Elohim Ministry youth KABAR BAIK

KABAR BAIK



Renungan Harian Youth, Rabu 30 April 2025

YOHANES 3:17, Karena Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan supaya dunia diselamatkan melalui Anak-Nya.

Kita hidup di tengah zaman ketika banyak keyakinan yang dulu kokoh kini mulai goyah. Kepercayaan terhadap Kitab Suci perlahan-lahan terkikis. Hanya sedikit yang benar-benar memegang teguh otoritas dan kecukupan Alkitab untuk memenuhi tujuan Allah. Mungkin kerusakan ini tidak tampak jelas dalam satu generasi, tetapi seiring waktu, akan tampak buah pahit dari kemerosotan iman: keraguan, ketidakpedulian, dan kesibukan akan hal-hal yang salah.

Rekan-rekan youth, Ingatlah segala perbuatan Yesus… dia adalah Mesias.. bahkan diharapakan akan menjadi seorang yang berpengaruh di bidang politik dan menjadi kan Israel sebagai bangsa yang merdeka..  yesus datang untuk misi yang jauh lebih besar… bukan musuh yang kelihatan tetapi musuh yang ada di dalam hiup kita.  Yaitu dosa…

Inilah Kabar baik… Inilah Injil.. Allah begitu mengasihi manusia… bukan untuk menghukum tetapi untuk menyelamatkan kita..

Tetapi kabar baik ini diawali dengan kabar buruk sama seperti berita keselamatan tidak akan berarti jika tiada ada ancaman bahaya.  Kabar baik ini hanya terasa manis bila kita menyadari kondisi kita yang sebenarnya.

Roma 3:23… kita semua adalah orang berdosa; kita semua telah gagal hidup sesuai kehendak Allah, kita hidup untuk diri sendiri mengandalkan kekuatan sendiri dan sering menolak kebenaran-Nya dan akibatnya adalah kematian..

Kabar baik untuk kita adaalah, oleh karena kasih karunia dan belas kasihan Allah maka Yesus datang untuk menggantikan kita. Dia mati bukan karena kesalahan-Nya tetapi karena dosa-dosa kita supaya kita hidup didalam dia dan tidak turut dihukum. Dan melalui kebangkitan-Nya Ia membuka jalan menuju hidup yang baru.

Yesus menunjukkan kepada kita betapa cukupnya Kitab Suci untuk menghadapi segala situasi. Dalam menghadapi godaan, Dia tidak memakai kuasa-Nya secara ajaib, melainkan kembali kepada Kitab Suci untuk menjawab tipu daya Si Jahat (Matius 4:1–11; Lukas 4:1–12). Bahkan setelah kebangkitan-Nya, saat dua murid berjalan dengan putus asa menuju Emaus, Yesus menguatkan hati mereka bukan dengan mukjizat, tetapi dengan firman Allah. Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang diri-Nya dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa hingga kitab-kitab para nabi (Lukas 24:27).

Injil bukanlah informasi; injil adalah kabar kemenangan Allah atas dosa dan maut mealalui pengorbanan Yesus.

Yesus tidak mati untuk membuat-Mu menjadi orang yang lebih bermoral, ia mati membuatmu menjdi milik-Nya.  Injil bukan menjadi ajakan untuk menjadi orang yang lebih baik tetapi undangan untuk datang kepada pribadi yang telah mengalahkan dosa kita.

Mengapa Yesus tidak langsung menunjukkan tangan-Nya yang tertusuk paku saja? Karena Ia tahu bahwa kesempatan melihat luka-luka-Nya hanya terbatas pada saat itu dan pada beberapa orang saja. Tetapi akan ada banyak generasi setelah mereka—generasi yang tidak berjalan bersama-Nya secara fisik. Namun, mereka tetap dapat melihat siapa Yesus melalui Kitab Suci. Kebenaran firman Allah yang hidup dan tidak pernah salah itu cukup bagi umat-Nya di setiap zaman dan di setiap tempat.

Rekan-rekan youth, Injil adalah berita terbaik yang pernah Ada, bukan karena kita hebat tetapi karena Allah yang penuh anugerah; kita tidak perlu lagi hidup didalan rasa bersalah; kit tidak harus membuktikan diri kepada Allah; kita cukup datang kepadaYesus dengan hati yang percaya dan menerima pengampunan serta hidup baru dari-Nya

Berhati-hatilah terhadap segala sesuatu yang membuat kita mulai meragukan otoritas tunggal dan kecukupan mutlak Kitab Suci. Waspadai saat-saat ketika hati Anda sendiri mencoba menumpulkan kuasa firman Allah—baik dengan mengabaikannya, jarang membacanya, atau enggan menerapkannya dalam hidup.

Sebaliknya, bukalah kembali Alkitab Anda. Mintalah Roh Kudus untuk bekerja dalam diri Anda melalui pedang-Nya—untuk menembus pikiran dan niat hati Anda, menyingkapkan dosa, memperlihatkan Yesus, dan mengingatkan Anda akan kasih dan kuasa-Nya.

Mari kita bertobat dari hidup yang berpusat kepada diri sendiri, dari sikap meremahkan dosa ; usaha menyelamatkan diri dengan kekuatan sendiri; serta hati yang acuh terhadap kasih Allah lalu berbalik kepaaNya engan iman an menyerahkan diri sepenuhnya kepada Yesus..

Amin, Tuhan Yesus Memberkati

RM – IF

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *