang lebih besar daripada kenyataannya, Kala nats yang sudah kita baca hari ini firman Tuhan menceritakan tentang musuh Israel yang bernama Goliat, Goliat dengan badan, baju perangnya, persenjataannya yang serba besar membuat bangsa Israel terintimidasi dengan ketakutan yang ada didepan mereka.
Mengapa mereka bisa diintimidasi ? karena Tidak sadar ! Bangsa Israel tidak sadar ada Tuhan yang lebih besar dari Goliat. Fokus mereka kepada Goliat (masalah, intimidasi) bukan kepada Tuhan, sehingga mereka menjadi takut.
Bentuk Intimidasi : Kamu tidak mampu !
Intimidasi ini datang dari Saul yang tidak yakin akan kemampuan Daud karena latar belakangnya dan usianya yang masih muda. Intimidasi lainnya datang dari kakak-kakaknya yang adalah prajurit Israel yang sudah terlatih. Intimidasi bisa datang dari mana saja, termasuk dari diri kita sendiri.
Tetapi bagi Daud, bayangan-bayangan itu tidak dilihatnya sebab dia selalu mengarahkan pandangannya kepada Tuhannya, sehingga dia tidak dikuasai ketakutan itu. Ia tahu sikap serta tindakan apa yang harus diperbuatnya terhadap musuh penghina Allahnya itu. Daud tidak lari melainkan menghadapi dan mengalahkannya.
Kala kehidupan kitapun ada tantangan hidup yang harus kami hadapi, Dari yang sederhana sampai yang rumit masalahnya, ketakutan akan selalu memperbesarnya!! Dengan bayangan dan ketakutan itu berkembang menjadi reaksi berlebihan, panik, Dan kehilangan akal sehat, egois bahkan putus asa.
Bapak ibu yang terkasih dalam Tuhan ketika kita ada dalam ketakutan, biarlah kita selalu ingat akan teladan Daud, yang selalu mengarahkan pandangannya dan bersandar kepada Allahnya dan percaya bahwa kuasanya jauh lebih besar dari segala sesuatu termasuk ketakutan itu.
Kita sering kali mendukakan Allah kita, dan lebih takut pada ketakutan itu sendiri, tetapi firman Tuhan hari ini mengajar kita untuk belajar kepada Daud yang selalu mengarahkan pandangannya kepada Allahnya ketika dia sedang berhadapan dengan kesulitan. Dan selalu percaya kepada pertolonganNya.
Saya memutuskan untuk bersyukur, bukannya marah, atas keadaan diri sendiri ! Saya juga berharap, suatu saat bisa menjadi seperti pria luar biasa itu-yakni bisa menolong dan menginspirasi banyak orang ! (Nick Vudicic)
Tuhan Yesus memberkati.
EW
Bacaan Alkitab hari ini : Kitab Ayub pasal 35 dan 36