Renungan Harian Youth, Sabtu 22 September 2025
Salam Sejahtera dalam kasih tuhan kita Yesus Kristus. Apa kabarnya rekan-rekan youth Elohim? Semoga kita semua sehat dalam lindungan Tuhan.
Efesus 5:15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif
Orang yang bebal didefinisikan dalam Alkitab sebagai orang yang bodoh. Mereka sulit dinasehati, tidak menghormati Tuhan dan merugikan orang lain dengan kebodohannya. Dalam surat Efesus ini, Rasul Paulus memberikan nasehat kepada jemaat di Efesus, betapa pentingnya memperhatikan cara hidup agar tidak seperti orang bebal, namun seperti orang arif. (Efesus 5:15). Kata “seksama” menekankan pentingnya hidup yang benar, akurat, konsisten, dan sempurna di hadapan Tuhan. Begitu juga kehidupan kita.
Betapa pentingnya untuk kita memperhatikan cara hidup kita untuk hidup bijaksana, dan tidak sia-sia, agar hidup kita tidak seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif.
buku “Laugh is Beautiful: Tertawa Bersama Allah” karya Xavier Quentin Pranata (2021), orang bebal tersebut dapat membawa pengaruh yang negatif pada orang-orang percaya lainnya.
Bagaimana ciri-ciri dari orang bebal :
1. Tidak menghormati Tuhan dengan perbuatannya.
Mazmur 14:1 menyatakan, “Orang bebal berkata dalam hatinya: ‘Tidak ada Allah.’ Busuk dan jijik perbuatan mereka; tidak ada yang berbuat baik”. Menurut lagu Mahalat ini, nyanyian pengajaran Daud, orang bebal selalu berkata dalam hatinya: “Tidak ada Allah.” Hal ini menyiratkan pembangkangan yang dilakukan orang bebal terhadap Tuhan. Ayat ini juga menggambarkan orang yang hidup seolah-olah tidak ada Tuhan, yang ditandai dengan kebejatan moral dan penolakan terhadap kebaikan.
2. Orang bebal adalah orang bodoh
Amsal 14:24,” Mahkota orang bijak adalah kepintarannya; tajuk orang bebal adalah kebodohannya.”. Bagi orang yang menolak untuk hidup arif, mahkota yang mereka dapatkan adalah kebodohan. Mereka tidak menghasilkan apa-apa selain kebodohan itu sendiri dan menjadi aib bagi mereka. Mereka itulah orang bebal.
Dalam kitab Yeremia 4:22, sebagai contoh bangsa Israel yang disebut oleh Tuhan sebagai bangsa yang bodoh dan tolol karena bangsa Israel pada waktu itu tidak mau ditegur dan diajar.
3. Orang bebal tidak suka pengertian
Amsal 18:2,”Orang bebal tidak suka kepada pengertian, hanya suka membeberkan isi hatinya.” Orang bebal yang juga disebut sebagai orang bodoh, tidak sennag kepada pengertian, justru senang membeberkan isi hati dan pendapatnya saja, tanpa berpikir panjang. Berfokus pada diri sendiri, bukan kepada Tuhan dan kebenaran.
4. Orang bebal sulit di ajar – Amsal 15: 14, Amsal 18 : 7.
Amsal 15:14 Hati orang berpengertian mencari pengetahuan, tetapi mulut orang bebal sibuk dengan kebodohan., Mulutnya orang bebal sibuk dgn kebodohan, menggambarkan Tindakan-tindakan bodoh yang dilakukan. Mulut mereka bukan alat menyebarkan kebenaran, tapi memproduksi kebodohan.
5. Orang bebal suka mengulang kesalahan dan tidak mau belajar. (Amsal 26:11)
Amsal 26:11 Seperti anjing kembali ke muntahnya, demikianlah orang bebal yang mengulangi kebodohannya. Dari ayat ini mengingatkan kita, agar kita jangan seperti orang yang bebal dengan tidak mengulangi kesalahan yang sama, tetapi belajar dari pengalaman dan bertekad tidak Kembali kepada dosa atau kebiasaan buruk.
Rekan-rekan youth yang dikasihi Tuhan, setelah kita belajar bagaimana ciri-ciri orang bebal,mari jauhi kebebalan itu. Jadilah orang-orang yang percaya sungguh kepada Tuhan dan taat.Mari kita benar-benar memperhatikan hidup kita masing-masing dengan seksama, hiduplah takut akan Tuhan setiap hari (amsal 1:7) karena dengan takut akan Tuhan, maka kita akan menjauhi kejahatan. Dan janganlah menolak didikan dan teguran yang datang didalam kehidupan kita (Amsal 8:33). Dengan demikian kita bisa hidup dengan bijaksana.
Hidup bijak bukan sekadar memiliki banyak pengetahuan, tetapi tentang bagaimana kita menundukkan diri kepada hikmat Tuhan dan membiarkan Firman-Nya menuntun setiap langkah.
Orang arif belajar dari kesalahan, menerima teguran, dan menghormati Tuhan dalam segala hal. Sebaliknya, orang bebal menolak didikan dan terus berjalan dalam kebodohannya.
Mari, rekan-rekan youth, pilihlah untuk menjadi bijak! Jauhkan diri dari kebebalan dan hiduplah dengan penuh hikmat, karena hanya dengan demikian kita dapat berjalan di jalan Tuhan dengan benar dan menjadi berkat bagi banyak orang.
🌿 Hikmat Hari Ini
“Orang bijak belajar dari teguran, tetapi orang bebal menolak didikan. Pilihlah hikmat, dan engkau akan hidup dalam berkat Tuhan.”
Tuhan memberkati.
MW – AdS
🔥 ELOHIM YOUTH CELEBRATION 🔥

📅 Sabtu, 22 November 2025 🕔 Pukul 17.00 WIB
📍 GPdI Elohim Batu
🎯 Judul: ✨ “GREAT ESCAPE” ✨
Minggu lalu kita belajar bahwa pemulihan Tuhan hadir ketika kita berani menyerahkan rasa sakit terdalam kepada-Nya. Setiap dari kita punya cerita dan proses yang berbeda—tetapi luka hati terasa sama beratnya. Dan dalam proses itu, Tuhan sering membentuk kita, meski ada banyak pertanyaan “Mengapa?”
Yusuf mengalami pengkhianatan, penolakan, ketidakadilan, dan luka yang tidak ia pilih.
Namun Tuhan memimpin hidupnya melewati lembah paling gelap sampai ia menjadi alat Tuhan untuk menyelamatkan banyak orang. Seperti Yusuf, kita sering merasa seperti “produk gagal”… Namun dengan kasih karunia Kristus, Tuhan bisa membentuk ulang dan memakai hidup kita untuk tujuan yang lebih mulia.
🎉 Jangan Lewatkan! Ajak temanmu, datang dengan hati yang siap dipulihkan,
dan biarkan Tuhan membawa kamu ke dalam Great Escape— perjalanan keluar dari luka menuju rencana-Nya yang penuh harapan!
#ElohimYouth #GreatEscape #YouthCelebration #Pemulihan #KisahYusuf #GodRestores #BangkitBersamaTuhan
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan