Elohim Ministry youth Saling Mengasihi Karena Kasih Allah

Saling Mengasihi Karena Kasih Allah



Renungan Harian Youth, Selasa 09 Desember 2025

1 Yohanes 4:19, Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.

Dalam kehidupan kita saat ini, seringkali kita menghadapi keadaan yang membuat kita sulit untuk mengasihi. Hanya kasih Allah yang telah kita terima saja yang memampukan kita untuk mengasihi. Dengan cara saling mengasihi, anakanak Allah menunjukkan kehidupan yang diperkenan Tuhan. Anak-anak Allah dapat mengasihi karena mereka lahir dari Allah dan mengenal Allah (4:7). Roh Kudus berkarya di dalam diri setiap orang yang sudah dilahirkan kembali, sehingga orang tersebut semakin mengenal Allah dan mengalami pembaharuan dalam cara hidupnya, sesuai dengan tuntunan firman Tuhan.

Yesus mengatakan dua hal penting tentang kasih kepada sesama. Pertama, semua orang jadi tahu bahwa kita adalah murid-murid-Nya jika kita saling mengasihi (Yohanes 13:35). Kedua, kesatuan kita di dalam Dia akan membuat dunia tahu bahwa Allah telah mengutus Dia ke dunia (Yohanes 17:23).  Yesus juga katakan dunia akan tahu Dia telah datang melalui bagaimana para pengikut-Nya saling mengasihi. Kita harus saling mengasihi sedemikian rupa sehingga mereka yang tidak percaya kepada Yesus akan kagum dan ingin tahu lebih banyak tentang Dia.

Rekan-rekan youth, Kasih merupakan  perasaan yang dimiliki oleh setiap manusia, perasaan ini akan timbul apabila manusia tersebut mempunyai rasa memiliki dan menyayangi. Kasih juga bisa dikatakan hubungan keterkaitan antara manusia tersebut dengan sesuatu, bukan hanya antara manusia dengan manusia, tetapi bisa juga antara Tuhan dengan manusia. Makna kasih yang sesungguhnya itu dimana manusia memberi yang terbaik buat orang lain, baik itu membahagiakan dan tidak merebut kebahagiaan orang lain, tetapi kasih yang mau dan rela berkorban seperti kasih Allah yang sempurna yang mengasihi semua orang, kasih Allah yang menjadi teladan bagi setiap orang sehingga dalam surat Yohanes yang pertama mengatakan kita mengasihi karena Allah lebih dahulu mengasihi (1 Yohanes 4:19).

Allah adalah kasih dan orang yang beriman kepada Allah harus saling mengasihi.

 Ketika seseorang tidak mengasihi maka akan memiliki dampak tersebut ia akan mengalami kepahitan, kebencian, dendam, mudah marah dan tidak ada lagi kedamaian dalam kehidupannya. Ketika seseorang memiliki kasih Allah dalam hidupnya maka ia akan memiliki kasih kepada semua, Kasih yang disertai tindakan yang nyata. Yesus tahu dunia ini akan penuh dengan murka, perselisihan, dan konflik. Inilah alasan mengapa kita harus memprioritaskan mengasihi orang lain seperti Tuhan mengasihi kita. Mengasihi sesama mengenalkan kepada dunia tentang Tuhan yang agung dan penuh kasih yang telah mengasihi kita terlebih dahulu.

Bertahun-tahun setelah kebangkitan Yesus, rasul Yohanes menulis tiga surat pendek kepada pengikut Yesus. Dalam surat pertamanya, dia meluangkan waktu untuk menyampaikan tentang bagaimana mengasihi, dan mengapa hal itu penting. Yohanes menulis: “…kasih itu berasal dari Allah … jikalau Allah demikian mengasihi kita, maka kita juga harus saling mengasihi … kita mengasihi karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.” (1 Yohanes 4:7, 11, 19)

Ia bahkan sampai mengatakan, “Jikalau seseorang berkata, ‘Aku mengasihi Allah,’ tetapi ia membenci saudara seimannya, maka ia adalah pendusta, karena siapa yang tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah yang tidak dilihatnya.” (1 Yohanes 4:20, PBTB2)

Ketika kita memahami dan menerima kasih Allah, itu mempengaruhi cara kita mengasihi orang lain dan menjalani hidup kita sehari-hari.  Tidak ada cara lain. Yohanes menegaskan bahwa saling mengasihi adalah bukti kasih Tuhan ada dalam kita. Jadi, jika kita mengaku mengasihi Tuhan, kita harus berkomitmen untuk saling menunjukkan kasih.kasih perlu dibuktikan melalui kehidupan sehari-hari terutama mengenai kepedulian terhadap sesama.

Kasih adalah identitas sejati anak-anak Allah. Kita tidak dapat mengasihi dengan kekuatan sendiri, tetapi karena kasih Allah telah lebih dahulu dicurahkan ke dalam hati kita melalui Yesus Kristus. Ketika kita hidup dalam kasih, dunia akan melihat perbedaan yang nyata — bukan dari kata-kata, melainkan dari tindakan yang mencerminkan kasih Allah. Saling mengasihi bukanlah pilihan, tetapi panggilan. Kasih adalah bukti bahwa kita mengenal Allah dan menjadi saluran kasih-Nya bagi sesama. Mari jadikan kasih sebagai gaya hidup, karena dengan saling mengasihi, kita sedang memuliakan Tuhan dan menunjukkan kepada dunia siapa Dia yang kita sembah.

Hikmat Hari Ini

Kasih sejati tidak menuntut balasan, tetapi memberi tanpa pamrih — seperti Allah yang lebih dahulu mengasihi kita bahkan ketika kita belum layak dikasihi.

Amin, Tuhan Yesus Memberkati

RM – DOT

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *