Elohim Ministry umum Belas Kasihan pada Sesama

Belas Kasihan pada Sesama



Renungan Harian, Selasa 11 Maret 2025

Bacaan : Lukas 10:25-37

Nats : Lukas 10:33, Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan

Syalom bapak ibu saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus ….

George W. Truett menjadi salah satu pendeta di First Baptist Church yang terkenal pada masanya. Ada satu pernyataan yang selalu ia katakan ketika selesai berbicara pada program radio miliknya, yaitu “Bersikaplah baik kepada semua orang, karena semua orang mengalami masa sulit. Dalam perjalanan hidupnya, ternyata Truett pernah mengalami kesedihan mendalam yang sempat membuatnya mundur dari pelayanan. Ia secara tidak sengaja menembakkan senapan berburu kepada sahabat dekatnya yang meninggal beberapa hari kemudian. Kita tidak bisa benar-benar mengetahui secara utuh kisah hidup seseorang.  

Tapi kita bisa membuka Alkitab kita untuk mengetahui bagaimana menghadapi orang di sekitar kita. Sabda Bahagia merinci karakteristik warga kerajaan Surga, salah satunya adalah murah hati yang dalam Alkitab berbahasa Inggris disebut merciful atau berbelas kasih. Dengan berbelas kasih, sebenarnya kita memenuhi kebutuhan emosional dasar manusia. Karena seperti yang dikatakan Truett, pada dasarnya setiap manusia mengalami masa sulit.  Kisah “orang Samaria yang murah hati”, seperti tokoh yang diceritakan Yesus tentang tiga orang yang melihat orang yang membutuhkan pertolongan. Dua orang pertama “melewatinya dari seberang jalan” (Lukas 10:31,32). Tetapi yang ketiga, seorang Samaria, memperlihatkan belas kasihan (ayat 33-35). Belas kasihan tak berdiam diri saat melihat orang yang membutuhkan. Belas kasihan berarti mau terlibat dalam penderitaan orang lain karena tak kuasa meninggalkannya. Belas kasihan timbul dari hati yang terarah kepada Allah dan orang-orang yang sama-sama menjalani kehidupan ini.

Kisah Yesus mengenai orang Samaria yang murah hati diakhiri dengan satu perintah bagi kita: “Pergilah, dan perbuatlah demikian” (ayat 37).

Yesus melihat setiap orang dengan pandangan belas kasih, dan Dia memanggil kita untuk melakukan hal yang sama--David McCasland

Berbelas kasih bukan sekedar perasaan, tapi menunjukkan kasih, tidak hanya bersimpati tapi mengulurkan tangan. Belas kasih adalah memberi kepada yang lapar, penghiburan kepada yang berduka, kasih kepada yang ditolak, pengampunan kepada yang bersalah, dan persahabatan kepada yang kesepian. Berbelas kasih adalah sikap bijak yang indah dan mulia.

Hendaknya kita sangat bersyukur untuk kemurahan dan belas kasih Tuhan yang begitu besar atas hidup kita. Entah apa jadinya hidup ini tanpa belas kasih-Mu. Roh Kudus tolong mampukan kami untuk berbelas kasih kepada sesama dalam upaya bertumbuh serupa dengan Kristus. Amin.

HIKMAT HARI INI

Orang yang sadar hidupnya dibangun atas belas kasih Allah, akan lebih mudah berbelas kasih kepada sesamanya.

Tuhan Mengasihi kita Semua

TC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *