📖 1 Raja-Raja Pasal 12, Kerajaan Israel terpecah akibat kesombongan Rehabeam dan keputusan yang mengabaikan hikmat serta suara rakyat.
📖 1 Raja-Raja Pasal 13, Seorang abdi Allah dihukum karena ketidaktaatan, menegaskan pentingnya ketaatan penuh pada firman Tuhan.

Rangkuman Kebenaran:
Kepemimpinan tanpa kerendahan hati membawa perpecahan. Rehabeam menolak nasihat bijaksana dan memilih jalan keras yang memicu pemberontakan. Orang percaya belajar pentingnya mendengar nasihat yang benar dan memimpin dengan hikmat, agar keputusan tidak menghancurkan kesatuan yang telah dibangun. “Kita tidak memperoleh warisan dari anak Isai itu!” (1 Raja-raja 12:16)
Ketaatan kepada Tuhan harus utuh, bukan setengah hati. Nabi muda gagal karena tergoda dan tidak berpegang teguh pada perintah Tuhan. Orang percaya diingatkan untuk tidak mudah terpengaruh suara lain yang bertentangan dengan firman Allah. “Karena engkau telah memberontak terhadap titah TUHAN…” (1 Raja-raja 13:21)