📖Yesaya Pasal 22, Tuhan menegur Yerusalem karena mengandalkan kekuatan sendiri dan menolak bertobat, serta menegaskan bahwa setiap kekuasaan berada di tangan-Nya.
📖 Yesaya Pasal 23, Tuhan menghakimi kesombongan dan kemegahan Tirus, tetapi menunjukkan bahwa kekayaan pada akhirnya harus tunduk kepada tujuan-Nya.

Rangkuman Kebenaran :
🟦 Yesaya Pasal 22
Ketika menghadapi ancaman, Yerusalem sibuk mempersiapkan pertahanan tetapi tidak memandang kepada Tuhan. Pasal ini mengingatkan bahwa kemampuan, strategi, dan kedudukan tidak boleh menggantikan ketergantungan kepada-Nya. Kita dipanggil untuk mencari Tuhan terlebih dahulu dan menggunakan setiap tanggung jawab dengan rendah hati. “Aku akan menaruh kunci rumah Daud ke atas bahunya: apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.” — Yesaya 22:22
🟦 Yesaya Pasal 23
Kemakmuran dan keberhasilan tidak menjamin keamanan apabila manusia menjadi sombong dan melupakan Tuhan. Tirus menunjukkan bahwa kekayaan dunia dapat lenyap, tetapi Tuhan tetap berdaulat atas segala sesuatu. Kita dipanggil mengelola berkat dengan benar dan memakai apa yang dipercayakan Tuhan bagi kemuliaan-Nya. “Labanya dan upah sundalnya akan kudus bagi TUHAN, tidak akan ditahan atau disimpan, tetapi dengan labanya itu akan disediakan makanan yang cukup dan pakaian yang indah bagi orang-orang yang diam di hadapan TUHAN.” Yesaya 23:18
Kita dipanggil untuk mencari Tuhan terlebih dahulu dan menggunakan setiap tanggung jawab dengan rendah hati dn kita dipanggil mengelola berkat dengan benar dan memakai apa yang dipercayakan Tuhan bagi kemuliaan-Nya. Amin, terima kasih Tuhan untuk berkat Mu pada pagi hari ini.